facebook

Xiaomi Mi 11 Punya Pendeteksi Detak Jantung di Sensor Fingerprint, Efektif?

Dythia Novianty | Dicky Prastya
Xiaomi Mi 11 Punya Pendeteksi Detak Jantung di Sensor Fingerprint, Efektif?
Xiaomi Mi 11 diperkenalkan pada Senin (28/12/2020) di Beijing, Tiongkok. [Dok Xiaomi]

Salah satu fitur menonjol dalam smartphone tersebut, yakni sensor sidik jari yang juga berfungsi sebagai monitor detak jantung.

Suara.com - Xiaomi baru saja meluncurkan ponsel flagship Mi 11 di China tadi malam. Salah satu fitur menonjol dalam smartphone tersebut, yakni sensor sidik jari yang juga berfungsi sebagai monitor detak jantung.

Melansir XDA Developers, Selasa (29/12/2020), sensor tersebut merupakan hasil kerja sama antara Xiaomi dengan vendor asal China, Goodix. Goodix mengklaim, fitur monitor detak jantung ini memiliki bentuk ultra tipis yang mampu dimasukkan tanpa mengorbankan performa Mi 11.

"In-DISPLAY FINGERPRINT SENSOR memungkinkan fitur pemantauan detak jantung di Mi 11 untuk pertama kalinya, yang juga dapat membaca detak jantung seakurat smart band atau jam tangan," jelas Goodix.

Pemindai sidik jari tersebut mendeteksi detak jantung berdasarkan foto yang diambil dari jari pengguna. Pengukuran detak jantung menggunakan teknik yang dikenal sebagai Photoplethysmography (PPG).

Baca Juga: Banyak Peningkatan, MIUI 12.5 Bawa 5 Kecanggihan Ini

Fitur di Xiaomi Mi 11. [Twitter]
Fitur di Xiaomi Mi 11. [Twitter]

Meskipun fiturnya menarik, namun teknologi ini telah mendapatkan kritik karena dinilai tidak akurat. Menurut laporan Nature, ada tiga area di mana PPG bisa dibilang gagal, seperti jenis kulit yang beragam, artefak gerak, hingga persilangan sinyal.

Penggunaan PPG bisa saja diterapkan di smartphone dengan sensor sidik jari di bawah layar, namun teknologi tersebut mesti perlu dikaji. Setidaknya, metode cara pengambilan gambar dan menentukan detak jantung perubahan gambar masih perlu dicari rumus akurat.

Walaupun PPG dinilai tidak akurat untuk mengukur detak jantung, namun metode ini bisa digunakan sebagai langkah awal ketika pengguna tidak memiliki akses ke peralatan medis profesional.

Sebagai informasi, Xiaomi Mi 11 diluncurkan di China sebagai ponsel pertama yang menggunakan prosesor baru dari Qualcomm, Snapdragon 888.

Ponsel ini akan tersedia secara pre-order di China dengan harga 4.299 yuan atau Rp 8,7 juta untuk model 8GB/128GB, 4.399 yuan atau Rp 9,3 juta untuk 8GB/256GB, dan 4.699 yuan atau Rp 10,1 juta untuk 12GB/256GB.

Baca Juga: Siap-siap! 4 Smartphone Ini Bakal jadi Pesaing Xiaomi Mi 11

Komentar