alexametrics

Pertama Kalinya, Mikroplastik Ditemukan di Organ dan Jaringan Manusia

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Pertama Kalinya, Mikroplastik Ditemukan di Organ dan Jaringan Manusia
Ilustrasi Mikroplastik. [Shutterstock]

Keberadaan mikroplantik dan nanoplastik, setidaknya satu bentuk plastik di 47 sampel yang diambil dari paru-paru, hati, limpa, dan ginjal.

Suara.com - Para ilmuwan telah menunjukkan bahwa mikroplastik dan nanoplastik dapat ditemukan di organ dan jaringan manusia untuk pertama kalinya.

Para ahli di Arizona State University menemukan keberadaan setidaknya satu bentuk plastik di 47 sampel yang diambil dari paru-paru, hati, limpa, dan ginjal orang yang telah meninggal, di mana tubuhnya didonasikan untuk ilmu pengetahuan.

Salah satu jenis plastik yang digunakan di banyak wadah dan kemasan, yang dikenal sebagai Bisphenol A (BPA), ditemukan pada 100 persen sampel yang diteliti.

Tim juga menemukan jenis plastik lain yang biasa digunakan untuk produk konsumen, seperti polycarbonate (PC), polyethylene terephthalate (PET), dan polyethylene (PE).

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Mikroplastik dan Serat Sintetis di Perut Hiu Dasar Laut

Ilustrasi sampah plastik di laut
Ilustrasi sampah plastik di laut

Para ilmuwan mempresentasikan temuannya pada Senin (17/8/2020), di American Chemical Society (ACS) Fall 2020 Virtual Meeting & Expo. Tim ahli menjelaskan bahwa teknik pencitraan spektrometri µ-Raman digunakan untuk mendapatkan hasil penelitian ini.

"Kita dapat menemukan plastik mencemari lingkungan di hampir setiap lokasi di dunia dan dalam beberapa dekade yang singkat, telah beralih dari melihat plastik sebagai manfaat yang luar biasa menjadi menganggapnya sebagai ancaman," kata Charles Rolsky, ilmuwan mikroplastik air di Arizona State University.

Menurutnya, ada bukti bahwa plastik masuk ke tubuh kita, tetapi sangat sedikit penelitian tentang itu.

"Dan pada titik ini, kami masih tidak tahu apakah plastik ini hanya gangguan atau mewakili bahaya kesehatan manusia," ujar dia.

Dilansir dari IFL Science, Rabu (19/8/2020), mikroplastik diartikan sebagai pecahan plastik yang diameternya kurang dari lima milimeter, sedangkan nanoplastik memiliki ukuran yang lebih kecil dengan diameter kurang dari 0,001 milimeter.

Baca Juga: Penelitian Andreas: Feses Manusia di Kali Brantas Mengandung Mikroplastik!

Pada 2018, para ilmuwan mengungkapkan bahwa kotoran manusia penuh dengan mikroplastik, yang mengindikasikan bahwa bahan-bahan tersebut meresap ke dalam usus manusia.

Komentar