Tawarkan Rp 2,6 Miliar, NASA Gelar Kompetisi Pengangkut Debu Bulan

Sabtu, 25 Juli 2020 | 09:04 WIB
Tawarkan Rp 2,6 Miliar, NASA Gelar Kompetisi Pengangkut Debu Bulan
Logo NASA. [Shutterstock]

Suara.com - NASA menawarkan total hadiah hingga 180.000 dolar AS atau sekitar Rp 2,6 miliar, kepada para siswa yang mampu membuat konsep pengangkut debu Bulan. Pengangkut dibutuhkan NASA untuk mengambil debu di Bulan, melalui program Artemis akan datang.

Belajar dari pengalaman misi Apollo sebelumnya, para astronot tidak mudah mengambil debu Bulan sebagai sampel karena baju yang dikenakan. NASA kemudian meminta para pelajar untuk berinovasi dan memberi kesempatan menjadi bagian dari sejarah luar angkasa.

Di sisi lain, debu Bulan dapat menimbulkan ancaman serius bagi para astronot karena menjadi lengket akibat muatan listrik meningkat, ketika para astronot bergerak melintasi Bulan. Buzz Aldrin, orang kedua yang mendarat di Bulan, mengatakan bahwa salah satu penghambat terbesar adalah debu Bulan.

Upaya sebelumnya untuk menghilangkan debu yang menempel di pakaian astronot, telah memasukkan sikat khusus dan penyedot debu. Pasalnya, kedua alat memiliki tingkat keberhasilan yang terbatas.

Ditambah dengan penelitian terbaru menunjukkan bahwa jika debu bersentuhan dengan kulit manusia, itu dapat menciptakan "radikal hidroksil" yang berhubungan dengan kanker paru-paru. Hal ini meningkatkan movitasi untuk menciptakan sesuatu yang lebih efisien.

Dalam kompetisi yang digelar NASA untuk pengangkut debu Bulan, juri akan memilih antara lima dan sepuluh tim sebagai pemenangnya jika inovasi yang ditawarkan terpilih.

Astronot James B. Irwin mengumpulkan debu di Bulan. [NASA/Discover magazine]
Astronot James B. Irwin mengumpulkan debu di Bulan. [NASA/Discover magazine]

"Berurusan dengan debu Bulan akan membutuhkan pendekatan yang sangat kreatif dan inovatif serta berkolaborasi dengan generasi Artemis melalui BIG Idea Challenge adalah upaya strategis untuk mendorong inovasi semacam itu," kata Drew Hope, manajer program Game Changing Development di Langley Research Center NASA, seperti dikutip dari IFL Science, Sabtu (25/7/2020).

Menurut Niki Werkheiser, eksekutif program Game Changing Development, kompetisi ini memberikan para pelajar kesempatan yang tak tertandingi, sebagai anggota generasi Artemis untuk membantu mengatasi hambatan teknis dalam mitigasi debu Bulan.

Baca Juga: Astronot NASA yang Dibawa SpaceX ke ISS Akan Pulang pada 2 Agustus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI