Terungkap, Ini Alasan Vaksin Covid-19 Rusia Diklaim Putin Sudah Disetujui

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 13 Agustus 2020 | 10:03 WIB
Terungkap, Ini Alasan Vaksin Covid-19 Rusia Diklaim Putin Sudah Disetujui
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan anggota pemerintah melalui panggilan telekonferensi di Moskow, Rusia, Selasa 11 Agustus 2020. [Foto/AFP]

Suara.com - Dokumen resmi Rusia mengungkapkan bahwa vaksin virus Corona (Covid-19), yang sebelumnya diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin telah disetujui, setelah melakukan pengujian hanya pada 38 orang.

Putin mengumumkan bahwa vaksin yang dikembangkan secara lokal untuk melawan virus Corona, telah mendapat persetujuan setelah hanya dua bulan uji coba dan distribusi massal akan dimulai pada Oktober.

Pengumuman Putin disusul pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa pembicaraan sedang berlangsung dengan pihak berwenang Rusia untuk melakukan peninjauan vaksin, yang disebut Sputnik V, di tengah kekhawatiran bahwa para ilmuwan tidak mematuhi pedoman internasional.

Menurut kantor berita Rusia Fontanka, vaksin itu disetujui hanya dalam 42 hari penelitian dan keefektifannya pun disebut tidak diketahui.

Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]
Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Terlepas dari klaim Putin bahwa vaksin tersebut telah lulus semua tes yang diperlukan, salah satu dokumen yang diajukan untuk pendaftaran menyatakan bahwa tidak ada studi klinis dalam mempelajari keefektifan epidemiologi.

Salah satu anak perempuan Putin sendiri telah mendapatkan vaksin tersebut dan Presiden Rusia mengklaim bahwa putrinya telah mulai mengembangkan antibodi, serta tidak mengalami efek samping selain suhu tubuh yang tinggi.

Namun, Fontanka mengklaim bahwa vaksin tersebut memerlukan daftar panjang potensi efek samping yang sering terjadi. Efek samping ini termasuk pembengkakan, nyeri, hipertermia, dan gatal di bekas tempat suntikan.

"Tidak mungkin untuk menentukan efek samping secara lebih akurat karena sampel peserta penilitian yang terbatas," kata Gamaleya Research Institute yang memproduksi vaksin, seperti dikutip Extra, Kamis (13/8/2020).

Dilaporkan bahwa 144 efek samping berbeda, dicatat antara 38 relawan yang berpartisipasi dalam uji klinis. Vaksin tersebut tidak akan diberikan kepada orang yang berusia di bawah 18 tahun atau di atas 60 tahun, karena kurangnya penelitian saat ini. Perempuan hamil atau menyusui juga disarankan untuk tidak menggunakan obat tersebut.

baca juga

Vaksin harus digunakan dengan hati-hati untuk orang-orang yang memiliki berbagai kondisi medis, termasuk penyakit kronis pada ginjal, hati, diabetes, epilepsi, penyakit sistem kardiovaskular, dedisiensi imun, penyakit imun, reaksi alergi, atopi, dan eksim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Lolos Uji Klinis, Vaksin Sinovac Wajib Penuhi Kriteria Ini

Agar Lolos Uji Klinis, Vaksin Sinovac Wajib Penuhi Kriteria Ini

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:08 WIB

Vaksin COVID-19 Buatan Rusia Disebut Tak Aman, Murashko: Tak Berdasar

Vaksin COVID-19 Buatan Rusia Disebut Tak Aman, Murashko: Tak Berdasar

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Ahli: Vaksin yang Sudah Ada Mungkin Berpengaruh pada Pasien Covid-19

Ahli: Vaksin yang Sudah Ada Mungkin Berpengaruh pada Pasien Covid-19

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:34 WIB

Presiden Duterte Siap jadi Objek Percobaan Vaksin Covid-19 dari Rusia

Presiden Duterte Siap jadi Objek Percobaan Vaksin Covid-19 dari Rusia

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:12 WIB

Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba

Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:32 WIB

Daftarkan Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia, WHO Peringatkan Ini ke Rusia

Daftarkan Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia, WHO Peringatkan Ini ke Rusia

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:32 WIB

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Sumut | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:18 WIB

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:17 WIB

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Sumbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:27 WIB

×