Canggih! Teknologi AI Disiapkan untuk Deteksi Dini Covid-19 Lewat Batuk

Dythia Novianty

Minggu, 01 November 2020 | 12:45 WIB
Canggih! Teknologi AI Disiapkan untuk Deteksi Dini Covid-19 Lewat Batuk
Ilustrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). [Shutterstock]

Suara.com - Teknologi kecerdasan buatan (AI) tengah dikembangkan peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Nantinya, memiliki kemampuan mendeteksi dini Covid-19 lewat suara batuk.

Sebagaimana melansir laman Antara dari Tech Crunch, Minggu (1/11/2020), sebelumnya AI telah dibuat untuk mendeteksi kondisi seperti pneumonia, asma, dan penyakit neuromuskuler. Sebelum pandemi, peneliti Brian Subirana telah menunjukkan bahwa batuk dapat membantu memprediksi Alzheimer.

Baru-baru ini, Subirana berpikir jika AI mampu memberi tahu begitu banyak hal, termasuk Covid-19. Dia bersama timnya membuat situs web, di mana orang-orang dapat berkontribusi merekam suara batuk mereka untuk data penelitian.

Ribuan sampel digunakan untuk melatih AI tersebut. AI mendeteksi pola halus dalam kekuatan vokal, kinerja paru-paru dan pernapasan, serta degradasi otot, hingga dapat mengidentifikasi 100 persen batuk oleh pembawa Covid-19 asimtomatik dan 98,5 persen yang bergejala, dengan spesifisitas masing-masing 83 persen dan 94 persen, yang berarti hasil cukup akurat.

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Ilustasi batuk. (Shutterstock)

"Menurut kami ini menunjukkan bahwa cara Anda menghasilkan suara berubah ketika Anda terkena Covid-19, bahkan jika tidak menunjukkan gejala," kata Subirana tentang temuan itu.

Namun, dia mengingatkan bahwa meskipun sistem ini bagus dalam mendeteksi batuk tidak sehat, sistem ini tidak boleh digunakan sebagai alat diagnosis untuk orang dengan gejala tetapi tidak yakin dengan penyebab yang mendasarinya.

"Alat tersebut mendeteksi fitur yang memungkinkannya membedakan subjek yang memiliki Covid-19 dan yang tidak," kata Subirana.

Penelitian sebelumnya, dia menambhakan, menunjukkan bahwa ada kemungkinan Anda dapat memiliki kondisi lain.
"Seseorang dapat merancang sistem yang akan membedakan antara banyak kondisi, tetapi fokus kami adalah memilih Covid-19," ujar Subirana.

Bagi mereka yang memperhatikan soal statistik, 100 persen bukanlah angka yang sering dilihat pada model AI. Temuan ini perlu dibuktikan pada kumpulan data lain dan diverifikasi oleh peneliti lain.

baca juga

Tim Subirana bekerja sama dengan beberapa rumah sakit untuk membangun kumpulan data yang lebih beragam. Tim penelitian tersebut juga bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk menyusun aplikasi, guna mendistribusikan alat untuk penggunaan yang lebih luas, jika mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, FDA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi AI Hidupkan Kembali 54 Kaisar Romawi Kuno

Teknologi AI Hidupkan Kembali 54 Kaisar Romawi Kuno

Tekno | Rabu, 30 September 2020 | 13:30 WIB

Pakai AI, YouTube Batasi Penggunanya Nonton Video Sesuai Umur

Pakai AI, YouTube Batasi Penggunanya Nonton Video Sesuai Umur

Tekno | Rabu, 23 September 2020 | 19:37 WIB

Canggih! Ada Teknologi AI Diklaim Bisa Deteksi Badai Besar

Canggih! Ada Teknologi AI Diklaim Bisa Deteksi Badai Besar

Tekno | Minggu, 06 September 2020 | 16:00 WIB

Melihat Implementasi AI pada ColorOS 7.2 Oppo Reno4

Melihat Implementasi AI pada ColorOS 7.2 Oppo Reno4

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2020 | 13:30 WIB

NASA Gunakan Teknologi AI Temukan 50 Planet Baru

NASA Gunakan Teknologi AI Temukan 50 Planet Baru

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2020 | 08:15 WIB

Kunjungi UAE, Indonesia Dapat Transfer Teknologi Tracing Laser Covid-19

Kunjungi UAE, Indonesia Dapat Transfer Teknologi Tracing Laser Covid-19

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 07:44 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

Setapol Ungkap Kondisi Tahanan Demo 27 Agustus: Ada yang Patah Jari hingga Luka Kepala

Setapol Ungkap Kondisi Tahanan Demo 27 Agustus: Ada yang Patah Jari hingga Luka Kepala

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:36 WIB

Eropa Diminta Lindungi Mahkamah Pidana Internasional dari Amerika Serikat

Eropa Diminta Lindungi Mahkamah Pidana Internasional dari Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:32 WIB

Skin Barrier Sehat! 4 Pelembap Cream Squalane Kunci Hidrasi Kulit Kering

Skin Barrier Sehat! 4 Pelembap Cream Squalane Kunci Hidrasi Kulit Kering

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:30 WIB

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 07:20 WIB

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

×