Ahli: Vaksin yang Sudah Ada Mungkin Berpengaruh pada Pasien Covid-19

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:34 WIB
Ahli: Vaksin yang Sudah Ada Mungkin Berpengaruh pada Pasien Covid-19
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Suara.com - Selain mengembangkan vaksin Covid-19, beberapa ilmuwan dunia juga tengah mencoba mencari seluk beluk Covid-19 yang hingga kini masih banyak menyimpan misteri.

Salah satu misteri itu adalah mengapa Covid-19 bisa memengaruhi masing-masing orang dengan cara yang berbeda.

Seorang ahli pun menjawab, kemungkinan hal ini berkaitan dengan vaksin yang pernah didapatkan oleh mereka.

"Ketika kami melihat tata cara Covid-19, kami menemukan bahwa orang yang telah divaksinasi sebelumnya dengan vaksin apa pun, baik untuk pneumococcus, influenza, hepatitis, atau yang lainnya, tampaknya memiliki risiko lebih rendah terkena Covid-19 parah," jelas Andrew Badley, spesialis penyakit menular di Mayo Clinic.

Itulah yang disebut ahli imunologi sebagai pelatihan kekebala, (yaitu) bagaimana sistem kekebalan tubuh menciptakan respons yang efektif untuk melawan infeksi, kata Badley.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

"Sebuah analogi yang bagus dengan memikirkan sistem kekebalan Anda sebagai sebuah otot," smabungnya.

Menurutnya, semakin sering otot dilatih maka akan semakin kuat.

Tdiak ada bukti pasti dari vaksin lain dapat meningkatkan kekebalan terhadap Covid-19. Tetapi para ahli mengatakan dugaan ini mungkin bisa terjadi.

Pada Juni, tim peneliti di Amerika Serikat mengusulkan untuk memberikan dosis penguat vaksin campak, gondok, dan rubella (MMR) untuk melihat apakah vaksin membantu mencegah efek paling parah dari infeksi virus corona.

baca juga

Bulan lalu, penelitian lain menemukan angka kematian Covid-19 di negara-negara yang masyarakatnya banyak diberi vaksin tuberkulosis Bacillus Calmette-Guerin (BCG) lebih sedikit.

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Penelitian lain menunjukkan bahwa vaksin tersebut dapat meningkatkan kekebalan masyarakat secara umum.

Tetapi begitu seseorang terinfeksi Covid-19, seberapa banyak virus yang masuk ke tubuh juga dapat memengaruhi separah apa Covid-19 yang dialami orang tersebut, kata ahli kepada CNN.

Dr. Monica Gandhi, spesialis penyakit menular di University of California, San Francisco, sedang berusaha memahami bagaimana banyak orang dapat mengalami gejala ringan, atau bahkan tanpa gejala.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS memperkirakan sebanyak 40 persen orang terinfeksi virus corona tidak memiliki gejala (OTG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tepis Isu Keamanan, Rusia Pastikan Vaksin COVID-19 Buatannya Aman

Tepis Isu Keamanan, Rusia Pastikan Vaksin COVID-19 Buatannya Aman

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:04 WIB

Begini Wujud Vaksin Covid-19 Buatan Rusia

Begini Wujud Vaksin Covid-19 Buatan Rusia

Foto | Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:03 WIB

Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba

Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:32 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×