Ekspansi di Bekas Pabrik Senjata, Rusia Siap Rilis Vaksin Covid-19 Kedua

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 24 Agustus 2020 | 07:49 WIB
Ekspansi di Bekas Pabrik Senjata, Rusia Siap Rilis Vaksin Covid-19 Kedua
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Rusia dilaporkan tengah membuat vaksin virus Corona (Covid-19) kedua, untuk menghindari efek samping dari vaksin pertama.

Awal bulan ini, Vladimir Putin meluncurkan vaksin Covid-19 yang disebut Sputnik V, tapi menuai kritik setelah subjek uji coba melaporkan banyak efek samping yang terjadi.

Peluncuran vaksin Covid-19 dari Rusia disambut dengan skeptisisme luas mengenai kemanjurannya dan kemungkinan vaksin kedua, yang dijuluki EpiVacCorona, pun turut diragukan.

Organisasi Kesehetan Dunia (WHO) mengatakan, bulan lalu bahwa vaksin yang efektif tidak akan tersedia hingga setidaknya awal 2021.

Vaksin corona (AFP)
Vaksin corona (AFP)

Vaksin Covid-19 kedua milik Rusia sendiri dikembangkan di bekas pabrik penelitian senjata biologi rahasia Soviet di Siberia, yang sekarang menjadi lembaga virologi terkemuka di dunia.

Uji klinis vaksin kedua Rusia akan selesai pada September mendatang, saat ini sebanyak 57 relawan uji coba untuk manusia melaporkan tidak ada efek samping.

Semua relawan yang diinokulasi merasa sehat. Menurut pengawas kesehatan utama Rusia Rospotrebnadzor, sampai saat ini vaksinasi pertama diberikan kepada 57 sukarelawan, sementara 43 orang menerima plasebo.

"Para relawan telah dirawat di rumah sakit selama 23 hari saat mereka menjalani tes. Semua relawan baik-baik saja. Sejauh ini tidak ada reaksi merugikan yang terdeteksi," lapor Interfax, seperti dikutip Daily Mail, Senin (24/8/2020).

Vaksin ini bertujuan untuk menghasilkan respons imun setelah dua suntikan diberikan dengan selang waktu 14 hingga 21 hari. Rusia berharap bisa mendaftarkannya pada Oktiber dan diproduksi pada November 2020 mendatang.

baca juga

Vaksin tersebut dibuat oleh Vector State Research Centre of Virology and Biotechnology, sebuah institut Siberia yang merupakan satu dari dua tempat di dunia yang diizinkan untuk menyimpan sampel cacar mematikan.

Vector telah bekerja untuk mengembangkan 13 kandidat vaksin Covid-19 yang diuji pada hewan laboratorium.

Vector pernah menjadi fasilitas utama dalam program senjata biologis Soviet yang rahasia dan ilegal. Itu menghasilkan cacar dalam skala industri, sekaligus mempersenjatai Marburg yang mematikan, setelah didirikan pada tahun 1973 oleh pemimpin Uni Soviet Leonid Brezhnev.

Dalam beberapa tahun terakhir, Vector telah terlipat dalam upaya menemukan obat dan penawar untuk pembunuh seperti wabah pes, antraks, ebola, hepatitis B, HIV, SARS, dan kanker.

Vaksin Covid-19 pertama Rusia menerima kritik setelah didaftarkan secara terburu-buru untuk menjadi yang pertama di dunia pada 11 Agustus lalu.

Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]
Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Vaksin tersebut didaftarkan tanpa uji klinis tahap tiga dan di tengah laporan banyak efek samping yang dirasakan di antara sejumlah kecil sukarelawan, termasuk tentara.

Efek samping tersebut mencakup pembengkakan, nyeri, hipertermia, dan gatal di tempat suntikan. Relawan juga mengalami kelemahan fisik atau kurang energi, malaise, demam, nafsu makan menurun, sakit kepala, diare, nyeri pada orofaring, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan pilek.

Putin mengklaim bahwa salah satu anak perempuannya, yang diyakini sebagai Katerina Tikhonova, telah menerima vaksin pertama tanpa efek samping. Namun, tidak ada konfirmasi resmi bahwa anak perempuan Putin tersebut adalah penerima vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Sebut Vaksin Mungkin Tidak Mencegah Gelombang Kedua Covid-19

Pakar Sebut Vaksin Mungkin Tidak Mencegah Gelombang Kedua Covid-19

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 16:42 WIB

Vaksin Sputnik V Dikritik, Rusia Beberkan Metode Penelitian

Vaksin Sputnik V Dikritik, Rusia Beberkan Metode Penelitian

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 16:13 WIB

Rusia Klaim Vaksin Sputnik Bisa Lindungi Tubuh dari Covid-19 Selama 2 Tahun

Rusia Klaim Vaksin Sputnik Bisa Lindungi Tubuh dari Covid-19 Selama 2 Tahun

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 05:15 WIB

BPOM: Unair dan BIN Telah Ajukan Uji Klinik Untuk Obat Covid-19

BPOM: Unair dan BIN Telah Ajukan Uji Klinik Untuk Obat Covid-19

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 21:18 WIB

Malaysia Bakal Gratiskan Vaksin Virus Corona untuk Semua Warga

Malaysia Bakal Gratiskan Vaksin Virus Corona untuk Semua Warga

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 17:43 WIB

Australia Janjikan Vaksin Corona Gratis ke Warganya Jika Uji Coba Berhasil

Australia Janjikan Vaksin Corona Gratis ke Warganya Jika Uji Coba Berhasil

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:47 WIB

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×