Trump Klaim NASA Ditutup dan Mati Sebelum Pemerintahannya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 06 Agustus 2020 | 13:04 WIB
Trump Klaim NASA Ditutup dan Mati Sebelum Pemerintahannya
Donald Trump (Alex Brandon/AP Photo)

Suara.com - Presiden Donald Trump mengklaim bahwa ia telah menghidupkan kembali NASA. Orang nomor satu di Amerika Serikat itu mengklaim bahwa tadinya badan antariksa tersebut "ditutup dan mati" atau tidak beroperasi, sebelum pemerintahannya. Klaim tersebut ditulisnya melalui cuitan Twitter pada 5 Agustus lalu.

"NASA sebelumnya ditutup dan mati sampai saya melakukannya lagi. Sekarang ini adalah tempat paling semarak dari jenisnya di Planet dan kami memiliki Angkatan Luar Angkasa untuk mengikutinya. Kami telah mencapai lebih dari Administrasi mana pun dalam 3 1/2 tahun pertama. Maaf, tapi itu semua tidak terjadi pada Sleepy Joe!" cuit Trump lewat akun Twitter @realDonaldTrump.

Namun, klaim tersebut dibantah NASA dan mengatakan bahwa badan antariksa tersebut tidak pernah ditutup sejak didirikan pada 1958 dan sudah pasti tidak pernah "mati".

Banyak pengguna Twitter dengan cepat memberikan tanggapan atas ketidakakuratan fakta dalam cuitan Trump tersebut, yang juga menyertai referensi calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden.

Kesalahan paling jelas dalam pernyataan Trump adalah bahwa NASA "ditutup" atau tidak aktif dan "mati" sebelum pemerintahannya. Hal ini secara tidak langsung mengabaikan kebenaran dasar tentang proyek penerbangan luar angkasa berbiaya besar.

Sebagai contoh, langkah NASA untuk merangkul dan mengembangkan penerbangan antariksa komersial dimulai pada masa pemerintahan Presiden George W. Bush dengan pembentukan Program Kargo Komersial pada 2006.

Program tersebut cukup berhasil hingga sekarang pesawat itu secara rutin menerbangkan misi kargo tanpa awak ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Cuitan Donald Trump soal NASA. [Twitter]
Cuitan Donald Trump soal NASA. [Twitter]

Program Kru Komersial juga dimulai pada 2010 di bawah presiden pendahulu Trump, Barack Obama. Kru Komersial telah mengembangkan kendaraan Crew Dargon SpaceX.

Selain itu, banyak upaya eksplorasi robot NASA yang telah lama dilakukan. Misalnya, penjelajah Mars 2020 Perseverance yang diluncurkan minggu lalu, tetapi penelitian dan pengembangan untuk misi tersebut telah dimulai jauh lebih awal. NASA mengembangkan instrumen dan alat untuk penjelajah tersebut pada September 2013.

baca juga

Pada pemerintahan Obama, NASA juga mengembangkan kapsul kru Orion yang akan digunakan untuk astronot di masa depan untuk mencapai Bulan dalam program Artemis saat ini.

Melihat sejarah sebelumnya, program pesawat ulang-alik NASA dirintis di bawah pemerintahan Nixon. Pada 1972, Presiden Richard Nixon menandatangani undang-undang yang mengizinkan pendanaan 5,5 juta dolar AS untuk mengembangkan pesawat ulang-alik.

Program ini terus berlanjut melalui Presiden Gerald Ford, Jimmy Carter, Ronald Reagan, George H. W. Bush, Bill Clinton, George W. Bush, dan Barack Obama. Program tersebut kemudian secara resmi berakhir pada 2011.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Dilansir dari Space.com, Kamis (6/8/2020), sebelum program yang panjang tersebut, Presiden John F. Kennedy juga memprakarsai pencapaian pertama Amerika Serikat dalam penerbangan luar angkasa manusia. Pertama dengan Project Mercury dan kemudian program Gemini dan Apollo, yang terakhir membuahkan hasil di bawah Nixon.

Singkatnya, pernyataan bahwa administrasi Trump bertanggung jawab atas kemajuan yang dibuat di sektor luar angkasa, sangat kontras dengan infrastruktur, fondasi, dan kemajuan yang telah dicapai selama beberapa dekade di sejumlah administrasi kepresidenan lainnya.

Namun, cuitan Trump juga sedikit memberikan fakta bahwa Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat memang dibuat selama pemerintahan Trump. Presiden Trump juga berusaha meningkatkan anggaran NASA selama tahun jabatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Kasih Kesempatan TikTok Negosiasi dengan Microsoft

Donald Trump Kasih Kesempatan TikTok Negosiasi dengan Microsoft

Video | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:50 WIB

Karena Covid-19, Awak Media Dilarang Hadiri Pencalonan Kembali Donald Trump

Karena Covid-19, Awak Media Dilarang Hadiri Pencalonan Kembali Donald Trump

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 17:35 WIB

Presiden AS Donald Trump Segera Menindak TikTok, Diblokir?

Presiden AS Donald Trump Segera Menindak TikTok, Diblokir?

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:32 WIB

Sempat Alami Bermasalah, NASA Sukses Luncurkan Misi Mars 2020

Sempat Alami Bermasalah, NASA Sukses Luncurkan Misi Mars 2020

Tekno | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:30 WIB

Donald Trump Dukung Microsoft Beli TikTok

Donald Trump Dukung Microsoft Beli TikTok

Tekno | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Usai Mengangkasa, 2 Astronot SpaceX-NASA Mendarat dengan Selamat di Bumi

Usai Mengangkasa, 2 Astronot SpaceX-NASA Mendarat dengan Selamat di Bumi

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 12:21 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×