Penerapan Massa Jenis di Kehidupan Sehari-hari

Rifan Aditya

Kamis, 07 Januari 2021 | 08:20 WIB
Penerapan Massa Jenis di Kehidupan Sehari-hari
Contoh penerapan massa jenis

Suara.com - Tahukah kalian bahwa benda-benda di sekitar kita menunjukkan penerapan massa jenis? Apa saja benda yang dimaksud? Simak penjelasannya berikut ini.

Massa jenis merupakan hal yang ada dalam kehidupan sehari-hari yang dapat ditemui pada banyak bidang. Massa jenis merupakan volume sebuah benda yang dinyatakan dalam satuan gram persentimeter kubik.

Massa jenis beda disebut dengan kerapatan benda dan memiliki ciri khas pada setiap jenis benda. Berikut merupakan contoh penerapan massa jenis yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

1.     Kapal Selam

Ilustrasi kapal selam. (Shutterstock)
Ilustrasi kapal selam. (Shutterstock)

Kapal selam terbuat dari bahan alumunium dan titanium yang memiliki massa jenis yang kecil dan ringan namun kuat. Kapal selam dapat terapung dan tenggelam di laut.

Kapal selam yang terapung memiliki massa jenis yang lebih kecil dari air laut dan ketika tenggelam memiliki massa jenis yang lebih besar dari air laut. Hal itu terjadi karena kapal selam memiliki tangka pemberat yang berisi air dan udara yang dapat membesar atau memperkecil massa jenis kapal selam.

Saat tangki diisi dengan penuh dengan air, udara akan keluar dari tangka yang menyebabkan masa jenis kapal selam lebih berat dibandingkan air. Jika tangka kapal selam membuang air dan terisi udara maka kapal selam dapat mengapung di atas air

2.     Kapal Laut

Kapal laut dapat mengapung dan berlayar di lautan meskipun memiliki ukuran yang sangat besar karena kapal memiliki ruang kosong yang berisikan udara yang dapat membuat massa jenis kapal lebih kecil daripada air di laut. Jika kapal mengalami kebocoran maka kapal dapat tenggalam. Air yang masuk ke dalam kapal memaksa udara untuk keluar.

baca juga

3.     Pesawat Terbang

Pesawat terbang terbuat dari bahan alumunium sehingga memiliki massa jenis yang lebih kecil namun kuat. Dengan hal itu, pesawat terbang tidak terbebani oleh bahan yang dapat membuat berat sehingga tidak dapat terbang.

4.     Balon Helium

Balon yang diisi dengan helium akan terbang di udara karena massa jenis helium lebih kecil dibandingkan dengan massa jenis udara. Jika balon ditiup dengan nafas, gas karbon monoksida yang berada di dalam balon memiliki massa jenis udara yang lebih besar sehingga balon tidak bisa terbang.

5.     Air dan Minyak

Ketika air disatukan dengan minyak dalam satu wadah, air dan minyak tidak dapat menyatu namun akan teru berpisah. Hal ini terjadi karena minyak memiliki massa jenis yang lebih ringan daripada massa jenis air. Sehingga minyak akan terus berada di atas air.

Demikian penjelasan contoh penerapan massa jenis di kehidupan sehari-hari dan pengertian massa jenis.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu Seaglider? Berikut Karakteristik dan Kegunaannya

Apa itu Seaglider? Berikut Karakteristik dan Kegunaannya

Tekno | Selasa, 05 Januari 2021 | 08:21 WIB

Kumpulan Rumus, Jenis, dan Pengertian Bangun Datar

Kumpulan Rumus, Jenis, dan Pengertian Bangun Datar

Tekno | Kamis, 03 Desember 2020 | 17:49 WIB

Rumus Volume Tabung, Pengertian dan Cara Menggunakannya

Rumus Volume Tabung, Pengertian dan Cara Menggunakannya

Tekno | Rabu, 02 Desember 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×