Tak Hanya Satu, Ilmuwan Klaim 7 Planet Terluar Layak Huni

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:00 WIB
Tak Hanya Satu, Ilmuwan Klaim 7 Planet Terluar Layak Huni
Ilustrasi planet yang didiami oleh alien (Shutterstock).

Suara.com - Kita mengetahui bahwa Tata Surya kita memiliki satu planet yang mampu mendukung kehidupan yaitu Bumi. Sebuah penelitian anyar menjelaskan bahwa bintang-bintang lain dapat memiliki 7 planet mirip Bumi tanpa adanya raksasa gas seperti Jupiter.

Itu adalah kesimpulan dari penelitian yang dipimpin oleh ilmuwan UC Riverside (University of California, Riverside) bernama Stephen Kane.

Penelitian tersebut telah diterbitkan di Astronomical Journal pada akhir Juli 2020.

Dalam sebuah sistem bintang, banyak yang beranggapan bahwa setidaknya sistem itu memiliki satu planet yang mendukung kehidupan.

Berdasarkan penelitian terbaru, sistem bintang pada exoplanet (planet di luar Tata Surya) diyakini dapat memiliki 7 planet sekaligus yang dapat menampung kehidupan.

Ilustrasi exoplanet. (Pixabay/ flflflflfl)
Ilustrasi exoplanet. (Pixabay/ flflflflfl)

Pencarian kehidupan di luar angkasa biasanya difokuskan pada apa yang oleh para ilmuwan disebut sebagai "Habitable Zone" atau "Zona Layak Huni".

Itu adalah area di sekitar bintang di mana sebuah planet yang mengorbit memiliki lautan air cair (suatu kondisi untuk kehidupan mirip Bumi).

Kane telah mempelajari "Tata Surya" terdekat lain bernama Trappist-1, yang memiliki tiga planet mirip Bumi di Zona Layak Huni.

Sistem bintang kerdil yang berjarak 39 tahun cahaya dari Bumi ini dicurigai ilmuwan mempunyai 3 planet yang mendukung kehidupan.

baca juga

"Ini membuat saya bertanya-tanya tentang jumlah maksimum planet layak huni yang mungkin dimiliki oleh sebuah bintang, dan mengapa bintang kita hanya memiliki satu. Rasanya tidak adil," kata Kane saat mengawali penjelasannya.

Ilustrasi orbit planet, warna hijau mengindikasikan Zona Layak Huni di mana Trappist-1 memiliki 3 planet berpotensi layak huni. (NASA/ JPL Caltech)
Ilustrasi orbit planet, warna hijau mengindikasikan Zona Layak Huni di mana Trappist-1 memiliki 3 planet berpotensi layak huni. (NASA/ JPL Caltech)

Timnya menciptakan sistem model di mana mereka mensimulasikan planet dari berbagai ukuran yang mengorbit bintang-bintang mereka.

Algoritma mensimulasikan gaya gravitasi dan membantu menguji bagaimana planet-planet berinteraksi satu sama lain selama jutaan tahun.

Berdasarkan rilis resmi dari University of California, Riverside, mereka menemukan bahwa beberapa bintang dapat mendukung sebanyak 7 planet (layak huni).

Sementara bintang seperti Matahari kita berpotensi menyimpan 6 planet dengan air cair yang mendukung kehidupan.

Lalu mengapa Tata Surya kita hanya memiliki satu planet yang dapat dihuni jika ia (sebenarnya) mampu mendukung enam planet?

Planet Jupiter. (NASA)
Planet Jupiter. (NASA)

Peneliti menjawab bahwa hal tersebut ada kaitannya dengan pergerakan planet-planet itu sendiri.

Tata Surya dapat menampung 6 planet layak huni apabila orbit mereka melingkar dibandingkan oval atau tidak beraturan.

Dikutip dari IFLScience, Kane juga mencurigai Jupiter, yang memiliki massa dua setengah kali lipat dari semua planet lain di Tata Surya, membatasi kemampuan sistem untuk menampung lebih banyak planet layak huni.

"Ini memiliki efek besar pada kelayakhunian Tata Surya kita karena itu masif dan mengganggu orbit lainnya," kata Kane.

Sebagai informasi, para astronom telah meneliti dalam beberapa dekade mengenai apakah sebuah planet dengan massa seperti Jupiter membuat potensi kehidupan lebih dekat atau tidak.

Keberadaan Jupiter diprediksi mempengaruhi jumlah komet pembawa air yang menabrak planet bagian dalam saat planet dalam proses pembentukan jutaan tahun sebelumnya.

Setelah penelitian ini, ilmuwan berambisi meneliti Beta CVn, satu bintang berjarak 27 tahun cahaya yang diyakini juga memiliki planet dengan Zona Layak Huni.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditulis 1.000 Tahun Lalu, Resep Obat Kuno Ini Terbukti Ampuh Bunuh Bakteri

Ditulis 1.000 Tahun Lalu, Resep Obat Kuno Ini Terbukti Ampuh Bunuh Bakteri

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:46 WIB

Fosil Mamut Berusia 10 Ribu Tahun Ditemukan di Siberia

Fosil Mamut Berusia 10 Ribu Tahun Ditemukan di Siberia

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:55 WIB

Geger Klaim Hadi Pranoto, Fahri Hamzah: Obat Tertolak Dukun Bertindak

Geger Klaim Hadi Pranoto, Fahri Hamzah: Obat Tertolak Dukun Bertindak

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:48 WIB

Terkini

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:58 WIB

Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan

Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:57 WIB

Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet

Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:55 WIB

Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik

Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:51 WIB

Timnas Indonesia Gilas Timor Leste: Aksi Mitchell 'Haaland' Baker Tutup Pesta Gol Garuda

Timnas Indonesia Gilas Timor Leste: Aksi Mitchell 'Haaland' Baker Tutup Pesta Gol Garuda

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:51 WIB

Film Sihir Tanah Kubur Berhasil Mengubah Mitos Lokal Jadi Teror Mengerikan

Film Sihir Tanah Kubur Berhasil Mengubah Mitos Lokal Jadi Teror Mengerikan

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:50 WIB

Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan

Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan

Health | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:41 WIB

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:35 WIB

Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas

Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:32 WIB

Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia

Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:31 WIB

×