Telegram Sindir Kebijakan Privasi WhatsApp Pakai Meme Coffin Dance

Senin, 11 Januari 2021 | 17:00 WIB
Telegram Sindir Kebijakan Privasi WhatsApp Pakai Meme Coffin Dance
Telegram. [Thomas Ulrich/Pixabay]

Suara.com - Beberapa waktu lalu WhatsApp baru saja mengumumkan kebijakan baru mengenai privasi data, yang bisa diakses oleh aplikasi induk perusahaannya, Facebook. Pembaruan ini mendapatkan berbagai respons, salah satunya dari Telegram.

Melalui unggahan di Twitter, Telegram menyindir kebijakan pesaingnya tersebut dengan meme Coffin Dance. Unggahan tersebut berbentuk gif sekaligus mencantumkan kolom isi kebijakan baru WhatsApp.

Sebagaimana diketahui, Coffin Dance atau Dancing Pallbearers menjadi meme yang cukup populer saat awal pandemi Covid-19.

Coffin Dance merupakan sebuah tarian yang dilakukan sekelompok pembawa keranda sebagai upacara kematian yang bernuansa suka-cita di Ghana.

Sindiran ini sontak mendapat respons dari pengikut akun Twitter Telegram. Salah satu warganet mengatakan beberapa dari mereka telah menyetujui kebijakan baru tersebut dan menanyakan apakah mereka harus membakar ponselnya?

"Tidak, itu buruk bagi lingkungan. Cukup hapus instalannya dan lanjutkan hidup Anda. Sama seperti mantan Anda, itu tidak cukup baik untuk Anda. Anda pantas mendapatkan yang lebih baik," sindir Telegram.

Selain itu, Telegram juga kembali menyindir WhatsApp dengan memperkenalkan beberapa fitur unggulannya.

Fitur tersebut yakni tema yang dapat disesuaikan, berbagi file hingga 2GB, grup berbasis lokasi, kecepatan pesan tertinggi dibanding aplikasi perpesanan lain, dan penyimpanan cloud tanpa perlu memakan memori internal.

"Ada juga fitur bagikan nama pengguna tanpa perlu membagikan nomor ponsel, video profil animasi, pesan edit gambar dan video, pesan terjadwal, game berbasis emoji, polling dan kuis, sinkronisasi di semua perangkat, dan aplikasi desktop independen tanpa perlu menyambungkan telepon," tambah Telegram.

Baca Juga: WhatsApp Umumkan Pembaruan Kebijakan, Signal Alami Peningkatan Pengguna

Hingga kini, unggahan tersebut mendapatkan respons 55 ribu retweet, 13 ribu quote tweet, dan 221 ribu like.

Sebagaimana diketahui, WhatsApp baru saja menghebohkan penggunanya dengan membagikan kebijakan baru agar data mereka bisa diakses Facebook.

Jika mereka tidak menyetujui, maka akun pengguna akan siap ditangguhkan pada 8 Februari 2021.

ilustrasi logo aplikasi pesan singkat Whatsapp di sebuah ponsel pintar. (ANTARA/ SOPA Images/ Filip Radwanski / Sipa USA).
ilustrasi logo aplikasi pesan singkat Whatsapp di sebuah ponsel pintar. (ANTARA/ SOPA Images/ Filip Radwanski / Sipa USA).

Namun, WhatsApp juga mengklarifikasi kebijakan tersebut. Mereka menyatakan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk pengguna WhatsApp Business dan API. Dengan demikian, kebijakan ini tidak akan berlaku untuk WhatsApp yang biasa dipakai pengguna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI