Wow, Ada Detak Misterius Terdeteksi dari Awan Gas Kosmik

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 19 Agustus 2020 | 10:31 WIB
Wow, Ada Detak Misterius Terdeteksi dari Awan Gas Kosmik
Salah satu awan gas kosmik. [NASA]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan "detak jantung" yang tak biasa dan misterius yang berasal dari awan gas kosmik.

Awan tersebut biasanya tampak biasa-biasa saja kini tampak "berdetak" seiring dengan ritme lubang hitam di sekitarnya.

Menurut para ilmuwan, awan dan lubang hitam tersebut tampak terhubung satu sama lain.

Tetapi tidak jelas bagaimana "detak jantung" sinar gamma dari awan dapat dihubungkan ke lubang hitam yang terletak 100 tahun cahaya.

Teori Lubang Hitam/astrochara
Teori Lubang Hitam. [Shutterstock]

Tim ilmuwan menemukan "detak jantung" tersebut, setelah melihat melalui data berumur sepuluh tahun dari teleskop luar angkasa sinar gamma Fermi NASA.

Para ahli melihat sistem yang dikenal sebagai S 433, sekitar 15.000 tahun cahaya dari Bumi, yang mencakup bintang raksasa berukuran sekitar 30 kali massa Matahari serta lubang hitam besar.

Setiap 13 hari, lubang hitam dan bintang mengorbit satu sama lain.

Saat keduanya melakukannya, lubang hitam menghisap materi dari bintang raksasa.

"Bahan ini terakumulasi dalam piringan akresi sebelum jatuh ke lubang hitam, seperti air dalam pusaran di atas saluran pembuangan bak mandi," kata Jian Li, salah satu ilmuwan, seperti dikutip Independent, Rabu (19/8/2020).

baca juga

Namun, dia menambahkan, sebagian dari materi itu tidak jatuh ke saluran pembuangan, tetapi melesat dengan kecepatan tinggi dalam dua jet sempit dalam arah berlawanan di atas dan di bawah piringan akresi yang berputar.

Piringan akresi itu tidak persis sejajar dengan orbit kedua benda itu.

Sebaliknya, itu bergoyang seiring waktu seperti gasing yang tidak rata, sehingga kedua jet berputar di luar angkasa alih-alih melesat dalam garis lurus.

Ilustrasi lubang hitam ditemukan dekat galaksi kita. [AFP]
Ilustrasi lubang hitam. [AFP]

Jet-jet itu bergoyang selama sekitar 162 hari dan ritme yang sama terlihat pada sinyal sinar gamma awan, terletak relatif jauh dari jet itu, tetapi tampaknya mengirimkan emisi yang ditenagai oleh jet.

Walau begitu, bagaimana lubang hitam dapat memberi daya pada "detak jantung" awan gas masih menjadi misteri bagi para ilmuwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Bekas Benturan Terbesar di Tata Surya pada Bulan Jupiter

Ilmuwan Temukan Bekas Benturan Terbesar di Tata Surya pada Bulan Jupiter

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:45 WIB

NASA Petakan Kerusakan Ledakan Beirut dari Luar Angkasa

NASA Petakan Kerusakan Ledakan Beirut dari Luar Angkasa

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:13 WIB

Astronom Temukan Samudera Tersembunyi di Planet Kerdil Ceres

Astronom Temukan Samudera Tersembunyi di Planet Kerdil Ceres

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2020 | 13:28 WIB

Langka, NASA Temukan Sinar Ultraviolet di Langit Malam Planet Mars

Langka, NASA Temukan Sinar Ultraviolet di Langit Malam Planet Mars

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2020 | 08:15 WIB

Ngeri... Bintik Matahari Seukuran Mars Mengarah ke Bumi, Ini Dampaknya

Ngeri... Bintik Matahari Seukuran Mars Mengarah ke Bumi, Ini Dampaknya

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 08:30 WIB

Trump Klaim NASA Ditutup dan Mati Sebelum Pemerintahannya

Trump Klaim NASA Ditutup dan Mati Sebelum Pemerintahannya

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2020 | 13:04 WIB

Terkini

Harga Acuan Emas Ambles, Investor Mulai Beralih ke Obligasi

Harga Acuan Emas Ambles, Investor Mulai Beralih ke Obligasi

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:46 WIB

KPK Tahan Lima Tersangka dalam Korupsi BNPB

KPK Tahan Lima Tersangka dalam Korupsi BNPB

Foto | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:43 WIB

7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda

7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Viral Fenomena Aneh Tanah Gambut Mendidih Usai Disiram Air Saat Pemadaman Kebakaran Hutan

Viral Fenomena Aneh Tanah Gambut Mendidih Usai Disiram Air Saat Pemadaman Kebakaran Hutan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Membedakan Sepatu Nike Original dan KW dari Kode ART pada Lidah Sepatu

7 Cara Membedakan Sepatu Nike Original dan KW dari Kode ART pada Lidah Sepatu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Review Lanterns: Aksi Hal Jordan dan John Stewart Ungkap Misteri Kelam!

Review Lanterns: Aksi Hal Jordan dan John Stewart Ungkap Misteri Kelam!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Sunscreen Sariayu SPF 30 Termasuk Physical atau Chemical? Cek Kandungan dan Review Pembeli

Sunscreen Sariayu SPF 30 Termasuk Physical atau Chemical? Cek Kandungan dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Review Microhabitat: Haruskah Kita Miskin untuk Bisa Hidup Bahagia?

Review Microhabitat: Haruskah Kita Miskin untuk Bisa Hidup Bahagia?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Resahkan Penghuni Panti Asuhan Putri, Pelaku Teror Eksibisionis Diburu Polisi Sukarame

Resahkan Penghuni Panti Asuhan Putri, Pelaku Teror Eksibisionis Diburu Polisi Sukarame

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Harga Pangan Nasional 15 Oktober 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp155.850 per Kg

Harga Pangan Nasional 15 Oktober 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp155.850 per Kg

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:28 WIB

×