Terobosan, Jamur Chernobyl Bisa Jadi Perisai Radiasi di Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 28 Juli 2020 | 10:30 WIB
Terobosan, Jamur Chernobyl Bisa Jadi Perisai Radiasi di Luar Angkasa
Ilustrasi simbol radiasi. [Shutterstock]

Suara.com - Bencana Chernobyl dikenal sebagai kecelakaan nuklir yang terjadi pada 26 April 1986 dan masih memiliki efek radiasi. Namun dalam kondisi yang tidak bersahabat seperti itu, beberapa jenis kehidupan berhasil bertahan dan berkembang dengan "mengunyah" radiasi itu sendiri.

Salah satunya adalah spesies jamur yang disebut dengan "jamur hitam" atau jamur radiotropik. Jamur ini memanfaatkan kekuatan melanin untuk mengubah radiasi gamma menjadi energi kimia untuk pertumbuhan jamur.

Sebelumnya, ini telah disebut-sebut sebagai solusi untuk memberi makan para astronot selama penerbangan jarak jauh. Sebuah penelitian baru melaporkan potensi tambahan sebagai perisai radiasi, yang dapat melindungi pemukim Mars di masa depan dari bahaya luar angkasa.

Di luar magnetosfer pelindung Bumi, para astronot terkena radiasi kosmik tingkat tinggi. Jika terpapar dalam dosis besar, itu dapat menembus jaringan dan menyebabkan penyakit radiasi atau bahkan kematian. Melindungi astronot dari bahaya ini saat mereka melakukan perjalanan lebih jauh dari Bumi adalah hal terpenting.

Beberapa tahun lalu, dua siswa sekolah menengah atas bernama Xavier Gomez dan Graham Shunk, menyarankan bahwa jamur penyerap radiasi dari Chernobyl, Cladosporium sphaerospermum, dapat menawarkan perlindungan yang diperlukan di luar angkasa. Ini juga akan menjadi bahan yang lebih murah dan lebih mudah untuk diangkut ke luar angkasa daripada alternatif saat ini, seperti lembaran baja stainless.

Stasiun luar angkasa. [Shutterstock]
Stasiun luar angkasa. [Shutterstock]

Kemudian pada Desember 2018, gagasan kedua siswa tersebut diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), dengan mengirim sampel kecil jamur untuk dipelajari selama 30 hari. Hasil penelitian tersebut sekarang telah dipublikasikan di server pra-cetak bioRxiv.

Sampel setebal 2 milimeter dalam percobaan tersebut berhasil memblokir sekitar 2 persen dari radiasi yang masuk. Para penulis penelitian menyimpulkan bahwa kemungkinan lapisan jamur setebal 21 sentimeter akan cukup melindungi orang-orang yang akan bermukim di Mars. Selain itu, keuntungan lainnya adalah jamur dapat direplikasi sendiri.

"Apa yang membuat jamur ini semakin hebat adalah kita hanya perlu beberapa gram untuk memulai, jamur itu akan mereplikasi dan menyembuhkan diri sendiri, jadi bahkan jika ada suar Matahari yang merusak perisai radiasi secara signifikan, itu akan dapat tumbuh kembali dalam beberapa hari," kata Nils Averesch, rekan penulis studi dari Stanford University, California, seperti dikutip dari IFL Science, Selasa (28/7/2020).

Bencana Chernobyl. [Shutterstock]
Bencana Chernobyl. [Shutterstock]

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan beberapa hasil yang menjanjikan. Tetapi, pertimbangan teknis lebih lanjut masih diperlukan sebelum diluncurkan. Sebagai permulaan, jamur tidak bisa ditanam di luar ruangan di Mars karena suhu dingin dan kebutuhan tambahan akan air harus dipenuhi.

baca juga

Cara alternatif yang bisa dilakukan adalah mengekstraksi pigmen melanin yang ditemukan di Cladosporium sphaerospermum dan memasukkannya ke dalam pakaian luar angkasa.

Baru-baru ini, tim yang berbeda dari Johns Hopkins University, Baltimore, telah mengirim sampel melanin yang ditaman di jamur Chernobyl jenis lain, yaitu Cryptococcus neoformans, ke ISS untuk melakukan tes penghambat radiasi lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS dan Inggris Tuding Rusia Tembakkan Senjata dari Satelit Luar Angkasa

AS dan Inggris Tuding Rusia Tembakkan Senjata dari Satelit Luar Angkasa

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 13:18 WIB

Miris, 7 Potret Kendaraan Terbengkalai Akibat Radiasi Nuklir di Fukushima

Miris, 7 Potret Kendaraan Terbengkalai Akibat Radiasi Nuklir di Fukushima

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2020 | 12:44 WIB

Radiasi Paru-paru Dinilai Cepat Menyembuhkan Pneumonia pada Pasien Covid-19

Radiasi Paru-paru Dinilai Cepat Menyembuhkan Pneumonia pada Pasien Covid-19

Health | Sabtu, 18 Juli 2020 | 13:32 WIB

Pertama, Astronot Ciptakan Tulang Rawan Rekayasa di Stasiun Luar Angkasa

Pertama, Astronot Ciptakan Tulang Rawan Rekayasa di Stasiun Luar Angkasa

Tekno | Kamis, 16 Juli 2020 | 12:56 WIB

UEA akan Jadi Negara Arab Pertama yang Luncurkan Misi ke Planet Mars

UEA akan Jadi Negara Arab Pertama yang Luncurkan Misi ke Planet Mars

Video | Kamis, 16 Juli 2020 | 07:00 WIB

Perjalanan Luar Angkasa Bisa Bikin Bahasa Manusia Lebih Berkembang

Perjalanan Luar Angkasa Bisa Bikin Bahasa Manusia Lebih Berkembang

Tekno | Rabu, 15 Juli 2020 | 08:35 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×