Terungkap! Pentingnya Ventilasi Menghentikan Penyebaran Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 06 Oktober 2020 | 17:30 WIB
Terungkap! Pentingnya Ventilasi Menghentikan Penyebaran Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Pemberlakuan aturan PSBB kembali membuat banyak orang harus beraktivitas dari rumah dan berada di dalam ruangan. Beberapa penelitian baru menunjukkan, betapa pentingnya ventilasi dan aliran udara dalam penyebaran virus Corona (Covid-19), baik di kamar, rumah, kantor, ruang kelas, gym, kereta komuter, hingga pesawat terbang.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa beberapa sistem ventilasi pasti berfungsi lebih baik dari yang lain, sehingga sangat dianjurkan untuk tetap memakai masker penutup wajah dan membuka jendela.

Sebagian besar bukti sekarang melaporkan bahwa Covid-19 menyebar melalui tetesan air liur di udara dan aerosol yang lebih kecil, disemprot keluar ke lingkungan melalui batuk, bersin, bernapas, dan berbicara.

Partikel-partikel kecil di udara ini dapat menyebar melalui udara dan kemungkinan besar bertahan selama rentang waktu tertentu.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Oleh karena itu, aliran udara menjadi faktor penting untuk memahami bagaimana Covid-19 dapat menyebar di antara manusia, terutama dalam konteks kantor, restoran, atau pesawat.

Penelitian terbaru yang dilakukan University of Cambridge menunjukkan, sistem ventilasi di banyak gedung perkantoran modern dapat meningkatkan risiko paparan virus Corona.

Dilaporkan dalam Journal of Fluid Mechanics, risiko penularan melalui sistem ventilasi melibatkan sejumlah faktor, mulai dari penempatan ventilasi, jendela, dan pintu hingga aliran yang dihasilkan oleh panas yang dipancarkan oleh manusia dan peralatan lain di dalam sebuah gedung.

Risiko penularan juga bervariasi antara berbagai jenis sistem ventilasi. Ventilasi pencampuran (mixing ventilation) yang paling umum pada bangunan kontemporer, menggunakan ventilasi masuk dan keluar untuk menjaga kondisi selaras di semua bagian ruangan, yang berpotensi menyebarkan kontaminan udara ke seluruh ruangan.

Di sisi lain, ventilasi perpindahan (sistem kurang umum yang menempatkan ventilasi di bagian bawah dan atas ruangan untuk menciptakan zona bawah yang lebih dingin dan zona atas yang lebih hangat), tampaknya paling efektif dalam mengurangi risiko paparan.

baca juga

Meski begitu, penelitian ini juga menyoroti keefektifan masker wajah dalam mengurangi penyebaran napas yang dihembuskan dan penyebaran aerosol melalui ruang dalam ruangan terbatas.

"Masker menghentikan tetesan yang lebih besar, dan masker tiga lapis mengurangi jumlah kontaminan yang disirkulasi ulang melalui ruangan berventilasi," kata Profesor Paul Linden, penulis utama penelitian dari Department of Applied Mathematics and Theoretical Physics Cambridge, seperti dikutip IFL Science, Selasa (6/10/2020).

Selain itu, membuka jendela juga terbukti dapat mengurangi risiko penularan. Linden menambahkan bahwa menjaga jendela tetap terbuka dan memakai masker adalah pilihan terbaik.

Penelitian lainnya mengamati lingkungan di pesawat yang menimbulkan kekhawatiran karena ruangan di pesawat, sangat sempit dan orang-orang di dalamnya tidak mungkin membuka jendela. Tetapi, ada beberapa strategi sederhana yang bisa digunakan untuk mengurangi risiko pemaparan.

Menurut studi terbaru yang diterbitkan oleh JAMA Patient Page menunjukkan bahwa udara di pesawat komersial masuk dan keluar kabin pada baris kursi yang sama atau baris di dekatnya. Ada aliran udara yang relatif sedikit ke depan dan ke belakang antar baris, sehingga kecil kemungkinannya untuk menyebarkan partikel pernapasan antar baris.

Ilustrasi ventilasi pesawat. [Ulrike Mai/Pixabay]
Ilustrasi ventilasi pesawat. [Ulrike Mai/Pixabay]

Selain itu, para ilmuwan mencatat aliran udara di pesawat sebenarnya lebih cepat daripada bangunan dalam ruangan pada umumnya. Dengan kata lain, risikonya tampak lebih rendah daripada yang diasumsikan sebelumnya.

Cara terbaik untuk mengurangi risiko penyebaran di pesawat adalah menjaga jarak sejauh mungkin dari penumpang lain di bandara, jangan berjalan ke mana-mana jika merasa tidak enak badan, dan selalu menggunakan masker wajah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Ini Penyebab Penyebaran Cepat Covid-19

Terungkap! Ini Penyebab Penyebaran Cepat Covid-19

Tekno | Sabtu, 26 September 2020 | 12:15 WIB

Penelitian Terbaru: Partikel Covid-19 Bertahan di Lift Selama 30 Menit

Penelitian Terbaru: Partikel Covid-19 Bertahan di Lift Selama 30 Menit

Tekno | Jum'at, 25 September 2020 | 11:30 WIB

Waduh! Di Jateng Muncul Klaster Baru, Santri Pesantren Terpapar Covid-19

Waduh! Di Jateng Muncul Klaster Baru, Santri Pesantren Terpapar Covid-19

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2020 | 18:15 WIB

Fauci: Ada 3 Tempat Bisnis Paling Berisiko Terkait Penyebaran Covid-19

Fauci: Ada 3 Tempat Bisnis Paling Berisiko Terkait Penyebaran Covid-19

Health | Selasa, 22 September 2020 | 13:21 WIB

CDC Akui Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara Sejauh 1,8 Meter

CDC Akui Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara Sejauh 1,8 Meter

Tekno | Selasa, 22 September 2020 | 07:45 WIB

Penilitian Terbaru: Orang Berkacamata, 5 Kali Lebih Kecil Tertular Covid-19

Penilitian Terbaru: Orang Berkacamata, 5 Kali Lebih Kecil Tertular Covid-19

Tekno | Jum'at, 18 September 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×