5 Cara Memperoleh Koneksi WiFi Maksimal di Masa Pandemi

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Senin, 28 September 2020 | 10:00 WIB
5 Cara Memperoleh Koneksi WiFi Maksimal di Masa Pandemi
Ilustrasi WiFi atau jaringan internet [Shutterstock].

Suara.com - Koneksi WiFi menjadi salah satu akses yang paling banyak digunakan di tengah pandemi COVID-19, mengingat meningkatnya orang-orang yang bekerja dari rumah. Oleh karena itu, jika WiFi mengalami masalah bisa menimbulkan kesal dan hilangnya efisiensi waktu.

Kaspersky dalam rilis persnya menyatakan, ada lima cara untuk meningkatkan WiFi di masa pandemi.

Berikut adalah tips yang dibagikan Kaspersky agar koneksi WiFi bisa lancar jaya, paling tidak turut membantu aktivitas yang menggunakan jaringan tanpa harus terkendala.

Langkah-langkah tips Kaspersky untuk koneksi WiFi adalah:

Logo perusahaan Kaspersky Lab pada layar sebuah telepon seluler pintar. (Shutterstock)
Logo perusahaan Kaspersky Lab pada layar sebuah telepon seluler pintar. (Shutterstock)

1. Analisis masalah awal

  • Pada tahap ini, pengguna perlu mengidentifikasi penyebab spesifik dari masalah kesulitan WiFi. Apakah benar-benar sinyal WiFi yang bermasalah atau mungkin hal lain seperti kecepatan koneksi rendah dari ISP.
  • Pengguna dapat memeriksa kecepatan seperti Speedtest.net atau nPerf.com. Jika didapati kecepatan transmisi data yang bagus di dekat router, tetapi buruk di area yang lain, maka masalahnya terdapat di pihak pengguna. Jika demikian, pengguna harus menganalisis jaringan WiFi.
  • Ada banyak aplikasi yang menentukan kekuatan sinyal jaringan WiFi tersedia untuk semua platform seluler dan desktop. Cukup ketik "penganalisis WiFi (WiFi analyzer)" di mesin telusur atau toko aplikasi mana pun. Pilih salah satu aplikasi yang memvisualisasikan hasil untuk membantu pengguna membandingkan perspektif. Saat memilih aplikasi, ikuti tindakan pencegahan pada umumnya, pertama-tama pastikan aplikasi tidak memerlukan akses ke kontak atau pesan.

2. Lakukan percobaan pertama

  • Selanjutnya, cobalah bereksperimen dengan posisi router dan sudut antenanya untuk meningkatkan jangkauan. Faktanya, ini merupakan metode paling sederhana, tidak memerlukan waktu ekstra, uang, atau keahlian khusus.
  • Posisi antena router juga membuat perbedaan besar. Posisi terbaik untuk antena router adalah posisi tegak. Dengan cara itu, router WiFi pengguna akan mendapatkan jangkauan horizontal terbaik. Selain itu, pengguna juga harus memeriksa untuk melihat apakah ada benda yang menghalangi router, seperti microwave atau baby monitor.

3. Konfigurasi saluran

  • WiFi beroperasi dalam serangkaian pita sempit yang disebut saluran dari spektrum radio. Beberapa saluran tersedia, meskipun jumlah perangkat yang ingin menggunakannya mungkin banyak. Oleh karena itu, pita paling populer yaitu 2,4-GHz dapat tersumbat oleh derau dari jaringan tetangga dan perangkat lain.
  • Pada setiap reboot atau pada waktu yang dijadwalkan, router memilih saluran yang paling bebas dari gangguan. Router biasanya menangani tugas ini sendiri dengan cukup baik, tetapi mungkin saja untuk diberikan intervensi.
  • Misalnya, pengguna dapat mengonfigurasi router untuk mencari saluran tersumbat secara otomatis dengan lebih sering atau bahkan mengaturnya secara manual. Beberapa router juga memungkinkan pengguna untuk mengubah kekuatan sinyal WiFi. Periksa setelan router untuk melihat apakah sudah disetel ke nilai maksimum.

4. Pindah ke 5 GHz

  • Jika router pengguna saat ini tidak mendukung pita 5 GHz, pengguna dapat mencoba meningkatkan ke versi yang lebih modern dengan dukungan untuk standar 802.11ac atau WiFi 5.
  • Saat ini, tidak perlu menggunakan 802.11ax atau WiFi 6 yang lebih canggih, yang mungkin masih cukup mahal. Meningkatkan ke WiFi 6 kemungkinan akan memiliki dampak yang nyata hanya jika pengguna memiliki banyak perangkat WiFi yang kekurangan lalu lintas di rumah.
  • Meski begitu, beralih ke 5 GHz masih memiliki kelemahan. Kelemahan dari frekuensi yang lebih tinggi adalah bahwa sinyal berkurang lebih cepat dengan jarak dan jangkauan efektif di apartemen atau rumah yang lebih besar bisa cukup mengecewakan.
  • Hal ini semua tergantung pada masalah jaringan WiFi pengguna. Jika spektrum 2,4 GHz di rumah tersumbat oleh jaringan orang lain dan 5 GHz tersedia, pembaruan itu akan sangat membantu.
  • Tetapi jika jaringan 2,4 GHz, pengguna tidak dapat menjangkau area lain di rumah karena jarak dan banyaknya dinding beton bertulang, 5 GHz mungkin juga tidak menjadi pilihan.

5. Gunakan kabel

baca juga
  • Menghubungkan melalui kabel seringkali merupakan solusi termudah dan termurah untuk masalah WiFi. Dengan menggunakan koneksi berkabel dapat memberikan dua manfaat utama.
  • Pertama, dapat menyelesaikan masalah di ruangan yang sulit menerima WiFi. Kedua, jika pengguna mentransfer setidaknya beberapa perangkat ke kabel, kualitas koneksi nirkabel pada perangkat lainnya cenderung meningkat.
  • Poin-poin di atas merupakan cara untuk meningkatkan WiFi di masa pandemi jika WiFi pengguna mengalami masalah. Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Bisa Menyadap HP Lewat WiFi? Kenali Cara Kerja dan Tips Mencegahnya

Apakah Bisa Menyadap HP Lewat WiFi? Kenali Cara Kerja dan Tips Mencegahnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:46 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:10 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Hashim Djojohadikusumo Mendadak Mundur dari Komisaris Utama WIFI

Hashim Djojohadikusumo Mendadak Mundur dari Komisaris Utama WIFI

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

Perluas Jangkauan Wi-Fi 7 di Rumah, TP-Link Hadirkan RE225BE

Perluas Jangkauan Wi-Fi 7 di Rumah, TP-Link Hadirkan RE225BE

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 14:44 WIB

7 Cara Menghubungkan Smart TV ke Wi-Fi Rumah untuk Nonton YouTube hingga Netflix

7 Cara Menghubungkan Smart TV ke Wi-Fi Rumah untuk Nonton YouTube hingga Netflix

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Terkini

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita

Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:34 WIB

Timnas Indonesia U-17 Hadapi 4 Negara di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Ini Jadwal Lengkapnya

Timnas Indonesia U-17 Hadapi 4 Negara di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Ini Jadwal Lengkapnya

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:32 WIB

Dana Pendidikan Tersedot MBG, Tak Ada yang Patut Dirayakan pada Hari Guru

Dana Pendidikan Tersedot MBG, Tak Ada yang Patut Dirayakan pada Hari Guru

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:25 WIB

×