Kain Ungu Berusia 3.000 Tahun Diduga Dipakai Raja Daud dan Sulaiman

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2021 | 09:30 WIB
Kain Ungu Berusia 3.000 Tahun Diduga Dipakai Raja Daud dan Sulaiman
Kain kuno ungu berusia 3.000 tahun. [PLOS One]

Suara.com - Para peneliti di Israel menemukan potongan-potongan kain diwarnai dengan pigmen ungu kuno berusia 3.000 tahun, yang diyakini dipakai oleh orang-orang seperti Raja Daud atau Raja Sulaiman.

Diterbitkan dalam jurnal PLOS One, para ilmuwan menjelaskan penemuan tiga sampel kain ungu di situs peleburan tembaga Zaman Besi, yang masing-masing diwarnai dengan pewarna yang terbuat dari moluska Mediterania.

Penggunaan pigmen semacam itu pernah disinggung oleh beberapa teks agama, namun hingga saat ini satu-satunya bukti langsung keberadaannya berasal dari keramik bernoda dna tumpukan cangkang moluska yang dibuang.

"Ini adalah potongan pertama dari tekstil yang pernah ditemukan dari zaman Daud dan Sulaiman yang diwarnai dengan pewarna ungu," kata Dr Naama Sukenik, penulis penelitian ini, seperti dikutip dari IFL Science, Selasa (2/2/2021).

Kain kuno ungu berusia 3.000 tahun. [PLOS One]
Kain kuno ungu berusia 3.000 tahun. [PLOS One]

Para arkeolog menemukan tekstil langka tersebut saat menggali situs bernama Slaves’ Hill yang terletak di Lembah Timna, Israel selatan.

Menurut Dr Sukenik, pada zaman kuno, pakaian ungu dikaitkan dengan bangsawan, pendeta, dan kerajaan.

Warna ungu yang tidak pudar dan tingkat kesulitan dalam memproduksi warna tersebut dapat dihasilkan dalam jumlah kecil di tubuh moluska, menjadikan pewarna ungu bernilai tinggi dan seringkali harganya lebih mahal daripada emas.

Penanggalan radiokarbon mengonfirmasi bahwa fragmen tersebut berusia 3.000 tahun. Terdiri dari sepotong kain tenun, rumbai, dan gumpalan serat wol, sampel-sampel itu sangat cocok dengan kerajaan Daud dan Sulaiman seperti yang tertera pada Al-kitab.

Menurut teks penulis Romawi Pliny the Elder, diketahui bahwa pewarna ungu dihasilkan dari pigmen yang ditemukan pada tiga spesies siput laut yang berbeda, yaitu Banded Dye-Murex (Hexaplex trunculus), Spiny Dye-Murex (Bolinus brandaris), dan Red-Mouthed Rock-Shell (Stramonita haemastoma).

Menggunakan teknik kromatografi cair tekanan tinggi, para peneliti dapat memastikan bahwa kain yang diwarnai memang mengandung pigmen dari moluska, menunjukkan bahwa warna tersebut adalah warna "ungu kerajaan" asli.

Menariknya, tidak ada spesies siput laut yang menjadi bahan pembuatan pewarna ditemukan di Laut Merah, yang berbatasan dengan Israel.

Sebaliknya, hewan itu menghuni perairan Mediterania dan kehadiran pewarna ungu di Timur Tengah menandakan adanya jalur perdagangan yang mapan di seluruh kawasan.

Mengingat pigmen hanya muncul dalam jumlah kecil pada siput laut, diperlukan tangkapan siput laut yang banyak untuk menghasilkan warna ungu.

Kain kuno ungu berusia 3.000 tahun. [PLOS One]
Kain kuno ungu berusia 3.000 tahun. [PLOS One]

Selain itu, dengan menggabungkan tiga spesies berbeda dan mengendalikan paparan cahaya selama proses produksi, pembuat tekstil juga dapat mengubah rona pewarna dengan menghasilkan warna merah atau biru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berusia 480 Juta Tahun, Ilmuwan Temukan Fosil Nenek Moyang Bintang Laut

Berusia 480 Juta Tahun, Ilmuwan Temukan Fosil Nenek Moyang Bintang Laut

Tekno | Senin, 25 Januari 2021 | 14:30 WIB

Sst... Ada 300 Spesies Bakteri Baru Hidup pada Suhu Tak Biasa

Sst... Ada 300 Spesies Bakteri Baru Hidup pada Suhu Tak Biasa

Tekno | Senin, 25 Januari 2021 | 10:30 WIB

Penting! Perhatikan 15 Gejala Virus Corona, Termasuk Covid Tongue

Penting! Perhatikan 15 Gejala Virus Corona, Termasuk Covid Tongue

Tekno | Minggu, 24 Januari 2021 | 11:30 WIB

Ilmuwan: Setengah Penderita Covid-19 Rentan dengan Varian Virus Afrika

Ilmuwan: Setengah Penderita Covid-19 Rentan dengan Varian Virus Afrika

Tekno | Rabu, 20 Januari 2021 | 11:30 WIB

Ilmuwan Temukan Spesies Baru Kelelawar

Ilmuwan Temukan Spesies Baru Kelelawar

Batam | Minggu, 17 Januari 2021 | 13:48 WIB

Ditemukan! Spesies Baru Kelelawar Berwarna Oranye

Ditemukan! Spesies Baru Kelelawar Berwarna Oranye

Tekno | Minggu, 17 Januari 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro

Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 16:10 WIB

BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara

BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:40 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:19 WIB

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:12 WIB

vivo V70 512GB Resmi Rilis, HP Kamera Jernih untuk Foto dan Video Konser

vivo V70 512GB Resmi Rilis, HP Kamera Jernih untuk Foto dan Video Konser

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 14:53 WIB

iPhone 18 Biasa vs Pro: Banyak Orang Mulai Tinggalkan Versi Pro di 2027?

iPhone 18 Biasa vs Pro: Banyak Orang Mulai Tinggalkan Versi Pro di 2027?

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 14:16 WIB

Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi Postel Komdigi, Peluncuran Bakal Lebih Cepat

Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi Postel Komdigi, Peluncuran Bakal Lebih Cepat

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 12:55 WIB

Redmi K90 Ultra Lolos Sertifikasi 3C, Fitur Fast Charging 100 W Jadi Andalan

Redmi K90 Ultra Lolos Sertifikasi 3C, Fitur Fast Charging 100 W Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 11:27 WIB

Kelebihan Redmi A7 Pro, Layar 120Hz, Kamera 13MP, Baterai 6000mAh untuk Konten dan Gaming Ringan

Kelebihan Redmi A7 Pro, Layar 120Hz, Kamera 13MP, Baterai 6000mAh untuk Konten dan Gaming Ringan

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 11:24 WIB