Ternyata, Kelelawar Vampir Juga Lakukan Social Distancing saat Sakit

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 28 Oktober 2020 | 07:45 WIB
Ternyata, Kelelawar Vampir Juga Lakukan Social Distancing saat Sakit
Ilustrasi kelelawar buah. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian terbaru menunjukkan kelelawar vampir yang hidup di alam liar, juga melakukan social distancing atau menjauhkan diri secara sosial ketika merasa sakit dan menghabiskan lebih sedikit waktu berinteraksi dengan sesamanya.

Para ilmuwan menangkap 31 kelelawar vampir betina dewasa dari pohon berlubang di Lamanai, Amerika Tengah. Tim menyuntik setengah kelelawar dengan endotoksin untuk membuat hewan itu sakit, sementara separuh kelelawar lainnya mendapatkan suntikan garam yang tidak berbahaya.

Para ilmuwan kemudian menempelken sensor jarak ke kelelawar dan melepaskannya kembali ke pohon.

"Sensor memberi tahu kami informasi tentang bagaimana perilaku sosial kelelawar ini berubah dari jam ke jam dan bahkan menit ke menit selama siang dan malam, bahkan saat mereka bersembunyi di kegelapan," kata Simon Ripperger, penulis utama penelitian dari Ohio State University, seperti dikutip Dailymail, Rabu (28/10/2020).

Ilustrasi kelelawar. [Kelelawar].
Ilustrasi kelelawar. [Kelelawar].

Para ahli menemukan bahwa kelelawar yang sakit berhubungan dengan lebih sedikit kelelawar lain di satu kelompok, menghabiskan lebih sedikit waktu, dan kurang berhubungan secara sosial dengan kelelawar satu kelompok yang sehat.

Tim ilmuwan mengatakan, jarak sosial yang disebabkan penyakit pada hewan mungkin umum terjadi di seluruh spesies.

"Ketika hewan sakit, mereka lebih sedikit bertemu dengan individu," tulis para ilmuwan dalam penelitian yang diterbitkan di Behavioral Ecology.

Para ahli melacak perubahan dari waktu ke waktu di antara 16 kelelawar sakit yang telah menerima suntikan endotoksin. Dalam enam jam setelah penyuntikan, kelelawar yang sakit rata-rata berhubungan dengan empat spesies lainnya lebih sedikit, daripada kelelawar yang disuntik larutan garam.

Rata-rata kelelawar yang disuntik dengan larutan garam memiliki peluang 49 persen untuk berhubungan dengan setiap kelelawar lainnya, tetapi hanya 35 persen kemungkinan dengan kelelawar yang sakit.

baca juga

Selama masa penyembuhan, kelelawar yang sakit juga menghabiskan 25 menit lebih sedikit untuk bergaul dengan kelelawar lain.

Perbedaan tersebut menurun setelah masa penyembuhan dan saat kelelawar sedang tidur atau mencari makan di luar tempat tinggalnya.

Ilmuwan sebelumnya telah melihat perilaku social distancing dalam kondisi laboratorium, tetapi ingin mengetahui apakah itu juga terjadi di alam liar.

Studi ini telah mengungkapkan bahwa kelelawar yang diinjeksi endotoksin secara fisiologis memiliki kekebalan tubuh, tidur lebih banyak, lebih sedikit bergerak, dan bahkan menghasilkan lebih sedikit panggilan vokal kepada sesama.

Ilustrasi social distancing. (Shutterstock)
Ilustrasi social distancing. (Shutterstock)

Karena hal itu, kelelawar dapat memperlambat penyebaran patogen yang ditularkan pada probabilitas lebih tinggi dengan tigkat kontak fisik yang lebih tinggi.

Para ahli menambahkan karena teknologi pelacakan meningkatkan kapasitas untuk membuat jaringan sosial hewan dari kumpulan data besar, diharapkan penelitian itu memberikan wawasan baru tentang pola dan proses yang mendasari penyebaran patogen, informasi, atau keadaan perilaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Terbaru: Orang Berdarah O dan B Lebih Tahan Covid-19?

Penelitian Terbaru: Orang Berdarah O dan B Lebih Tahan Covid-19?

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Penelitian Terbaru: 86 Persen Orang Positif Covid-19, Tanpa Gejala

Penelitian Terbaru: 86 Persen Orang Positif Covid-19, Tanpa Gejala

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Penelitian Terbaru: Covid-19 Bisa Bertahan di Kulit Manusia Hingga 9 Jam

Penelitian Terbaru: Covid-19 Bisa Bertahan di Kulit Manusia Hingga 9 Jam

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Terungkap! Pentingnya Ventilasi Menghentikan Penyebaran Covid-19

Terungkap! Pentingnya Ventilasi Menghentikan Penyebaran Covid-19

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2020 | 17:30 WIB

Wow! 2.500 Spesies Asing Baru Akan Muncul di Eropa pada 2050

Wow! 2.500 Spesies Asing Baru Akan Muncul di Eropa pada 2050

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 14:30 WIB

Penelitian Ungkap Gen Manusia Purba Ini Lebih Beresiko Tertular Covid-19

Penelitian Ungkap Gen Manusia Purba Ini Lebih Beresiko Tertular Covid-19

Batam | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 09:33 WIB

Terkini

Prabowo Gelar Rapat Karhutla di Istana, Bakal Bahas Tawaran Bantuan Malaysia

Prabowo Gelar Rapat Karhutla di Istana, Bakal Bahas Tawaran Bantuan Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Ulasan Be With You: Jika Hujan Bisa Membawa Kembali Orang yang Kita Rindu

Ulasan Be With You: Jika Hujan Bisa Membawa Kembali Orang yang Kita Rindu

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Polres Kudus Bersinergi Perkuat Perlindungan JKN bagi Masyarakat Kelompok Rentan

Polres Kudus Bersinergi Perkuat Perlindungan JKN bagi Masyarakat Kelompok Rentan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Anak Aktif atau ADHD? Kenali Gejala yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Anak Aktif atau ADHD? Kenali Gejala yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Apakah Semakin Mahal Skincare Semakin Bagus Efeknya? Ini Faktanya

Apakah Semakin Mahal Skincare Semakin Bagus Efeknya? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis

BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis

Malang | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Istana Jawab Protes Negara Tetangga, Pemerintah Ungkap Sulitnya Padamkan Karhutla Gambut

Istana Jawab Protes Negara Tetangga, Pemerintah Ungkap Sulitnya Padamkan Karhutla Gambut

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:18 WIB

KPK Geledah 3 Lokasi di Pemalang, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Kasus Anom

KPK Geledah 3 Lokasi di Pemalang, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Kasus Anom

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:18 WIB

MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM

MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Sugiono Berpamitan, Arrmanatha Nasir Resmi Melanjutkan Estafet Menlu

Sugiono Berpamitan, Arrmanatha Nasir Resmi Melanjutkan Estafet Menlu

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:17 WIB

×