Malaysia Bakal Gratiskan Vaksin Virus Corona untuk Semua Warga

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 19 Agustus 2020 | 17:43 WIB
Malaysia Bakal Gratiskan Vaksin Virus Corona untuk Semua Warga
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia akan merekomendasikan kepada Kabinet agar vaksin virus Corona bisa dibagikan gratis kepada semua warga.

Menyadur Channel News Asia (CNA), wacana menggratiskan vaksin virus Corona itu dikatakan langsung oleh Menteri Khairy Jamaluddin hari ini, Rabu (19/8/2020).

"Kabinet belum memutuskan, tapi, rekomendasi saya adalah vaksin Covid-19 itu harus diberikan kepada semua warga Malaysia secara gratis," katanya dalam konferensi pers.

Malaysia sedang dalam pembicaraan dengan China mengenai potensi nota kesepahaman untuk memastikan akses ke vaksin Covid-19 saat aman digunakan.

Khairy mengatakan pada hari Rabu bahwa selain China, Malaysia juga sedang mencari produsen vaksin lainnya.

"Divisi Regulator Farmasi Nasional di bawah Kementerian Kesehatan meminta data dari uji klinis untuk dibagikan sebelum pembelian dapat disetujui," beber Khairy.

"Data itu akan memberi tahu kita apakah vaksin itu aman dan efektif," tambahnya.

Khairy mengatakan kementeriannya telah ditugaskan oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk bernegosiasi langsung dengan produsen vaksin.

Pergerakan yang cepat diharapkan bisa membuat pemerintah Malaysia membeli vaksin virus bernama ilmiah Sars-CoV-2 itu dengan harga terbaik.

Khairy juga menyatakan keprihatinannya atas pemerataan akses vaksin terutama untuk negara berkembang termasuk Malaysia.

Dia menilai, perusahaan farmasi besar cendrung menjalin kerjasama dan memberi akses penjualan kepada negara-negara maju.

"Kami tidak suka melihat negara melakukan pembelian di muka dengan perusahaan farmasi, memonopoli pembelian vaksin. Itu terjadi hari ini," katanya.

Apabila Kabinet menyetujui usulan tersebut, Malaysia bakal menyusul Amerika Serikat yang beberapa hari lalu telah menegaskan bakal memberi vaksin gratis bagi seluruh warga negaranya.

Menyadur French24, Jumat (14/8/2020), AS telah menginvestasikan lebih dari 10 miliar dolar atau sekitar Rp148 triliun dalam pengembangan vaksin Covid-19.

Kekinian, terdapat enam proyek uji coba vaksin yang sedang berlangsung. Departemen Kesehatan AS berjanji akan segera mendistribusikan ratusan juta apabila vaksin disetujui setelah uji klinis rampung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Akan Kembangkan Vaksin Covid-19 untuk Kucing dan Hewan Peliharaan

Rusia Akan Kembangkan Vaksin Covid-19 untuk Kucing dan Hewan Peliharaan

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:06 WIB

Vaksin Virus Corona Rusia Ternyata Hanya Disetujui Untuk Kelompok Kecil

Vaksin Virus Corona Rusia Ternyata Hanya Disetujui Untuk Kelompok Kecil

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 10:23 WIB

Vaksin Covid-19 Sinopharm Siap Dijual Desember, Harganya Terjangkau

Vaksin Covid-19 Sinopharm Siap Dijual Desember, Harganya Terjangkau

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2020 | 06:30 WIB

WHO Desak Negara Anggota untuk Bergabung dalam Proyek Vaksin Global

WHO Desak Negara Anggota untuk Bergabung dalam Proyek Vaksin Global

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 22:09 WIB

Penang Larang Turis Indonesia Datang, Gara-gara Covid-19?

Penang Larang Turis Indonesia Datang, Gara-gara Covid-19?

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:44 WIB

Terkini

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:34 WIB

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:28 WIB

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:26 WIB

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:20 WIB