Ilmuwan Klaim Bakteri dalam Usus Ini Dapat Lawan Infeksi Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:00 WIB
Ilmuwan Klaim Bakteri dalam Usus Ini Dapat Lawan Infeksi Covid-19
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Penelitian terbaru dari Chinese University of Hong Kong, menyebut mikrobioma usus seseorang dapat berperan melawan infeksi virus Corona (Covid-19) dan mencegah gejala yang parah.

Setiap orang memiliki beragam bakteri unik di ususnya yang memainkan berbagai peran, termasuk dalam memodulasi respon imun.

Penelitian menemukan, orang yang menderita Covid-19 memiliki komposisi mikrobioma yang berubah secara signifikan.

Studi lainnya dari Korea Selatan menemukan orang dengan fungsi usus yang buruk, lebih mungkin mengembangkan Covid-19 yang parah.

Ilustrasi usus. [Shutterstock]

Hal ini disebabkan kurangnya mikroba yang sehat sehingga memudahkan virus untuk menginfeksi sel-sel di saluran pencernaan.

Tim ilmuwan dari Hong Kong telah memeriksa darah, tinja, dan catatan dari 100 pasien terinfeksi Covid-19 di rumah sakit antara Februari dan Mei 2020.

Para ahli juga mengumpulkan sampel dari 78 orang tanpa Covid-19 yang mengambil bagian dalam studi mikrobioma sebelum pandemi.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa mikrobioma usus mungkin terlibat dalam menentukan keparahan Covid-19 melalui modulasi tanggapan kekebalan tubuh.

Para penulis penelitian menemukan bahwa pasien dengan Covid-19 telah menghabiskan tingkat beberapa bakteri usus yang diketahui mengubah respons kekebalan seseorang.

baca juga

Perubahan komposisi bakteri bertahan setidaknya satu bulan setelah virus hilang.

"Mengingat laporan sebagian pasien yang sembuh masih mengalami gejala yang terus-menerus, seperti kelelahan, sesak napas, dan nyeri sendi bahkan lebih dari 80 hari setelah timbulnya gejala awal, kami menduga mikrobioma usus disbiotik dapat berkontribusi pada masalah kesehatan terkait kekebalan pasca Covid-19," tulis para ahli dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Gut, seperti dikutip Dailymail, Rabu (13/1/2021).

Sampel darah mengungkapkan ketidakseimbangan mikroba ini juga terkait dengan tingkat sitokin yang lebih tinggi, molekul kecil yang merupakan bagian alami dari respons imun tetapi dapat menyebabkan kerusakan jika tidak diatur dengan benar.

Ciri khas Covid-19 yang parah adalah sistem kekebalan tubuh yang rusak setelah infeksi dan menyerang sel serta jaringan yang sehat.

Meski begitu, penelitian baru bersifat observasional dan tidak dapat secara pasti disebut apakah Covid-19 mengubah mikrobioma usus atau mikrobioma yang melemah menyebabkan infeksi yang lebih parah.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Namun, penelitian terpisah yang dilakukan Korea Selatan menunjukkan opsi terakhir adalah yang paling mungkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengukuran Baru, Ilmuwan Setuju Alam Semesta Berusia 13,8 Miliar Tahun

Pengukuran Baru, Ilmuwan Setuju Alam Semesta Berusia 13,8 Miliar Tahun

Tekno | Kamis, 07 Januari 2021 | 13:00 WIB

Pertama Kalinya, Jerapah Kerdil Ditemukan di Alam Liar

Pertama Kalinya, Jerapah Kerdil Ditemukan di Alam Liar

Tekno | Kamis, 07 Januari 2021 | 09:30 WIB

Waspada! Jenis Kerang Ini Terdapat Kandungan Mikroplastik Terbanyak

Waspada! Jenis Kerang Ini Terdapat Kandungan Mikroplastik Terbanyak

Tekno | Rabu, 06 Januari 2021 | 10:00 WIB

Covid-19 Dapat Menyebabkan Pneumonia, Apa Perbedaannya dengan yang Umum?

Covid-19 Dapat Menyebabkan Pneumonia, Apa Perbedaannya dengan yang Umum?

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 07:30 WIB

7 Barang Pribadi yang Tak Boleh Dipakai Bareng Orang lain, Termasuk Helm

7 Barang Pribadi yang Tak Boleh Dipakai Bareng Orang lain, Termasuk Helm

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 12:07 WIB

Cegah Konflik Luar Angkasa, Ilmuwan Minta Semua Negara Patuhi Aturan

Cegah Konflik Luar Angkasa, Ilmuwan Minta Semua Negara Patuhi Aturan

Tekno | Selasa, 05 Januari 2021 | 12:30 WIB

Terkini

PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok

PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas

Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital

Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka

Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:20 WIB

LPDB Koperasi Buka Akses Dana Bergulir bagi Koperasi Sektor Riil Secara Transparan dan Akuntabel

LPDB Koperasi Buka Akses Dana Bergulir bagi Koperasi Sektor Riil Secara Transparan dan Akuntabel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:19 WIB

×