Awas, Konten Digital Berpotensi Sebabkan Bencana Informasi

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Senin, 17 Agustus 2020 | 15:30 WIB
Awas, Konten Digital Berpotensi Sebabkan Bencana Informasi
Ilustrasi digital konten. [Shutterstock]

Suara.com - Peneliti dari Portsmouth University di Inggris mengatakan bahwa konten digital akan berada di jalur yang sama dengan setengah massa Bumi pada 2245.

Dr. Melvin Vopson, dosen senior di Universitas Portsmouth di Inggris, membuat penelitian dengan menyoroti fisika penciptaan informasi dan tuntutan penyimpanan data digital dalam jumlah besar.

"Dengan asumsi tren pertumbuhan konten digital saat ini yang terus tumbuh, dunia akan mencapai titik singularitas dalam hal informasi digital maksimum yang mungkin dibuat. Sedangkan kekuatan yang dibutuhkan untuk mempertahankannya, itulah yang disebut bencana informasi,” tulis Vopson, dalam jurnal American Institute of Physics, sebagaimana dikutip dari New York Post, Senin (17/8/2020).

Pada 2245, Vopson memperkirakan bahwa bencana informasi akan menambah tantangan global yang ada seperti iklim, lingkungan, populasi, pangan, kesehatan, energi dan keamanan.

Di sisi lain, studi ini juga meneliti pertumbuhan pesat dari bit digital, unit yang digunakan untuk mengukur data komputer. Pada titik singularitas, lebih banyak bit digital yang akan dibuat daripada jumlah atom di planet ini.

“Pada saat yang sama, produksi informasi digital saja akan menghabiskan sebagian besar kapasitas daya planet,” lanjut Vopson.

Dengan kepadatan penyimpanan data saat ini, jumlah bit yang dihasilkan per tahun dan ukuran bit dibandingkan dengan ukuran atom, pada tingkat pertumbuhan tahunan 50 persen, jumlah bit akan sama dengan jumlah atom di Bumi kira-kira 150 tahun.

Ilustrasi big data. (Shutterstock)
Ilustrasi big data. (Shutterstock)

"Itu akan memakan waktu sekitar 130 tahun sampai daya yang dibutuhkan untuk mempertahankan penciptaan informasi digital akan sama dengan semua daya yang saat ini diproduksi di planet kita," lanjutnya.

Dalam skenario kasus ekstrem, yaitu ketika pertumbuhan produksi informasi digital dipertahankan pada 50 persen per tahun, pada tahun 2070 mendatang, Bumi akan memiliki 1 kg konten bit digital yang disimpan di semua pusat penyimpanan data tradisional dan cloud.

baca juga

“Demikian pula, pada pertumbuhan 50 persen per tahun, pada 2245, setengah dari massa planet akan terdiri dari bit digital," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisata DIY Lesu Saat Pandemi, Promosi Lewat Konten Digital Jadi Alternatif

Wisata DIY Lesu Saat Pandemi, Promosi Lewat Konten Digital Jadi Alternatif

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 17:25 WIB

Video Singkat Jadi Tren di Indonesia

Video Singkat Jadi Tren di Indonesia

Tekno | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 21:25 WIB

Dukung Sineas Indonesia, Yuk Nonton Dimanapun dan Kapanpun Lewat GoPlay

Dukung Sineas Indonesia, Yuk Nonton Dimanapun dan Kapanpun Lewat GoPlay

Lifestyle | Jum'at, 27 September 2019 | 11:12 WIB

RightsLedger Siap Ramaikan Industri Platform Indonesia

RightsLedger Siap Ramaikan Industri Platform Indonesia

Tekno | Rabu, 22 Mei 2019 | 18:52 WIB

Google Klaim Berhasil Turunkan Angka Pembajakan

Google Klaim Berhasil Turunkan Angka Pembajakan

Tekno | Jum'at, 09 November 2018 | 13:45 WIB

Konten Ini Paling populer Diakses Pengguna Smartphone Indonesia

Konten Ini Paling populer Diakses Pengguna Smartphone Indonesia

Tekno | Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:00 WIB

Terkini

Chung Chung Christian School Gandeng Raffles Institution Singapura, Perkuat Pendidikan Global

Chung Chung Christian School Gandeng Raffles Institution Singapura, Perkuat Pendidikan Global

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Sanksi Ekonomi AS ke Iran Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia?

Kenapa Sanksi Ekonomi AS ke Iran Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Macam-Macam Bangun Ruang Sisi Datar: Rumus Luas Permukaan dan Volume Lengkap

Macam-Macam Bangun Ruang Sisi Datar: Rumus Luas Permukaan dan Volume Lengkap

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Promo Belanja Kebutuhan Dapur di Segari, Terbaru Diskon Besar dari BRI

Promo Belanja Kebutuhan Dapur di Segari, Terbaru Diskon Besar dari BRI

Bri | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Sifat-sifat Cahaya dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Sifat-sifat Cahaya dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT

Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT

Sumbar | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Parigi Moutong: Puluhan Rumah Tertimbun Lumpur

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Parigi Moutong: Puluhan Rumah Tertimbun Lumpur

Sulsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:13 WIB

4 Penyebab Rekening Warga Bisa 'Diblokir' Aparat, Perwakilan Massa Pati Kena yang Mana?

4 Penyebab Rekening Warga Bisa 'Diblokir' Aparat, Perwakilan Massa Pati Kena yang Mana?

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:09 WIB

4 Rekomendasi HP Murah Kuat Main Genshin Impact, Lancar Jelajahi Dunia Teyvat

4 Rekomendasi HP Murah Kuat Main Genshin Impact, Lancar Jelajahi Dunia Teyvat

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:08 WIB

5 Smart TV Terbaik dengan Harga Terjangkau, Layar Jernih 32 Inch Mulai Rp2 Jutaan

5 Smart TV Terbaik dengan Harga Terjangkau, Layar Jernih 32 Inch Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:05 WIB

×