Suhu Panas Tidak Memengaruhi Penyebaran Virus Corona, Ini Saran Peneliti

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 09 Mei 2020 | 07:32 WIB
Suhu Panas Tidak Memengaruhi Penyebaran Virus Corona, Ini Saran Peneliti
Ilustrasi musim panas. (PIxabay/Free-Photos)

Suara.com - Para ilmuwan mengatakan suhu panas tidak akan menghambat penyebaran virus corona. Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari Kanada yang meneliti penyebaran Covid-19 di seluruh dunia pada akhir Maret di wilayah dengan kelembapan, garis lintang, dan ukuran keseahatan masyarakat yang berbeda.

Dr Peter Juni dari University of Toronto mengatakan dalam siaran pers bahwa timnya menemukan sedikit atau bahkan tidak ada hubungan sama sekali antara penyebaran infeksi dan suhu atau garis lintang. Tetapi ada hubungan lemah dengan kelembapan.

"Kami telah melakukan studi pendahuluan yang menunjukkan bahwa baik garis lintang dan suhu dapat berperan. Tetapi ketika kami mengulangi penelitian di bawah kondisi yang lebih ketat, kami mendapat hasil sebaliknya," jelas Dr. Juni, dikutip dari Independent.

Ia menambahkan, penutupan sekolah dan langkah-langkah perlindungan kesehatan masyarakat, seperti physical distancing atau jarak fisik, telah menjadi pembatasan efektif bagi penyebaran virus corona.

Warga berteduh di bawah pohon saat akan melakukan aktivitas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (22/10). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Warga berteduh di bawah pohon saat akan melakukan aktivitas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (22/10). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

"Hasil kami memiliki relevansi langsung karena banyak negara, dan beberapa provinsi dan wilayah Kanada, sedang mempertimbangkan untuk mengurangi atau menghilangkan intervensi kesehatan masyarakat ini," sambungnya.

"Musim kemungkinan hanya memainkan peran kecil dalam epidemiologi Covid-19," lanjutnya.

Di sisi lain, banyak negara mulai melonggarkan ketentuan lockdown. Bahkan di Indonesia sendiri, pemerintah telah membolehkan transportasi beroperasi kembali.

"Musim panas tidak akan membuat wabah pergi. Sangat penting orang tahu itu. Di sisi lain, semakin banyak intervensi kesehatan masyarakat di suatu daerah, semakin besar dampaknya pada memperlambat pertumbuhan epidemi (virus corona)," kata Profesor Dionne Gesink, seorang ahli epidemiologi dari University of Toronto dan rekan penulis penelitian.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinar Matahari, Suhu Panas, dan Kelembaban Perlambat Penyebaran Covid-19?

Sinar Matahari, Suhu Panas, dan Kelembaban Perlambat Penyebaran Covid-19?

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 13:30 WIB

Lagi, Studi dari Inggris Tunjukkan Kaitan Cuaca Panas dengan Virus Corona

Lagi, Studi dari Inggris Tunjukkan Kaitan Cuaca Panas dengan Virus Corona

Health | Senin, 06 April 2020 | 17:28 WIB

Studi : Meningkatnya Suhu Panas Memicu Wanita Melahirkan Lebih Awal

Studi : Meningkatnya Suhu Panas Memicu Wanita Melahirkan Lebih Awal

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 14:34 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×