alexametrics

Badan Antariksa Eropa Akan Bawa Sampah Luar Angkasa Kembali ke Bumi

Risna Halidi
Badan Antariksa Eropa Akan Bawa Sampah Luar Angkasa Kembali ke Bumi
Sampah luar angkasa [BBC]

Sampah luar angkasa adalah masalah yang berkembang di orbit Bumi.

Suara.com - Badan Antariksa Eropa (ESA) akan membawa sampah luar angkasa kembali ke Bumi dengan menandatangani kesepakatan senilai 102 juta dolar AS bersama perusahaan start-up asal Swiss.

Agensi tersebut mengatakan bahwa kesepakatan dengan ClearSpace SA akan mengarah pada misi pemindahan puing aktif pertama pada tahun 2025, di mana pesawat luar angkasa yang dibuat khusus akan menangkap dan menjatuhkan sampah atau bagian dari roket yang pernah digunakan untuk mengirimkan satelit ke orbit.

Dilansir dari New York Post pada Jumat (27/11/2020), para ahli telah lama memperingatkan bahwa ratusan ribu keping puing luar angkasa yang mengelilingi Bumi merupakan ancaman bagi satelit yang berfungsi di orbit.

Sampah-sampah luar angkasa tersebut juga dapat membahayakan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Beberapa tim ahli sedang mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga: BMKG: Dua Gempa di Gunung Kidul dan Jembrana Beda 2 Menit

Objek yang dikeluarkan dari orbit disebut sebagai adaptor muatan Vespa yang digunakan untuk menahan dan kemudian meluncurkan satelit pada tahun 2013. Objek ini memiliki berat sekitar 247 pon.

Menurut Space.com, sampah luar angkasa adalah masalah yang berkembang di orbit Bumi. Hampir 129 juta keping puing-puing tersebar di sekitar Bumi saat ini dan 34.000 di antaranya berukuran lebih dari 10 sentimeter.

Komentar