Menyedihkan, Populasi Beruang Kutub Diprediksi Punah pada 2100

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 23 Juli 2020 | 09:30 WIB
Menyedihkan, Populasi Beruang Kutub Diprediksi Punah pada 2100
Beruang kutub. [Shutterstock]

Suara.com - Peningkatan suhu yang menyebabkan mencairnya es laut, dapat mendorong kepunahan beruang kutub karena habitat untuk hewan predator ini akan semakin langka, membuat beruang kutub kelaparan dan akhirnya mati.

Penelitian baru yang diterbitkan di Nature Climate Change memperkirakan bahwa tanpa intervensi populasi beruang kutub dapat menghilang sepenuhnya pada 2100. Karenanya, para ilmuwan mendorong upaya yang lebih besar untuk mengekang emisi karbon dengan cepat.

Dilansir dari IFL Science, Kamis (23/7/2020), beruang kutub umumnya memakan anjing laut karena lemaknya berfungsi sebagai sumber yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi kondisi atau suhu es di Kutub Utara. Namun, untuk memburu anjing laut, beruang kutub membutuhkan es untuk menjaga diri mereka tetap tersembunyi saat sedang mengintai.

Dalam beberapa tahun terakhir, es laut Kutub Utara telah mencair secara drastis karena suhu pemanasan sebagai akibat dari perubahan iklim. Dampaknya, beruang kutub dipaksa kembali ke tanah di mana tidak banyak sumber makanan yang bisa dimakan beruang.

Ilustrasi musim panas. [Shutterstock]
Ilustrasi musim panas. [Shutterstock]

Semakin lama beruang-beruang itu tidak mendapatkan makanan yang layak, maka semakin rendah persediaan lemak hingga melewati ambang batas. Jika para induk beruang kutub tidak bisa menghidupi diri mereka sendiri, maka anak-anak beruang kutub pun terancam.

Untuk mengetahui ambang batas beruang kutub, ilmuwan utama Péter Molnár dan rekannya, menggunakan model anggaran energi dinamis untuk menetapkan kebutuhan energi beruang kutub saat puasa dan pada tahap kelaparan, seperti apa yang akan menyebabkan kematian anak-anak serta induk beruang kutub.

Informasi ini dikombinasikan dengan Earth Systems Model yang menggunakan data sebelumnya untuk memprediksi jumlah hari bebas es di wilayah tersebut.

Ilustrasi lapisan es mencair sebagai salah satu pemicu naiknya permukaan laut di Bumi (Shutterstock).
Ilustrasi lapisan es mencair sebagai salah satu pemicu naiknya permukaan laut di Bumi (Shutterstock).

Temuan menunjukkan bahwa ambang batas akan dilampaui untuk 13 subpopulasi beruang kutub, mewakili 80 persen dari seluruh populasi. Para ilmuwan memperkirakan ini dapat mengarah pada kepunahan spesies di pergantian abad.

Meski begitu, ketika pemodelan dijalankan kembali dalam skenario emisi sedang (RCP4.5), lebih banyak subpopulasi yang mampu bertahan. Hal ini menunjukkan harapan bagi spesies di luar tahun 2100.

baca juga

Para ilmuwan mengatakan bahwa model tersebut terbatas untuk membuat prediksi karena data anggaran energi yang memadai tidak tersedia untuk beberapa subpopulasi beruang kutub. Tetapi hasilnya, menekankan perlunya tindakan mendesak untuk mengubah iklim dan menghentikan pencarian es laut sebelum mendorong kepunahan bagi beruang kutub.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Negara Ini Catatkan Suhu Terpanas dalam 123 Tahun

Waduh, Negara Ini Catatkan Suhu Terpanas dalam 123 Tahun

Tekno | Selasa, 21 Juli 2020 | 06:30 WIB

Pakar: Suhu Lebih Panas Tak Mencegah Virus Corona Covid-19

Pakar: Suhu Lebih Panas Tak Mencegah Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 19:05 WIB

Ilmuwan: Udara Lebih Hangat Kurangi Transmisi Covid-19, Tapi Tak Signifikan

Ilmuwan: Udara Lebih Hangat Kurangi Transmisi Covid-19, Tapi Tak Signifikan

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 09:30 WIB

Merasa Lebih Panas? Fenomena Ini Sedang Terjadi Menurut BMKG

Merasa Lebih Panas? Fenomena Ini Sedang Terjadi Menurut BMKG

Tekno | Rabu, 27 Mei 2020 | 17:33 WIB

India Dihantam Gelombang Panas, Suhu Delhi Capai 47 Derajat Celcius

India Dihantam Gelombang Panas, Suhu Delhi Capai 47 Derajat Celcius

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:21 WIB

Suhu Panas Tidak Memengaruhi Penyebaran Virus Corona, Ini Saran Peneliti

Suhu Panas Tidak Memengaruhi Penyebaran Virus Corona, Ini Saran Peneliti

Health | Sabtu, 09 Mei 2020 | 07:32 WIB

Terkini

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×