Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp9.200 Triliun, Indonesia Makin Bergantung pada Utang China-Jepang

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:05 WIB
Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp9.200 Triliun, Indonesia Makin Bergantung pada Utang China-Jepang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Kebutuhan pembiayaan naik dari Rp7.400 triliun ke Rp9.200 triliun.
  • Pemerintah melirik Panda Bond China dan Samurai Bond Jepang.
  • Diversifikasi utang diperlukan, tapi risiko beban pembiayaan ikut membesar.

Suara.com - Kebutuhan pembiayaan ekonomi Indonesia diproyeksikan terus membengkak dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah memperkirakan kebutuhan tersebut melonjak dari sekitar Rp7.400 triliun pada 2026 menjadi Rp9.200 triliun pada 2029.

Angka tersebut menunjukkan tantangan besar yang harus dihadapi pemerintah untuk menjaga roda ekonomi tetap bergerak. Di tengah kebutuhan dana yang semakin besar, pemerintah mulai melirik sumber pembiayaan dari luar negeri, termasuk melalui Panda Bond dari China dan Samurai Bond dari Jepang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan peningkatan kebutuhan pembiayaan membuat Indonesia harus mencari sumber dana yang lebih beragam.

"Kita harus terus jaga, karena pembiayaan ekonomi yang di tahun 2026 itu sekitar Rp7.400 triliun, itu akan meningkat ke Rp9.200 triliun di tahun 2029," ujar Airlangga di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/8/2026).

Menurut dia, diversifikasi sumber pembiayaan menjadi penting agar Indonesia tidak hanya mengandalkan satu sumber dana. Panda Bond dan Samurai Bond menjadi dua instrumen yang dinilai dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

"Nah, ini mungkin beberapa yang bisa didorong, selain Panda Bond tentu Samurai Bond. Jadi kalau kita bisa dorong diversifikasi, tentu akan lebih baik," katanya.

Namun, di balik upaya mencari sumber pembiayaan baru tersebut, terdapat persoalan yang tidak kecil. Kebutuhan dana ekonomi yang terus meningkat berarti tekanan untuk memperoleh pembiayaan juga semakin besar.

Artinya, semakin besar kebutuhan pembiayaan yang harus dipenuhi, semakin besar pula tantangan pemerintah menjaga biaya utang tetap terkendali serta memastikan tambahan dana tersebut benar-benar menghasilkan pertumbuhan ekonomi.

Airlangga menilai Indonesia memiliki modal yang cukup kuat untuk menarik pembiayaan dari pasar China. Salah satunya terlihat dari besarnya hubungan perdagangan kedua negara yang mencapai US$150 miliar.

baca juga

Selain itu, Indonesia dan China juga memiliki bilateral swap arrangement senilai US$50 miliar.

"Pertama AAA, kedua trade kita dengan China itu 150 billion US dollar. Kemudian kita punya bilateral swap arrangement itu 50 billion US dollar. Jadi kalau ini adalah momentum kita juga untuk diversifikasi daripada pinjaman," ujar Airlangga.

Pemerintah juga mencoba meyakinkan investor bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih memiliki daya tarik. Airlangga menyebut sejumlah lembaga pemeringkat masih memberikan peringkat investment grade kepada Indonesia.

S&P memberikan peringkat BBB, R&I BBB, Fitch BBB, sementara Moody's memberikan Baa2. Untuk Panda Bond, Airlangga menyebut Indonesia mendapatkan peringkat AAA.

"Nah, tentu kalau AAA harus kita, Pak Yuda, kita harus bisa menarik lebih besar Panda Bond," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Jelajahi Jepang dengan Cashback 10% dari BRI Kartu Kredit JCB Platinum

Jelajahi Jepang dengan Cashback 10% dari BRI Kartu Kredit JCB Platinum

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Warga RI Mulai Cemas! Keyakinan Ekonomi Juli 2026 Turun, Cicilan Malah Naik

Warga RI Mulai Cemas! Keyakinan Ekonomi Juli 2026 Turun, Cicilan Malah Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Terkini

Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi

Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:05 WIB

BRI Siapkan KPR DP 1% Hingga Tenor 30 Tahun untuk Danantara Housing Expo 2026

BRI Siapkan KPR DP 1% Hingga Tenor 30 Tahun untuk Danantara Housing Expo 2026

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:02 WIB

Avanza Seret Vixion di Palembang Ternyata Berawal dari Rencana Buka Warung Kopi

Avanza Seret Vixion di Palembang Ternyata Berawal dari Rencana Buka Warung Kopi

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Ulasan The Kidnapping Day: Menemukan Makna Keluarga dari Kisah Penculikan

Ulasan The Kidnapping Day: Menemukan Makna Keluarga dari Kisah Penculikan

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:00 WIB

5 HP Realme RAM 8 GB Murah Mulai Rp1 Jutaan, Ini Pilihannya

5 HP Realme RAM 8 GB Murah Mulai Rp1 Jutaan, Ini Pilihannya

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:00 WIB

BRI Dukung Edukasi Keamanan Transaksi Digital dan Bahaya Modus Penipuan di Situbondo

BRI Dukung Edukasi Keamanan Transaksi Digital dan Bahaya Modus Penipuan di Situbondo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara

Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara

Kalbar | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Pemilik KM Mutiara Sentosa II Diduga Bermasalah, 3 Kali Alami Kecelakaan Kapal

Pemilik KM Mutiara Sentosa II Diduga Bermasalah, 3 Kali Alami Kecelakaan Kapal

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Diduga Intimidasi Warga yang Nongkrong, Polresta Solo Amankan 4 Orang

Diduga Intimidasi Warga yang Nongkrong, Polresta Solo Amankan 4 Orang

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Poco C81 Pro Bikin HP Entry-Level Makin Gahar, Bawa Baterai 6000mAh dan Layar 120Hz

Poco C81 Pro Bikin HP Entry-Level Makin Gahar, Bawa Baterai 6000mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:56 WIB

×