NASA Gunakan AI Bantu Identifikasi Kawah Baru di Mars

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 27 Oktober 2020 | 07:45 WIB
NASA Gunakan AI Bantu Identifikasi Kawah Baru di Mars
Penampakan kawah di planet Mars. [YouTube/@European Space Agency, ESA]

Suara.com - NASA mengembangkan alat kecerdasan buatan (AI) inovatif untuk membantu mengidentifikasi sekelompok kawah baru di Mars, yang terbentuk dalam dekade terakhir.

Algoritme pembelajaran baru yang mampu mengklasifikasi kawah tubrukan baru secara otomatis, dibuat oleh para ilmuwan di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, California.

Menurut pernyataan NASA, ini mewakili pertama kalinya kecerdasan buatan digunakan untuk mengidentifikasi kawah yang sebelumnya tidak diketahui di Planet Merah.

Para ilmuwan telah memasukkan algoritme lebih dari 112.000 gambar yang diambil oleh Context Camera di Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) milik NASA.

Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).
Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).

Program ini dirancang untuk memindai foto perubahan fitur permukaan Mars yang menunjukkan kawah baru. Dalam penemuan kumpulan kawah pertama algoritme, para ilmuwan memprediksi kawah tersebut terbentuk dari tabrakan meteor antara Maret 2010 dan Mei 2012.

"AI tidak bisa melakukan jenis analisis terampil yang bisa dilakukan ilmuwan. Tetapi alat seperti algoritme baru ini dapat menjadi asisten para ahli. Ini membuka jalan bagi simbiosis menarik antara penyelidik manusia dan AI yang bekerja sama untuk mempercepat penemuan ilmiah," kata Kiri Wagstaff, ilmuwan komputer JPL, seperti dikutip Space.com, Selasa (27/10/2020).

Context Camera pada MRO mengambil gambar beresolusi rendah yang mencakup ratusan mil atau kilometer dalam satu waktu.

Meskipun instrumen ini dapat membantu menemukan bekas ledakan di sekitar benturan dan mempersempit tempat mencari kawah di permukaan planet, para ilmuwan mengandalkan instrumen lain seperti High-Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) pada MRO untuk menangkap detail yang lebih baik dan mengidentifikasi kawah individu.

Namun, fitur permukaan kecil di Mars bisa sulit dikenali hanya dengan menggunakan pengorbit. Proses ini umumnya mengharuskan para ilmuwan menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk mempelajari gambar yang diambil oleh pesawat luar angkasa seperti MRO.

baca juga

Oleh karena itu, algoritme pengklasifikasi kawah akan menghemat waktu ilmuwan dan engidentifikasi lebih banyak kawah di Planet Merah.

"Kami Tidak mungkin memproses lebih dari 112.000 gambar dalam waktu yang wajar tanpa mendistribusikan karya tersebut ke banyak komputer," ucap Gary Doran, ilmuwan komputer di JPL dalam sebuah pernyataan.

Para ahli di NASA memprogram pengklasifikasi kawah menggunakan 6.830 gambar yang diambil oleh Context Camera.

Proses ini mencakup foto area di mana para ahli sebelumnya telah mengidentifikasi dampak serta area tanpa kawah, sehingga alat tersebut dapat belajar membedakan fitur permukaan di Mars dengan tepat.

Kemudian para ilmuwan menguji pengklasifikasi kawah dengan memberi contoh 112.000 gambar yang diambil oleh Context Camera.

Ilustrasi permukaan planet Mars (Shutterstock).
Ilustrasi permukaan planet Mars (Shutterstock).

Alat AI mengidentifikasi sekelompok kawah di sebuah wilayah di Mars yang disebut Noctis Fossae dan dikonfirmasi oleh para ilmuwan menggunakan instrumen HiRISE. Alat tersebut mendeteksi 20 area potensial yang akan diperiksa oleh para ilmuwan secara lebih rinci untuk mencari kawah.

NASA berharap untuk menggunakan teknologi klasifikasi serupa pada pengorbit Mars di masa depan, yang akan membantu mempersempit citra orbit bagi para ilmuwan untuk menyelidiki lebih lanjut dan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang seberapa sering meteor menghantam Mars.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Foto Palsu Perempuan Tak Kenakan Pakaian Beredar di Media Sosial

Ribuan Foto Palsu Perempuan Tak Kenakan Pakaian Beredar di Media Sosial

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:16 WIB

Advan NASA Plus Meluncur, Harga Tak Sampai Rp 1 Juta

Advan NASA Plus Meluncur, Harga Tak Sampai Rp 1 Juta

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2020 | 22:17 WIB

Nokia Dipilih NASA Bikin Jaringan Seluler 4G LTE di Bulan

Nokia Dipilih NASA Bikin Jaringan Seluler 4G LTE di Bulan

Riau | Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:21 WIB

Wow! Nokia Siap Bangun Jaringan 4G di Bulan

Wow! Nokia Siap Bangun Jaringan 4G di Bulan

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2020 | 14:30 WIB

Jeff Bezos Uji Roket untuk Misi NASA ke Bulan

Jeff Bezos Uji Roket untuk Misi NASA ke Bulan

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Gunakan Artificial Intelligence, Facebook Bantu Lawan Perubahan Iklim

Gunakan Artificial Intelligence, Facebook Bantu Lawan Perubahan Iklim

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 19:15 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×