Ilmuwan Temukan Fosil Serangga Pembunuh Lengkap dengan Genital

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 24 Januari 2021 | 08:00 WIB
Ilmuwan Temukan Fosil Serangga Pembunuh Lengkap dengan Genital
Spesies baru serangga pembunuh, Aphelicophontes danjuddi. [Papers in Palaeontology]

Suara.com - Para ahli menemukan fosil serangga pembunuh yang mati 50 juta tahun lalu dengan bagian genital (alat kelamin) lengkap, meski terpisah dan harus disatukan kembali.

Tim ilmuwan mendeskripsikan spesies baru serangga pembunuh dari fosil yang terawetkan dengan sangat baik. Saat ditemukan di Colorado pada 2006, fosil tersebut terbelah di bagian tengah.

Bagian tubuhnya yang terbelah hampir sempurna, tetapi struktur kecil yang disebut pygophore atau kapsul kelamin serangga jantan yang seukuran butiran beras rusak sehingga bentuk aslinya tidak begitu jelas.

Seseorang menjual dua bagian fosil tersebut kepada ilmuwan yang berbeda. Namun, ketika para ilmuwan menyatukan bagian fosil dan menganalisisnya bersama-sama, alat kelamin hewan tersebut mengidentifikasikan bahwa serangga itu adalah spesies baru.

Spesies baru serangga pembunuh, Aphelicophontes danjuddi. [Papers in Palaeontology]
Spesies baru serangga pembunuh, Aphelicophontes danjuddi. [Papers in Palaeontology]

Serangga pembunuh merupakan serangga predator. Saat ini, sebanyak 7.000 spesies telah dikenali tetapi hanya sekitar 50 fosil yang berhasil ditemukan.

Para ilmuwan menjuluki spesies baru ini sebagai Aphelicophontes danjuddi, yang diambil dari nama kolektor fosil Dan Judd, untuk menghormati sumbangannya kepada Koleksi Paleontologi Survei Sejarah Alam Illinois.

Sementara genus serangga itu berasal dari bahasa Latin "aphelicus" yang berarti "tua" dan "phontes" yang memiliki arti "pembunuh".

Serangga pembunuh itu hanya berukuran 12,4 milimeter dengan tubuh yang ramping dan memanjang serta garis-garis terang dan gelap di bagian kakinya.

Serangga pembunuh betina biasanya berukuran lebih besar dari jantan, sehingga kemungkinan betina dari spesies ini lebih besar dari serangga pembunuh yang baru ditemukan.

baca juga

Menariknya, di sebelah salah satu kakinya terdapat kumbang kecil yang ikut menjadi fosil pada waktu yang sama. Kemungkinan besar kumbang tersebut adalah target mangsa serangga pembunuh.

Alat kelamin serangga ini sendiri berukuran 3,1 milimeter dan terletak di bagian bawah perut. Karakteristik unik pada alat kelamin jantan berevolusi dengan cepat, sehingga sering digunakan untuk membedakan spesies serangga pembunuh.

"Ada banyak fosil serangga dari Zaman Kapur dengan alat kelamin yang diawetkan," kata Sam Heads, rekan penulis penelitian dan ahli paleontologi di Illinois Natural History Survey, seperti dikutip dari Live Science, Minggu (24/1/2021).

Spesies baru serangga pembunuh, Aphelicophontes danjuddi. [Papers in Palaeontology]
Spesies baru serangga pembunuh, Aphelicophontes danjuddi. [Papers in Palaeontology]

Meski ini bukan temuan fosil alat kelamin serangga tertua, tetapi pengawetan berkualitas tinggi dari alat kelamin serangga secara lengkap seperti fosil baru ini hampir tidak pernah ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangga Masuk ke Dalam Telinga, Begini Penanganannya

Serangga Masuk ke Dalam Telinga, Begini Penanganannya

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 13:06 WIB

Lakukan 45 Ekspedisi, Ilmuwan Temukan Kelompok Spesies Atlantik Baru

Lakukan 45 Ekspedisi, Ilmuwan Temukan Kelompok Spesies Atlantik Baru

Tekno | Kamis, 31 Desember 2020 | 14:00 WIB

Mirip Marmut dan Kelinci, Ilmuwan Temukan Spesies Baru

Mirip Marmut dan Kelinci, Ilmuwan Temukan Spesies Baru

Tekno | Minggu, 27 Desember 2020 | 12:30 WIB

Masih Terpelihara, Bunga Ini Terjebak di Batu Berusia 100 Juta Tahun

Masih Terpelihara, Bunga Ini Terjebak di Batu Berusia 100 Juta Tahun

Tekno | Kamis, 24 Desember 2020 | 14:31 WIB

Baru Ditemukan, Tanaman Ini Dapat Gelar Anggrek Terjelek di Dunia

Baru Ditemukan, Tanaman Ini Dapat Gelar Anggrek Terjelek di Dunia

Tekno | Senin, 21 Desember 2020 | 05:30 WIB

Memancarkan Sinyal Tak Biasa, Ilmuwan Temukan Spesies Baru Paus

Memancarkan Sinyal Tak Biasa, Ilmuwan Temukan Spesies Baru Paus

Tekno | Sabtu, 12 Desember 2020 | 10:47 WIB

Terkini

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?

Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu

Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah

Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:48 WIB

×