Waspada! Jenis Kerang Ini Terdapat Kandungan Mikroplastik Terbanyak

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 Januari 2021 | 10:00 WIB
Waspada! Jenis Kerang Ini Terdapat Kandungan Mikroplastik Terbanyak
Ilustrasi kerang hijau. [University of Bayreuth]

Suara.com - Penyebaran mikroplastik yang terus berkembang, perlahan mulai mendapatkan lebih banyak perhatian. Para ahli mencoba mencari tahu risiko kesehatan mikroplastik yang ditemukan dalam makanan serta air, yang dikonsumsi manusia dan hewan.

Mikroplastik yang menyebar di lautan menjadi perhatian khusus karena konsumsi makanan laut yang meluas di seluruh dunia.

Penelitian baru yang diterbitkan di jurnal Environmental Pollution, para ahli menemukan bahwa mikroplastik terdapat di setidaknya empat spesies kerang yang paling banyak dijual di seluruh dunia.

Penelitian yang dibuat oleh para ilmuwan di University of Bayreuth menunjukkan bahwa sangat mungkin bagi siapa pun yang memakan kerang juga sama dengan mengonsumsi partikel mikroplastik.

Ilustrasi Mikroplastik. [Shutterstock]
Ilustrasi Mikroplastik. [Shutterstock]

Para ahli menemukan total sembilan jenis mikroplastik dalam empat sampel spesies kerang, yaitu kerang biru Eropa, kerang venus Pasifik, undulate venus (Paratapes undulatus), dan kerang hijau.

Kerang-kerang tersebut umum dijual di toko bahan makanan laut dan dibudidayakan dari berbagai samudra di seluruh dunia.

Dua mikroplastik yang paling banyak ditemukan di dalam kerang adalah polypropylene dan polyethylene terephthalate, keduanya merupakan plastik yang sangat umum digunakan oleh manusia.

Para ilmuwan mengambil 1 gram daging kerang sebagai titik referensi sebanding untuk keempat spesies, yang digunakan untuk membandingkan jumlah mikroplastik yang ditemukan di setiap spesimen.

Rata-rata, para ahli menemukan 0,13 dan 2,45 partikel mikroplastik dalam 1 gram daging kerang di empat spesies berbeda yang dianalisis.

baca juga

Selain itu, ukuran mikroplastik yang ditemukan berkisar antara 0,003 dan 5 milimeter. Para ahli menggunakan teknik pemurnian khusus untuk membantu membedakan antara partikel yang berbeda.

"Untuk menganalisis jenis mikroplastik, kami menggunakan random forest algorithms untuk pertama kalinya dalam studi ini. Ini memungkinkan kami untuk mengevaluasi data dengan cepat, secara otomatis, dan dapat diandalkan," kata Dr Martin Loder, salah satu penulis studi tersebut, seperti dikutip dari IFL Science, Rabu (6/1/2021).

Sayangnya, penelitian ini tidak menilai risiko kesehatan akibat menelan mikroplastik. Masih banyak penelitian yang perlu dilakukan untuk memahami dampak mengonsumsi mikroplastik bagi kesehatan manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:38 WIB

Duh! Perubahan Iklim Berpotensi Bangkitkan Kembali Mikroba Kuno

Duh! Perubahan Iklim Berpotensi Bangkitkan Kembali Mikroba Kuno

Tekno | Kamis, 03 Desember 2020 | 14:00 WIB

Berusia 81 Tahun, Hewan Ini Dapat Gelar Ikan Terumbu Tertua di Dunia

Berusia 81 Tahun, Hewan Ini Dapat Gelar Ikan Terumbu Tertua di Dunia

Tekno | Kamis, 03 Desember 2020 | 07:30 WIB

5 Makanan yang Ampuh Mempercepat Penyembuhan Luka

5 Makanan yang Ampuh Mempercepat Penyembuhan Luka

Health | Senin, 30 November 2020 | 19:08 WIB

Makan Siang Lebih Berselera, Yuk Coba Resep Sate Kerang Berikut Ini!

Makan Siang Lebih Berselera, Yuk Coba Resep Sate Kerang Berikut Ini!

Lifestyle | Selasa, 10 November 2020 | 10:32 WIB

Ilmuwan Sebut Kelelawar Dapat Prediksi Masa Depan?

Ilmuwan Sebut Kelelawar Dapat Prediksi Masa Depan?

Tekno | Kamis, 05 November 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×