Fenomena Ini Terlihat di Atas Kapal Titanic sebelum Terjadi Tragedi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 29 September 2020 | 10:30 WIB
Fenomena Ini Terlihat di Atas Kapal Titanic sebelum Terjadi Tragedi
Ilustrasi tragedi Titanic. [AFP]

Suara.com - Aurora borealis terlihat di atas RMS Titanic, ketika air membanjiri perut kapal tersebut dan perlahan membuatnya tenggelam.

Menurut perwira kedua di kapal terdekat Carpathia, James Bisset, tidak ada Bulan saat itu, tetapi aurora borealis terlihat berkilauan. Carpathia menanggapi sinyal SOS Titanic pada 14 April 1912, setelah kapal menabrak gunung es.

"Kondisi visibilitas atmosfer yang aneh semakin meningkat saat kami mendekati ladang es dengan sinar kehijauan dari aurora borealis yang berkilauan," tulis Bisset.

Para ilmuwan berpikir bahwa tampilan itu mungkin menunjukkan kekuatan lain yang berperan dalam kehancuran kapal. Aurora muncul ketika partikel bermuatan listrik dari Matahari menyapu Bumi.

Polar night berhiaskan Aurora Borealis di Svalbard, Norwegia [Shutterstock]
Ilustrasi kemunculan Aurora Borealis. [Shutterstock]

Medan magnet Bumi menyalurkan partikel-partikel ini ke kutub dan berinteraksi dengan gas di atmosfer untuk menciptakan aurora.

Mila Zinkova, ilmuwan cuaca independen, berpendapat bahwa aurora pada malam saat Titanic tenggelam bisa jadi berasal dari episode aktivitas Matahari yang intens, badai geomagnetik.

Badai semacam itu dapat mengganggu teknologi magnet dan listrik di Bumi, sehingga Zinkova berpikir mungkin saja badai Matahari telah mengguncang kompas, mengarahkan Titanic menuju kehancuran.

Ia menjelaskan teori tersebut dalam makalah yang diterbitkan bulan lalu di jurnal Royal Meteorological Society.

Namun, pakar lain mengatakan teori itu mustahil, meskipun ada kemungkinan bahwa cuaca luar angkasa telah menghambat upaya untuk menyelamatkan penumpang di kapal.

baca juga

Lawrence Beesley, seorang penumpang di Titanic, salah mengira aurora sebagai cahaya fajar saat ia menunggu penyelamatan di salah satu sekoci.

"Cahaya lembut meningkat untuk beberapa saat dan redup sedikit, bersinar lagi, dan kemudian tetap diam selama beberapa menit," tulis Beesley dalam catatannya tentang bencana tersebut.

Terlepas dari kecerahan aurora tersebut, data geomagnetik dari malam hari hanya menunjukkan ledakan kecil aktivitas di medan magnet Bumi.

Menurut Mike Hapgood, konsultan cuaca luar angkasa di Rutherford Appleton Laboratory, itu bisa menjelaskan aurora yang dilihat oleh para penumpang dan penyelamat, tetapi itu tidak cukup dihitung sebagai badai.

Terlebih lagi, ledakan kecil terjadi tepat sekitar waktu Titanic menabrak gunung es. Teori Zinkova hanya akan masuk akal jika telah terjadi badai geomagnetik jauh sebelum kapal tersebut tenggelam.

Bangkai kapal Titanic (Wikimedia Commons)
Bangkai kapal Titanic (Wikimedia Commons)

"Intinya adalah bahwa waktu yang salah untuk mempertimbangkan cuaca luar angkasa sebagai penyebab tabrakan dengan gunung es. Peristiwa cuaca luar angkasa terjadi setelah tabrakan," kata Hapgood, seperti dikutip Business Insider, Selasa (29/9/2020).

Meski begitu, salah satu aspek dari teori Zinkova mungkin benar. Aktivitas geomagnetik dapat mengganggu komunikasi radio kapal. Itu bisa menjelaskan mengapa kapal di dekatnya La Provence tidak pernah menerima sinyal SOS Titanic.

Di sisi lain, sebagian besar sejarawan mengaitkan tenggelamnya Titanic dengan Kapten E.J. Keputusan Smith untuk berlayar dengan kecepatan penuh melewati perairan es malam itu.

Faktor lain yang berkontribusi termasuk kurangnya teropong pengamatan dan kegagalan operator radio, menyampaikan peringatan es dari kapal lain kepada kapten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berisi Pesan Misterius, Mesin Telegraf Kapal Titanic Jadi Incaran

Berisi Pesan Misterius, Mesin Telegraf Kapal Titanic Jadi Incaran

Tekno | Minggu, 31 Mei 2020 | 08:00 WIB

Viral Tenaga Medis Hibur Diri Bikin Parodi Titanic, Publik: Kami Maklum

Viral Tenaga Medis Hibur Diri Bikin Parodi Titanic, Publik: Kami Maklum

News | Kamis, 16 April 2020 | 06:55 WIB

Jefri Nichol Akui Dirinya Terpesona dengan Sosok Aurora Ribero

Jefri Nichol Akui Dirinya Terpesona dengan Sosok Aurora Ribero

Video | Sabtu, 14 Maret 2020 | 12:42 WIB

Jefri Nichol Ngaku Terpesona dengan Aurora Ribero

Jefri Nichol Ngaku Terpesona dengan Aurora Ribero

Entertainment | Sabtu, 14 Maret 2020 | 07:30 WIB

Jefri Nichol Nyaman Banget Akting dengan Aurora Ribero

Jefri Nichol Nyaman Banget Akting dengan Aurora Ribero

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2020 | 16:21 WIB

Pertama Kalinya Aurora Terdeteksi di Bintang Katai Merah

Pertama Kalinya Aurora Terdeteksi di Bintang Katai Merah

Tekno | Kamis, 20 Februari 2020 | 07:47 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×