alexametrics

Kisah Luar Angkasa Paling Bersejarah Sepanjang 2020

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Kisah Luar Angkasa Paling Bersejarah Sepanjang 2020
Kapsul berisi sampel Bulan dari misi Chang'e-5 mendarat di Bumi. [Clep.org.cn]

Ada banyak pencapaian luar biasa yang dilakukan untuk penerbangan luar angkasa.

Suara.com - Tahun 2020 dianggap sebagai tahun yang penuh dengan tantangan karena pandemi virus Corona (Covid-19) yang mempengaruhi berbagai bidang, termasuk luar angkasa.

Namun, ada banyak pencapaian luar biasa yang dilakukan untuk penerbangan luar angkasa. Dilansir dari Space.com, berikut ini lima kisah luar angkasa paling bersejarah yang terjadi sepanjang 2020:

1. SpaceX meluncurkan astronot pertamanya

Pada Mei 2020, misi Demo 2 SpaceX berhasil mengirim dua astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dalam penerbangan uji coba awak yang berlangsung selama tiga bulan, menggunakan pesawat luar angkasa Crew Dragon.

Baca Juga: Ilmuwan China Tinjau Cara Pelajari Sampel Bulan

Selain itu, pada pertengahan November 2020, NASA menggandeng SpaceX untuk meluncurkan empat astronot ke ISS sebagai bagian dari misi SpaceX Crew-1.

Roket SpaceX Falcon 9, yang membawa empat astronot pada misi awak komersial operasional pertama NASA diluncurkan di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Minggu (15/11/2020).  [Gregg Newton / AFP]
Roket SpaceX Falcon 9, yang membawa empat astronot pada misi awak komersial operasional pertama NASA diluncurkan di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Minggu (15/11/2020). [Gregg Newton / AFP]

Badan antariksa mengatakan bahwa itu adalah peluncuran yang bersejarah karena menjadi pertama kalinya awak internasional akan terbang di atas roket dan pesawat luar angkasa Amerika yang bersertifikat NASA dan dioperasikan dari Amerika Serikat.

2. Pengambilan sampel Bulan

Pada Desember 2020, pesawat luar angkasa Chang'e 5 milik China berhasil membawa sampel Bulan pertama ke Bumi setelah 44 tahun. Misi tersebut mengumpulkan material Bulan pertama sejak misi Luna 24 Uni Soviet.

Dengan berat 1,731 kilogram, sampel tersebut secara signifikan akan memperluas pemahaman para ahli tentang Bulan.

Baca Juga: China Siap Berbagi Sampel Bulan dengan Negara Lain

Misi tersebut melanjutkan rangkaian panjang misi Bulan China yang sukses dalam beberapa tahun terakhir, termasuk misi pendaratan Chang'e 4 di sisi jauh Bulan.

Komentar