alexametrics

Wow! Ilmuwan Temukan 1 Juta Galaksi Baru

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Wow! Ilmuwan Temukan 1 Juta Galaksi Baru
Ilustrasi galaksi. (Shutterstock)

Para ilmuwan berhasil menemukan satu juta galaksi baru.

Suara.com - Para ilmuwan dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation, berbasis di Australia, berhasil menemukan satu juta galaksi baru. Penemuan tersebut menggunakan teleskop radio Australian Square Kilometer Array Pathfinder (ASKAP). Ini merupakan survei paling rinci dan paling cepat yang pernah dilakukan.

Umumnya, survei pemetaan galaksi memakan waktu bertahun-tahun, tetapi survei ini hanya membutuhkan kurang dari dua minggu.

Penelitian diterbitkan di jurnal Publications of the Astronomical Society of Australia, tercantum hasil pertama dari Rapid ASKAP Continuum Survey oleh CSIRO telah dilaporkan. Badan sains nasional itu menggambarkan survei tersebut seperti "Google Maps" dari alam semesta karena memetakan begitu banyak galaksi, memberikan atlas paling rinci tentang langit selatan.

ASKAP sangat berperan besar dalam atlas baru tersebut. ASKAP bukan sebuah teleskop tunggal, melainkan rangkaian 36 antena berbentuk piring yang ditempatkan di gurun Australia Barat. Rangkaian ini mendengarkan gelombang radio dari luar angkasa dan dapat melihat wilayah langit sekitar 30 kali lebih besar daripada susunan radio lainnya.

Baca Juga: Ilmuwan Rusia Ajukan Tatanan Tabel Periodik Kimia Baru, Lebih Sulit?

CSRIO. [Screenshot]
CSRIO. [Screenshot]

Mengambil lebih dari 900 gambar dalam waktu sekitar 300 jam, tim ilmuwan dapat menggabungkan peta komprehensif langit selatan dengan resolusi yang lebih tinggi dari survei sebelumnya. Gambar-gambar tersebut berisi total 70 miliar piksel dan memiliki data 3 juta galaksi di dalamnya.

"ASKAP menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru untuk pertanyaan kuno tentang misteri alam semesta," kata Larry Marshall, kepala eksekutif CSIRO, seperti dikutip CNET, Kamis (3/12/2020).

Para ilmuwan di CSIRO mengharapkan akan menemukan puluhan juta galaksi baru dalam survei mendatang. Peta yang kini tersedia secara online di situs web CSIRO itu akan memungkinkan para astronom mempelajari objek kosmik seperti supernova, pulsar, dan jet di sekitar lubang hitam supermasif di galaksi jauh.

Komentar