NASA Bagikan Detail Rencana Pendaratan Manusia di Bulan pada 2024

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 25 September 2020 | 14:00 WIB
NASA Bagikan Detail Rencana Pendaratan Manusia di Bulan pada 2024
Ilustrasi astronot di Bulan. [NASA]

Suara.com - NASA telah merilis rencana lengkap pertamanya untuk misi Artemis, yang bertujuan mengirim astronot perempuan pertama ke Bulan dan astronot lelaki selanjutnya sejak 1972. Rencana tersebut menyerukan pendaratan di Bulan pada 2024. Sebelumnya, NASA berniat meluncurkan dua misi lain ke Bulan untuk menguji pesawat luar angkasa Orion barunya.

"Rencana kami untuk mendaratkan perempuan pertama dan lelaki berikutnya di Bulan pada 2024 sudah sesuai rencana," tulis Kathy Lueders, Human Exploration and Operations Mission Directorate NASA melalui cuitannya.

Meski begitu, sejauh ini badan antariksa itu bahkan tidak yakin akan mendapatkan cukup dana untuk melaksanakan rencananya. NASA telah meminta Kongres hampir 28 miliar dolar AS.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Jika NASA berhasil mendaratkan astronot di Bulan dalam waktu empat tahun, NASA akan mengambil langkah yang lebih menantang. Agensi berharap dapat mengirim astronot ke permukaan Bulan setidaknya setahun sekali mulai 2024 dan membangun pos permanen di Bulan pada awal 2030-an.

NASA juga berharap untuk membangun dan memasnag Gateway, stasiun luar angkasa yang akan mengorbit Bulan dan mendukung perjalanan yang sering dilakukan ke permukaan. Infrastruktur itu pada akhirnya akan memungkinkan perjalanan ke Mars setelah 2030.

Detail rencana NASA mencakup dua misi harus berhasil sebelum astronot dikirim ke Bulan. Misi pertama dalam program Artemis yang disebut Artemis 1 merupakan peluncuran kapsul ruang angkasa Orion di atas mega-roket NASA Space Launch System (SLS).

Pesawat ruang angkasa itu tidak akan membawa penumpang, tetapi akan tetap berada di orbit Bulan selama tiga hari sebagai ujian kemampuannya untuk terbang ke Bulan dan kembali. Garis waktu NASA menunjukkan bahwa misi ini akan diluncurkan pada November 2021.

Setelah itu, Artemis 2 akan menjadi uji awak pertama Orion dan roket SLS. Dalam penerbangan ini, Orion akan membawa empat astronot mengelilingi sisi jauh Bulan, yang berjarak hampir seperempat juta mil dari Bumi.

Begitu Orion mencapai jarak tersebut, gravitasi dari Bulan dan Bumi akan menghempaskan pesawat ruang angkasa itu kembali ke Bumi.

baca juga

Seluruh misi diperkirakan memakan waktu sekitar 10 hari dan ini berfungsi sebagai uji kemampuan Orion, untuk mengangkut manusia dengan aman ke dan dari Bulan. Misi tersebut saat ini dijadwalkan akan diluncurkan pada Agustus 2023.

Rencana selanjutnya adalah Artemis 3 akan mendaratkan astronot di Kutub Selatan Bulan. Untuk misi Artemis 3 pada 2024, NASA akan meluncurkan pesawat ruang angkasa Orion, menerbangkannya ke orbit Bulan, mendaratkan astronot di permukaan Bulan, lalu membawa kembali semua astronot dengan aman ke Bumi.

Misi tersebut diharapkan dapat mengirim astronot ke Kutub Selatan Bulan. Baru-baru ini, disebutkan bahwa misi itu mungkin akan mendarat di situs yang sebelumnya dikunjungi oleh astronot Apollo.

Hal itu dikarenakan mendarat di Kutub Selatan Bulan secara teknis lebih sulit dan belum ada misi manusia atau robot yang pernah berhasil. Untuk mencapai tujuan ini, NASA membutuhkan sistem pendaratan manusia, sebuah pesawat ruang angkasa membawa astronot dari orbit ke permukaan Bulan.

Detail rencana pendaratan manusia di Bulan. [Twitter]
Detail rencana pendaratan manusia di Bulan. [Twitter]

Rencana Artemis meminta sistem untuk memberikan dukungan hidup selama sekitar seminggu setelah astronot mendarat, kemudian mengembalikan astronot ke orbit Bulan. NASA telah bekerja sama dengan tiga perusahaan komersial, seperti Blue Origin, SpaceX, dan Dynetics untuk mengembangkan prototipe sistem ini.

Pakaian astronot baru juga sedang dalam pengerjaan. Meskipun terlihat mirip dengan yang dikenakan astronot Apollo, pakaian baru kali ini lebih fleksibel, yang seharusnya memudahkan astronot untuk melakukan tugas-tugas kompleks di laur angkasa. Desainnya juga mencakup sistem komunikasi helm yang lebih baik dan peningkatan teknologi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Tunjuk Astronot Perempuan Pertama yang Akan Berangkat ke Bulan

NASA Tunjuk Astronot Perempuan Pertama yang Akan Berangkat ke Bulan

Tekno | Rabu, 23 September 2020 | 08:45 WIB

Pandemi Covid-19 Memperburuk Keamanan Siber NASA

Pandemi Covid-19 Memperburuk Keamanan Siber NASA

Tekno | Rabu, 23 September 2020 | 07:45 WIB

Produk Kecantikan Ini Dikirim NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional

Produk Kecantikan Ini Dikirim NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 16:00 WIB

Serum Kecantikan Masuk ke Kargo NASA, Akan Diuji Coba di Luar Angkasa?

Serum Kecantikan Masuk ke Kargo NASA, Akan Diuji Coba di Luar Angkasa?

Jatim | Minggu, 20 September 2020 | 13:25 WIB

NASA Kirimkan Produk Kecantikan ke Luar Angkasa

NASA Kirimkan Produk Kecantikan ke Luar Angkasa

Tekno | Minggu, 20 September 2020 | 13:00 WIB

Cantik, NASA Bagikan Gambar Terbaru Jupiter dalam Warna Pastel

Cantik, NASA Bagikan Gambar Terbaru Jupiter dalam Warna Pastel

Tekno | Sabtu, 19 September 2020 | 14:54 WIB

Terkini

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:11 WIB

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

×