Protokol Baru, Jepang Perintahkan Pilot Militer untuk Lapor Penampakan UFO

Deutsche Welle

Rabu, 30 September 2020 | 05:00 WIB
Protokol Baru, Jepang Perintahkan Pilot Militer untuk Lapor Penampakan UFO
[DW Indonesia].

Sullivan juga mengutip sejumlah rekaman penampakan UFO dari warga sipil di seluruh Jepang. "Sebelumnya tidak ada protokol yang berlaku, seperti yang telah dikonfirmasi oleh para saksi pilot yang saya ajak bicara, jadi tidak ada cara untuk melaporkan secara resmi insiden semacam ini," kata Sullivan kepada DW.

"Laporan sudah diajukan dan pihak berwenang memiliki datanya, tetapi pihak berwenang sebelumnya tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan (data) itu, jadi saya berharap hal itu akan berubah sekarang," tambahnya.

Salah satu orang yang telah diwawancarai Sullivan adalah Mamoru Sato, komandan sayap di Angkatan Pertahanan Udara yang mengumpulkan kesaksian dari sejumlah pilot militer lain yang pernah bertemu dengan UFO.

"Laporan tersebut disambut dengan ejekan dan pihak berwenang menolak untuk menanggapinya dengan serius," kata Sullivan.

Laporan tersebut di antaranya berupa, penampakan "piring" terbang dari jarak dekat yang kemudian menghilang dengan kecepatan tinggi, dan penampakan serangkaian pesawat yang bergerak dengan kecepatan melebihi kemampuan pesawat konvensional yang disaksikan seluruh skuadron pilot Jepang di darat di pangkalan udara.

Shigeru Ishiba, seorang politisi dari Partai Demokrat Liberal, juga pernah mengajukan permintaan informasi tentang penampakan UFO saat dia menjabat sebagai Menhan pada tahun 2007.

'Penjelasan alternatif' Jepang tampaknya menjadi semacam “sarang” atas penampakan UFO.

Pada November 2016 dilaporkan ada penampakan benda berbentuk bulat berwarna hijau yang berkedip, di atas kota Niigata.

Sebelumnya, pada Juli 2015 dilaporkan ada penampakan "10 benda berbentuk bola berwarna putih" yang terbang di langit Osaka.

baca juga

Pada Januari 2014, puluhan orang di Okinawa juga melihat "cahaya misterius" di langit. Namun, tak sedikit yang skeptis terhadap UFO.

Bagi mereka, peristiwa seperti penampakan bola berkilau di dataran tinggi di utara Jepang pada awal musim panas, dan video Pentagon, hanyalah misteri yang belum terpecahkan.

"Ada penjelasan alternatif untuk setidaknya beberapa dari penampakan ini," kata Jun Okumura, seorang analis di Institut Meiji untuk Urusan Global, kepada DW.

"Sama seperti beberapa kejahatan yang 'tidak terpecahkan,' beberapa objek terbang ini 'tidak teridentifikasi' sampai benda-benda itu akhirnya diidentifikasi. Dan setelahnya benda-benda itu bukan lagi UFO."

Namun, lagi-lagi pengamat UFO Sullivan mengatakan dia telah berkomunikasi dengan begitu banyak orang Jepang yang telah melihat benda tak dikenal ini dan ingin tahu lebih banyak tentang fenomena tersebut.

Di Jepang, ada banyak acara “pengamatan langit” bagi orang-orang yang percaya bahwa negaranya adalah tujuan bagi makhluk cerdas luar angkasa.

"Jepang adalah salah satu dari sedikit tempat di dunia, di mana empat lempeng tektonik bertemu dan ada aktivitas vulkanik tingkat tinggi," kata Sullivan, sembari mengklaim bahwa aktivitas UFO sering ditemukan di sekitar gunung berapi.

Dengan protokol baru ini, Sullivan berharap personel militer yang mungkin enggan melaporkan pertemuan dengan UFO karena takut diejek, sekarang bisa melaporkannya. Ia juga berharap kelak datanya akan diungkap kepada khalayak yang lebih luas. (pkp/gtp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati

Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Mengulas Sisi Manusiawi dari Jasa Sewa Peran Keluarga di Film Rental Family

Mengulas Sisi Manusiawi dari Jasa Sewa Peran Keluarga di Film Rental Family

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:25 WIB

Ha Young Minta Maaf Tertulis Usai Buat Kegaduhan Soal Keluaga Pro-Jepang

Ha Young Minta Maaf Tertulis Usai Buat Kegaduhan Soal Keluaga Pro-Jepang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:05 WIB

3 Karakter Hijab untuk Perempuan dengan Aktivitas yang Beragam

3 Karakter Hijab untuk Perempuan dengan Aktivitas yang Beragam

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:06 WIB

Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik

Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Menopause Bukan Akhir dari Aktivitas Perempuan, Kenali Perubahan dan Cara Menjalaninya

Menopause Bukan Akhir dari Aktivitas Perempuan, Kenali Perubahan dan Cara Menjalaninya

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp9.200 Triliun, Indonesia Makin Bergantung pada Utang China-Jepang

Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp9.200 Triliun, Indonesia Makin Bergantung pada Utang China-Jepang

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Jelajahi Jepang dengan Cashback 10% dari BRI Kartu Kredit JCB Platinum

Jelajahi Jepang dengan Cashback 10% dari BRI Kartu Kredit JCB Platinum

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×