Singgung Kebijakan Baru WhatsApp, CEO Telegram Beri Sindiran Menohok

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 11 Januari 2021 | 19:20 WIB
Singgung Kebijakan Baru WhatsApp, CEO Telegram Beri Sindiran Menohok
Pavel Durov, CEO Telegram. (Instagram/@durov)

Suara.com - Perang dingin dan persaingan antara WhatsApp dan Telegram sepertinya memuncak pada Januari 2021. Menyinggung mengenai kebijakan baru WhatsApp, CEO Telegram langsung buka suara dan memberikan sindiran menohok.

Sebagai informasi, WhatsApp menjadi perbincangan terkait dengan kebijakan privasi baru pada layanan chatting-nya.

Sebelumnya, banyak pengguna khawatir terhadap kebijakan WhatsApp yang membagi data mereka dengan Facebook.

WhatsApp telah mengklarifikasi bahwa pembaruan kebijakan ini berlaku untuk pengguna WhatsApp Business, bukan WhatsApp biasa yang digunakan pengguna pada umumnya.

"Penting untuk diketahui bahwa update kebijakan privasi ini adalah mengenai perpesanan dengan bisnis yang memakai WhatsApp API dan WhatsApp Business yang memilih untuk menggunakan Facebook business hosting," jelas WhatsApp dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/1/2021).

Ilustrasi WhatsApp. (Unsplash/Mika Baumeister)
Ilustrasi WhatsApp. (Unsplash/Mika Baumeister)

Sang founder sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov buka suara atas pembahasan WhatsApp.

"Jutaan orang marah dengan perubahan terbaru dalam WhatsApp Terms, yang sekarang mengatakan pengguna harus memasukkan semua data pribadi mereka ke mesin iklan Facebook. Tidak mengherankan bahwa migrasi pengguna dari WhatsApp ke Telegram, yang sudah berlangsung selama beberapa tahun, kini telah dipercepat," kata Durov dikutip dari India Today.

Ia juga menyindir bahwa Facebook memiliki "departemen" khusus untuk mencari tahu mengapa Telegram begitu populer.

CEO Telegram, Pavel Durov. (Instagram/ durov)
CEO Telegram, Pavel Durov. (Instagram/ durov)

"Saya dengar Facebook memiliki seluruh departemen yang dikhususkan untuk mencari tahu mengapa Telegram begitu populer. Bayangkan lusinan karyawan yang bekerja penuh waktu itu saja. Saya dengan senang hati menghemat puluhan juta dolar Facebook dan memberikan rahasia kami secara gratis: hormati pengguna Anda," sindir CEO Telegram pada postingan resminya.

baca juga

Ini bukan pertama kalinya sang pendiri Telegram menyindir WhatsApp. Dikutip dari Forbes, pada November 2020 lalu, Pavel Durov juga pernah menyiratkan bahwa WhatsApp meletakkan semacam "Kuda Troya" untuk memata-matai penggunanya.

Meme dari Telegram yang menyindir WhatsApp. (Twitter/ telegram)
Meme dari Telegram yang menyindir WhatsApp. (Twitter/ telegram)

Bahkan secara terang-terangan, Durov meminta pengguna untuk menghapus WhatsApp secara permanen.

"Kecuali Anda terlihat keren dengan semua foto dan pesan Anda menjadi publik suatu hari nanti, Anda harus menghapus WhatsApp dari smartphone," kata Durov di saluran Telegram-nya pada November lalu.

Tak hanya sang CEO Telegram, namun akun resmi Telegram di Twitter juga mengunggah meme mengenai kebijakan privasi baru WhatsApp.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telegram Sindir Kebijakan Privasi WhatsApp Pakai Meme Coffin Dance

Telegram Sindir Kebijakan Privasi WhatsApp Pakai Meme Coffin Dance

Tekno | Senin, 11 Januari 2021 | 17:00 WIB

Salip WhatsApp, TikTok Paling Banyak Diunduh Selama Desember 2020

Salip WhatsApp, TikTok Paling Banyak Diunduh Selama Desember 2020

Tekno | Senin, 11 Januari 2021 | 15:00 WIB

WhatsApp Umumkan Pembaruan Kebijakan, Signal Alami Peningkatan Pengguna

WhatsApp Umumkan Pembaruan Kebijakan, Signal Alami Peningkatan Pengguna

Tekno | Minggu, 10 Januari 2021 | 20:03 WIB

Terkini

Blibli Buka PO iPhone 18 Pro di 5 Kawasan Perkantoran Jakarta

Blibli Buka PO iPhone 18 Pro di 5 Kawasan Perkantoran Jakarta

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×