Roket Blue Origin Uji Sistem Pendaratan Manusia di Bulan, Kelak buat Turis

BBC

BBC

Kamis, 15 Oktober 2020 | 22:40 WIB
Roket Blue Origin Uji Sistem Pendaratan Manusia di Bulan, Kelak buat Turis
[BBC].

Suara.com - Roket buatan Blue Origin, perusahaan antariksa yang dibiayai pendiri Amazon, Jeff Bezos, menguji teknologi yang akan mendaratkan astronot ke Bulan pada tahun 2024.

Roket bernama New Shepard itu dapat mendarat secara vertikal di permukaan tanah setelah kembali dari ruang angkasa.

Roket itu membawa sensor, komputer, dan perangkat lunak yang dirancang membantu wahana antariksa mendarat secara presisi.

NASA ingin melihat bagaimana teknologi itu beroperasi di Bumi sebelum nantinya dikirim ke Bulan.

Peluncuran uji coba, Selasa (13/10), adalah yang ketujuh untuk kendaraan New Shepard Blue Origin. Wahana itu sebenarnya dirancang untuk membawa wisatawan ruang angkasa dalam perjalanan "sub-orbital" singkat.

https://twitter.com/NASA_Technology/status/1316046059454582785

Wahana yang dibuat dengan sokongan dana Jeff Bezos itu nantinya akan membawa penumpang hingga ketinggian sekitar 100 kilometer di atas Bumi. Jarak itu memungkinkan mereka merasakan gayaberat mikro.

Para penumpang akan dibawa dalam kapsul kru yang dipasang di atas New Shepard.

Wahana bertekanan udara ini adalah kapsul berjendela terbesar yang pernah dikirim ke luar angkasa, menurut klaim Blue Origin.

baca juga

Setelah mencapai luar angkasa, kapsul ini akan terpisah dari mesin pendorongnya. Keduanya lalu jatuh ke Bumi.

Selama tes Selasa kemarin (dikenal sebagai istilah NS-13), kapsul dengan lembut diterjunkan ke bawah. Adapun roket mendarat secara vertikal dengan sempurna.

"Penerbangan ini memberi banyak masukan berharga. Simulasi pendaratan di Bulan dengan New Shepard adalah pendahuluan yang bagus untuk pencapaian program Artemis bagiAmerika," kata Bob Smith, pimpinan eksekutif Blue Origin.

Muatan yang dibawa New Shepard disebut Splice, yang merupakan singkatan dari Safe and Precise Landing - Integrated Capabilities Evolution (Pendaratan yang Aman dan Tepat - Evolusi Kemampuan Terintegrasi).

Splice terdiri dari dua sistem sensor, komputer dan algoritme lanjutan, yaitu serangkaian instruksi yang akan dijalankan komputer.

Tujuan pengiriman Splice melalui New Shepard adalah menguji bagaimana elemen berbeda dari muatan itu dapat bekerja secara terintegrasi.

"Kami menggunakan pengembangan sensor yang terbaik di NASA, satu atau dua penawaran komersial, menempatkannya pada modul penggerak New Shepard," kata Stefan Bieniawski, insinyur senior di Blue Origin.

"Apa yang benar-benar berharga tentang modul penggerak ini adalah datang jauh-jauh dari luar angkasa dan melakukan pendaratan pendorong, yang sangat mirip dengan apa yang ingin kami lakukan dengan pendaratan di Bulan."

Sistem sensor Splice pertama dikembangkan oleh Draper, sebuah organisasi penelitian yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Sistem ini dirancang untuk melakukan "navigasi relatif medan". Kamera dalam sistem ini mengumpulkan informasi tentang lingkungan sekitar, yang kemudian dibandingkan dengan peta yang dimuat sebelumnya.

Tujuannya adalah menentukan lokasi tepat kendaraan.

Karena pada tahun 1960-an NASA hanya memiliki peta Bulan beresolusi rendah, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin hampir jatuh di lapangan batu besar selama pendaratan bersejarah Apollo 11.

NASA ingin menghindari hal itu terulang lagi. Jadi sistem sensor seperti Draper dibuat agar pendaratan lebih aman.

"Target pendaratan Apollo berjarak beberapa mil, sementara target pendaratan kami 100 meter," kata Stefan Bieniawski.

Sistem sensor kedua wahana ini bernama Navigation Doppler Lidar, yang dikembangkan di Pusat Penelitian Langley milik NASA di Virginia.

Sistem sensor ini juga dirancang membantu kendaraan mendarat secara presisi. Namun mereka juga dapat mengirim sinar laser ke permukaan planet dan mendeteksi sinyal yang dipantulkan untuk menentukan kecepatan dan ketinggian kendaraan.

Blue Origin adalah merupakan anggota tim yang dikontrak NASA untuk mulai mengembangkan teknologi pendarat di Bulan. Jika berhasil, proyek ini akan mengembalikan manusia ke permukaan Bulan untuk pertama kalinya sejak tahun 1972.

Di bawah program Artemis, NASA berencana mengirim seorang pria dan seorang wanita ke kutub selatan Bulan. Tapi itu hanya langkah awal dalam rencana yang lebih besar untuk membangun kehadiran manusia secara jangka panjang di Bulan.

Roket New Shepard yang memiliki tinggi 18 meter diluncurkan dari fasilitas uji Blue Origin di dekat Van Horn, Texas. Wahana ini bisa mencapai ketinggian hingga 105 kilometer di atas permukaan Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:01 WIB

Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar

Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 12:20 WIB

Ramai Keluhan Warga soal Sumbangan Dipaksa di Senen, PMI DKI Jakarta Buka Suara

Ramai Keluhan Warga soal Sumbangan Dipaksa di Senen, PMI DKI Jakarta Buka Suara

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:54 WIB

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:47 WIB

Tren Liburan Berubah, Wisatawan Kini Mencari Pengalaman Lokal yang Tak Terlupakan

Tren Liburan Berubah, Wisatawan Kini Mencari Pengalaman Lokal yang Tak Terlupakan

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 14:17 WIB

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 07:30 WIB

Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:29 WIB

Akses Tugu Monas Tutup Total, Wisatawan Hanya Bisa Keliling Kawasan

Akses Tugu Monas Tutup Total, Wisatawan Hanya Bisa Keliling Kawasan

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:01 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×