alexametrics

Ilmuwan Temukan Manuskrip "Book of the Dead" di Makam Mesir Kuno

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Ilmuwan Temukan Manuskrip "Book of the Dead" di Makam Mesir Kuno
Ilustrasi piramida. (Sumber: Shutterstock)

Salah satu temuan adalah manuskrip yang digunakan orang Mesir kuno untuk membimbing orang meninggal melewati akhirat.

Suara.com - Para ilmuwan menemukan manuskrip asli dari "Book of the Dead" di makam Mesir kuno yang terletak di Saqqara, Mesir. Manuskrip itu ditemukan bersama kuil penguburan milik Ratu Nearit, tepat di sebelah piramida suaminya, Firaun Teti, yang memerintah Mesir sekitar 2323 SM hingga 2291 SM.

Terbuat dari batu, kuil ini memiliki tiga gudang dari batu bata lumpur di sisi tenggara yang menyimpan persembahan untuk ratu dan suaminya.

Tim arkeolog Mesir juga menemukan serangkaian lubang penguburan lain di dekat piramida berisi sisa-sisa kerangka manusia yang hidup selama dinasti ke-18 dan ke-19 Mesir.

Namun, salah satu objek paling menarik yang ditemukan di makam ini adalah papirus sepanjang 4 m yang berisi Bab 17 dari "Book of the Dead", sebuah manuskrip yang digunakan orang Mesir kuno untuk membimbing orang meninggal dalam melewati akhirat.

Baca Juga: Penyerahan Manuskrip Berstempel Sultan Syarif Kasim I Berusia Ratusan Tahun

Salinan (copy) dari Book of the Dead, milik Pwkhaef [Egyptian Antiquities Ministry via Livescience].
Salinan (copy) dari Book of the Dead, milik Pwkhaef [Egyptian Antiquities Ministry via Livescience].

Menurut Kementerian Barang Antik Mesir, di atasnya tertulis nama pemilik papirus, yaitu Pwkhaef. Nama serupa juga ditemukan di salah satu peti kayu mati dan di empat patung shabti yang berfungsi melayani almarhum di akhirat.

Teks itu sedang dianalisis, dan salinan lain dari Bab 17 berisi serangkaian pertanyaan dan jawaban, semacam lembar contekan bagi orang yang mencoba menavigasi kehidupan setelah kematian.

Selain papirus, tim arkeologi dari Zahi Hawass Center of Egyptology juga menemukan prasasti milik seorang lelaki bernama Khaptah, yang diidentifikasi sebagai pengawas kereta militer firaun.

Para ilmuwan tidak yakin firaun mana yang dilayani Khaptah, tetapi kemungkinan besar ia melayani Ramses II, seorang firaun yang terkenal dengan kampanye militernya untuk memperluas kekaisaran Mesir sampai ke utara hingga Suriah.

Dilansir dari Live Science pada Kamis (21/1/2021), penemuan lainnya di lubang permakaman dekat piramida termasuk kapak perunggu, permainan papan, patung Osiris (penguasa dunia bawah Mesir), dan beberapa mumi.

Baca Juga: Temukan Mumi Babon, Ilmuwan Ungkap Lokasi Tanah Punt

Komentar