facebook

Gunakan Font Google, Spanduk Gorengan Ini Bikin Salah Fokus

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Gunakan Font Google, Spanduk Gorengan Ini Bikin Salah Fokus
Ilustrasi gorengan. (Shutterstock)

Spanduk gorengan pinggir jalan, yang menggunakan desain dan font atau jenis huruf ala Google.

Suara.com - Trik pemasaran setiap barang ataupun jasa terkadang harus menggunakan ide dan konsep yang unik agar menarik perhatian calon pembeli. Seperti spanduk gorengan pinggir jalan, yang menggunakan desain dan font atau jenis huruf ala Google.

Dibagikan kembali oleh akun Twitter @nocontextwarung pada 13 Oktober, pemilik akun mengunggah gambar penampakan dari spanduk yang terpasang di bagian atas warung gorengan tersebut.

Tak hanya menggunakan jenis huruf yang sama seperti Google, warna setiap hurufnya pun dibuat mirip, yaitu tersusun dari warna biru, merah, kuning, dan hijau khas perusahaan teknologi tersebut yang membentuk kata "Gorengan".

Latar spanduk berwarna putih, di bagian bawah kata Gorengan tertulis pemilik warung bernama Bu Kar, juga menggunakan jenis huruf Google namun ditulis dalam warna abu-abu muda.

Baca Juga: Google Duo Merilis Fitur Terbaru, Bisa Screen Sharing

Spanduk jualan gorengan ala Google. [Twitter]
Spanduk jualan gorengan ala Google. [Twitter]

Selain itu, spanduk itu juga memiliki desain seperti tampilan halaman awal di mesin pencarian Google, di mana terdapat kotak penelusuran. Dalam kotak penelusuran itu, tertulis jenis-jenis gorengan yang dijual, seperti tahu bakso crispy, tempe, tahu, bakwan, pisang, hingga combro.

Agar terlihat semakin mirip dengan tampilan awal halaman pencarian, bagian Google Search dan I'm Feeling Lucky yang umumnya muncul dalam kotak berwarna abu-abu pada halaman awal Google itu diisi oleh tulisan "Menerima Pesanan" dan nomor telepon pemilik warung.

Tingkat kemiripan spanduk tersebut dengan Google pun membuat warganet memuji pembuat desain dan ide konsep pemasarannya. Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 3.500 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.

"Ini pasti Larry Page waktu punya usaha sampingan," tulis akun @wulan_1209.

"Gila idenya mantul," komentar @CassimiraC.

Baca Juga: Ikut Demo, Dosen Ini Beri Nilai A Mahasiswanya

"Google dengan kearifan lokal," tambah @OktiPnamasari.

Komentar