Cara Melihat Planet Mars di Langit Malam Ini

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 06 Oktober 2020 | 14:00 WIB
Cara Melihat Planet Mars di Langit Malam Ini
Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]

Suara.com - Planet Mars akan berada di titik terdekatnya dengan Bumi pada 6 Oktober, sebelum melakukan oposisi pada 14 Oktober mendatang.

Pada saat itu, Matahari, Bumi, dan Mars akan berada segaris lurus di bidang tata surya. Artinya, dalam pandangan dari Bumi, planet Mars akan berada di arah yang berlawanan posisinya dari Matahari. Ketika Matahari terbenam, Mars baru akan terbit.

Pada waktu yang sama ketika planet Mars melewati oposisi, planet itu juga melakukan pendekatan terdekatnya ke Bumi yang disebut perigee dan membuatnya tampak sangat terang dan besar.

Waktu perigee planet Mars adalah waktu yang tepat untuk melakukan pengamatan karena berdekatan dengan Bumi di tata surya dengan jarak 55 juta kilometer dari Bumi dan memiliki variasi terbesar dalam semua planet dalam jaraknya dari Bumi.

Jarak terdekat Bumi dan Planet Mars. [YouTube/@Bobby van der Sluis]
Jarak terdekat Bumi dan Planet Mars. [YouTube/@Bobby van der Sluis]

Planet Mars akan berada di konstelasi Pisces dan akan naik di langit timur setelah Matahari terbenam. Planet Merah ini akan terbit sedikit lebih awal setiap malam selama sisa 2020.

Di dekat titik oposisi, kecerahan planet Mars akan mencapai magnitudo -1,6 dan bersinar dengan cahaya kemerahan stabil yang tidak berkelap-kelip. Mars akan tampak lebih terang dari bintang manapun.

Bahkan tanpa teleskop, planet Mars akan tampak berwarna oranye kemerahan yang merupakan akibat dari oksida besi di permukaan pasirnya.

Tapi bagi pengamat yang ingin melihat detail Planet Merah, pengamat dapat menggunakan bantuan teleskop, lensa mata, dan filter. Jika pengamat berada di lokasi yang minim polusi cahaya dan udara, pengamat dapat melihat detail Mars menggunakan konfigurasi teleskop kecil dengan bukaan 60 mm hingga 80 mm.

Jika pengamat ingin penampakan planet Mars yang lebih besar dan jelas untuk tampilan atau pencitraan visual, gunakan teleskop dengan panjang fokus dan bukaan lebih besar.

baca juga

Bukaan diafragma yang lebih besar juga memberikan gambar yang lebih terang dengan pembesaran tinggi.

Untuk lensa mata, hampir semua lensa okuler berkualitas bagus bisa digunakan, terutama lensa yang akan menghasilkan pembesaran sedang dan tinggi. Tetapi, pembesaran tertinggi yang dapat digunakan tergantung pada kondisi penglihatan dan apertur teleskop.

Sementara untuk mendapatkan detail fitur di permukaan Mars, pengamat dapat menggunakan satu atau dua filter warna. Filter merah akan memberikan kontras maksimum fitur permukaan, filter biru akan menunjukkan awan atmosfer planet Mars, filter hijau muda akan menyempurnakan bercak es dan kabut permukaan, hingga filter kuning akan mencerahkan daerah gurun.

Dilansir dari Cosmic Pursuits, Selasa (6/10/2020), mengingat periode rotasi Mars, pandangan pengamat terhadap planet akan berubah sedikit demi sedikit sepanjang malam pengamatan.

Planet Mars berputar ke arah yang sama dengan Bumi setiap 24 jam 37 menit. Jika pengamat mengamati Mars dengan pandangan yang benar dengan arah utara ke atas dan timur ke kiri, planet akan tampak bergerak dari kiri ke kanan sehingga fitur-fitur di permukaan akan tampak bergerak keluar dari pandangan 37 menit lebih awal setiap malam.

Planet Mars. [Shutterstock]
Planet Mars. [Shutterstock]

Menurut In the Sky, pengamat mulai dapat melihat Planet Mars pada sekitar pukul 18.56 WIB pada ketinggian 7 derajat di atas ufuk timur dan Planet Merah akan mencapai titik tertinggi di langit pada pukul 00.25 WIB dengan ketinggian 77 derajat di ufuk utara, hingga akhirnya menghilang saat senja pada pukul 05.23 dengan ketinggian 15 derajat di atas ufuk barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seniman Space Art Jogja Venzha Christ Buat Simulasi Kehidupan Planet Mars

Seniman Space Art Jogja Venzha Christ Buat Simulasi Kehidupan Planet Mars

Jogja | Selasa, 29 September 2020 | 15:46 WIB

5 Tempat Terbaik di Luar Angkasa Ini Cocok Mencari Kehidupan Alien

5 Tempat Terbaik di Luar Angkasa Ini Cocok Mencari Kehidupan Alien

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 10:30 WIB

Curiosity Mulai Bereksperimen di Planet Mars Cari Jejak Kehidupan Alien

Curiosity Mulai Bereksperimen di Planet Mars Cari Jejak Kehidupan Alien

Jatim | Jum'at, 18 September 2020 | 09:53 WIB

Penjelajah Mars Lakukan Eksperimen Pertama Cari Petunjuk Kehidupan

Penjelajah Mars Lakukan Eksperimen Pertama Cari Petunjuk Kehidupan

Tekno | Jum'at, 18 September 2020 | 07:30 WIB

Bilang ke Istri Kena Covid-19, Suami Ini Malah Asyik Bareng Selingkuhan

Bilang ke Istri Kena Covid-19, Suami Ini Malah Asyik Bareng Selingkuhan

Jabar | Kamis, 17 September 2020 | 16:55 WIB

Elon Musk Siap Kirim Manusia ke Mars pada 2024

Elon Musk Siap Kirim Manusia ke Mars pada 2024

Tekno | Senin, 14 September 2020 | 12:03 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×