alexametrics

Bocoran Nintendo Switch Pro: Tanpa Mode Genggam dan Grafis 4K

Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Bocoran Nintendo Switch Pro: Tanpa Mode Genggam dan Grafis 4K
Nintendo Switch. [Anthony Ashley from Pixabay]

Nintendo memiliki cara tersendiri agar tetap bisa bersaing dengan dua konsol paling dinanti saat ini, yakni Xbox Series X dan PlayStation 5.

Suara.com - Nintendo memiliki cara tersendiri agar tetap bisa bersaing dengan dua konsol paling dinanti saat ini, yakni Xbox Series X dan PlayStation 5.

Sebagaimana melansir laman The Sun, Senin (14/9/2020), raksasa game asal Jepang itu sedang menyiapkan Nintendo Switch Pro yang mampu menjalankan grafis beresolusi 4K.

Selain itu, perangkat ini juga menghilangkan kemampuan pendahulunya yang bisa bertukar dari konsol genggam ke konsol yang dihubungkan ke televisi.

Konon, Nintendo Switch Pro akan meluncur tidak jauh dari perilisan Microsoft Xbox Series X dan Sony PlayStation 5 yang dikonfirmasi meluncur jelang Natal 2020.

Baca Juga: Nintendo Switch Edisi Khusus Fortnite Meluncur dalam Jumlah Terbatas

Nintendo Switch. [Shutterstock]
Nintendo Switch. [Shutterstock]

Sekadar pengingat, kali terakhir Nintendo meluncurkan konsol baru terjadi pada 2017, kala Nintendo Switch lahir. Seperti PS5 dan Seri X, Switch generasi terbaru kemungkinan akan mendukung game 4K, kata orang dalam yang tidak disebutkan namanya.

Sumber tersebut mengatakan bahwa Nintendo sudah mengundang beberapa pengembang game untuk menyiapkan judul game yang mendukung resolusi 4K.

Sementara itu, situs game Video Games Chronicles melaporkan bahwa mereka menemukan paten Nintendo untuk desain Switch Joy Con baru.

Paten yang diajukan oleh Nintendo pada April lalu menggambarkan generasi terbaru Joy Con yang didesain sebagai pengontrol untuk komputer.

Bisa jadi, hal ini menunjukkan bahwa Nintendo Switch Pro tidak lagi memiliki mode genggam alias handled, melainkan terhubung ke monitor atau layar TV, yang menjadikannya sebagai konsol game rumahan.

Baca Juga: Akibat Pandemi, Peluncuran No More Heroes 3 Ditunda hingga 2021

Komentar