Canggih! Lewat Luar Angkasa, Ilmuwan Bantu Lindungi Populasi Gajah Afrika

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 27 Januari 2021 | 10:00 WIB
Canggih! Lewat Luar Angkasa, Ilmuwan Bantu Lindungi Populasi Gajah Afrika
Ilustrasi gajah. (Unsplash/Jager)

Suara.com - Para konservasionis mulai menggunakan citra satelit untuk menghitung gajah dari luar angkasa. Sebuah metode baru yang diharapkan para ilmuwan Inggris akan membantu melindungi populasi gajah terancam di Afrika.

Para peneliti di Universitas Oxford dan Universitas Bath mengatakan, penggunaan algoritme, pembelajaran mesin, dan teknologi satelit dapat menggantikan teknik tradisional saat ini yang digunakan untuk menghitung gajah.

Menurut para ilmuwan Oxford, populasi gajah Afrika telah anjlok selama satu abad terakhir karena perburuan, pembunuhan balasan dari perampokan tanaman, dan fragmentasi habitat.

"Untuk melestarikannya membutuhkan pengetahuan tentang di mana gajah-gajah itu berada dan berapa jumlahnya. Pemantauan yang akurat sangat penting," ujar mereka.

Ilustrasi luar angkasa. (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi luar angkasa. (Pixabay/Free-Photos)

Saat ini, teknik yang paling umum digunakan untuk menyurvei populasi gajah di lingkungan sabana adalah penghitungan udara dari pesawat berawak.

Para akademisi mengatakan surveyor udara bisa kelelahan dan terkadang terhalang oleh jarak pandang yang buruk.

"Pemantauan satelit adalah teknik yang tidak berisiko terganggu oleh keadaan di darat, tidak mengganggu spesies, ataupun kekhawatiran terhadap keselamatan manusia selama pengumpulan data," tambah para ahli, seperti dikutip dari Science Alert, Rabu (27/1/2021).

Proses pemindaian yang sebelumnya membutuhkan waktu berbulan-bulan, kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam.

Para ilmuwan pertama kali mengembangkan teknik tersebut di Taman Nasional Gajah Addo Afrika Selatan.

baca juga

Gambar dari satelit yang mengorbit 600 kilometer di atas Bumi dapat menyurvei lebih dari 5.000 kilometer persegi tanah dalam satu lintasan dengan hitungan menit.

Para ahli melatih algoritme tersebut untuk mengenali hanya orang dewasa di antara kumpulan data 1.000 gajah di taman dan menemukan bahwa algoritme tersebut juga dapat mengidentifikasi anak sapi.

Tim berharap teknologi konservasi seperti itu akan diterapkan sebagai hal yang mendesak untuk melindungi keanekaragaman hayati dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis, Seekor Gajah Dibakar Hidup-Hidup dan Mati, Luka Parah di Kepala

Sadis, Seekor Gajah Dibakar Hidup-Hidup dan Mati, Luka Parah di Kepala

Jakarta | Minggu, 24 Januari 2021 | 20:00 WIB

Bikin Warga Trauma, Gajah Ngamuk Rusak Rumah dan Kebun

Bikin Warga Trauma, Gajah Ngamuk Rusak Rumah dan Kebun

Sumut | Minggu, 24 Januari 2021 | 15:37 WIB

Penting! Perhatikan 15 Gejala Virus Corona, Termasuk Covid Tongue

Penting! Perhatikan 15 Gejala Virus Corona, Termasuk Covid Tongue

Tekno | Minggu, 24 Januari 2021 | 11:30 WIB

Viral Video Kawanan Gajah Masuk ke Sekolah, Warga Berhamburan

Viral Video Kawanan Gajah Masuk ke Sekolah, Warga Berhamburan

Batam | Sabtu, 23 Januari 2021 | 17:00 WIB

Angin Puting Beliung di Wonogiri Karena Ada Sirkulasi Siklonik

Angin Puting Beliung di Wonogiri Karena Ada Sirkulasi Siklonik

Bogor | Rabu, 20 Januari 2021 | 22:06 WIB

Ada Puting Beliung di Wonogiri, Yusuf Mansur Minta Warga Banyak Sedekah

Ada Puting Beliung di Wonogiri, Yusuf Mansur Minta Warga Banyak Sedekah

Bogor | Kamis, 21 Januari 2021 | 06:50 WIB

Terkini

Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran

Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:44 WIB

7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak

7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:38 WIB

HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara

HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah

Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia

Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia

Sumbar | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual

Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap

Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu

Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:22 WIB

×