Ilmuwan: Setengah Penderita Covid-19 Rentan dengan Varian Virus Afrika

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Rabu, 20 Januari 2021 | 11:30 WIB
Ilmuwan: Setengah Penderita Covid-19 Rentan dengan Varian Virus Afrika
Pandemi Covid-19 di Afrika. (shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan khawatir varian virus Corona (Covid-19) Afrika Selatan dapat menyerang sistem kekebalan tubuh, setengah orang yang pernah terinfeksi Covid-19 dengan varian berbeda sebelumnya.

Para peneliti mengatakan bahwa mutasi pada bagian tertentu dari protein lonjakan (spike protein) luar virus, tampaknya membuatnya mampu "melarikan diri" dari antibodi.

Akademisi Afrika Selatan menemukan bahwa 48 persen sampel darah dari orang yang pernah terinfeksi di masa lalu, tidak menunjukkan tanggapan kekebalan terhadap varian baru tersebut.

Menurut Profesor Penny Moore, ilmuwan di balik penelitian ini, mengklaim orang yang pertama kali terkena Covid-19 dan memiliki respons kekebalan lebih kuat tampaknya cenderung tidak terinfeksi ulang.

Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]
Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]

Antibodi adalah bagian utama dari kekebalan yang diciptakan oleh vaksin. Jika virus terus berevolusi untuk melarikan diri dari antibodi, itu bisa berarti bahwa vaksin harus didesain ulang dan diberikan lagi.

Tetapi para ahli sejauh ini mengatakan, tidak punya alasan untuk percaya bahwa vaksin tidak akan efektif karena itu menghasilkan respon kekebalan lebih kuat daripada infeksi yang sangat ringan, dan menghasilkan berbagai jenis sel kekebalan berbeda.

Para peneliti berusaha keras mencari tahu lebih banyak tentang varian baru Covid-19, sejak perubahan besar ditemukan pada strain yang berasal dari Kent di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

Virus tampaknya berevolusi untuk menularkan sekitar 50 persen lebih cepat dan melewati beberapa antibodi yang dibuat sebagai respons terhadap varian virus lainnya.

Antibodi diciptakan sangat spesifik untuk melawan virus tertentu yang masuk ke dalam tubuh. Jika virus berubah terlalu banyak, antibodi lama mungkin tidak lagi dapat menyesuaikannya sehingga tidak dapat menghancurkan virus.

Dengan kata lain, orang yang terinfeksi virus tiga bulan lalu atau lebih mungkin tidak memiliki kekebalan alami jika tertular varian virus yang lebih baru.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Washington, mengamati bagaimana darah pasien dengan antibodi versi lama dari virus Corona bereaksi terhadap varian baru.

Dalam kelompok yang terdiri dari 11 sampel darah, sembilan di antaranya menunjukkan ikatan yang berkurang dari antibodi saat terpapar mutasi pada varian Afrika Selatan.

Mutasi yang dipelajari disebut E484K, yang mengubah bentuk protein lonjakan. Mutasi yang sama juga terlihat pada varian Brazil.

Sementara itu, data dari para peneliti di Afrika Selatan menunjukkan bahwa kekebalan terhadap Covid-19 berkurang lebih dari 90 persen ketika seseorang terinfeksi ulang dengan varian baru tersebut.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Profesor Moore juga menemukan dalam sebuah penelitian terhadap 44 orang bahwa 48 persen dari mereka tidak memiliki respons kekebalan sama sekali terhadap varian baru meskipun pernah terkena virus Corona sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Varian Baru  Virus Corona dari Afrika 50 Persen Lebih Mudah Menular

Ahli: Varian Baru Virus Corona dari Afrika 50 Persen Lebih Mudah Menular

Health | Selasa, 19 Januari 2021 | 07:07 WIB

Jangan Senang Dulu, Kekebalan Tubuh Cuma Tahan 6 Bulan Usai Sembuh Covid-19

Jangan Senang Dulu, Kekebalan Tubuh Cuma Tahan 6 Bulan Usai Sembuh Covid-19

Bekaci | Senin, 18 Januari 2021 | 19:05 WIB

Berapa Lama Antibodi Penyintas Covid-19 Bertahan?

Berapa Lama Antibodi Penyintas Covid-19 Bertahan?

Surakarta | Senin, 18 Januari 2021 | 18:00 WIB

Profesor UI Sebut Kekebalan Penyintas Covid-19 Paling Lama Bertahan 6 Bulan

Profesor UI Sebut Kekebalan Penyintas Covid-19 Paling Lama Bertahan 6 Bulan

Health | Senin, 18 Januari 2021 | 16:55 WIB

Benarkah Varian Baru Virus Corona di Brasil Lebih Mematikan? Ini Hasilnya!

Benarkah Varian Baru Virus Corona di Brasil Lebih Mematikan? Ini Hasilnya!

Health | Senin, 18 Januari 2021 | 14:59 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Tidak Perlu Lagi Patuhi Prokes Kalau Sudah Vaksinasi?

CEK FAKTA: Benarkah Tidak Perlu Lagi Patuhi Prokes Kalau Sudah Vaksinasi?

Hits | Senin, 18 Januari 2021 | 14:02 WIB

Terkini

5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking

5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 14:53 WIB

Daftar Harga HP Motorola April 2026 Lengkap dari Seri Moto G hingga Edge

Daftar Harga HP Motorola April 2026 Lengkap dari Seri Moto G hingga Edge

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 14:05 WIB

Duel POCO X8 Pro Max vs POCO X8 Pro untuk Performa Chipset dan Baterai Jumbo

Duel POCO X8 Pro Max vs POCO X8 Pro untuk Performa Chipset dan Baterai Jumbo

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 13:40 WIB

Game of Thrones Dragonfire Resmi Tersedia di Android dan iOS, Jadi Game Gratis

Game of Thrones Dragonfire Resmi Tersedia di Android dan iOS, Jadi Game Gratis

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 13:34 WIB

Tablet Murah Anyar, Motorola Moto Pad 2026 Usung Chip Dimensity

Tablet Murah Anyar, Motorola Moto Pad 2026 Usung Chip Dimensity

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 13:29 WIB

Usai Pernyataan Gencatan Senjata, Trump Dikhawatirkan Berubah Pikiran Lagi

Usai Pernyataan Gencatan Senjata, Trump Dikhawatirkan Berubah Pikiran Lagi

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 12:50 WIB

5 Tablet dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Baterai Full Dalam Sekejap

5 Tablet dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Baterai Full Dalam Sekejap

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 12:03 WIB

5  Rekomendasi Smart TV dengan Fitur AI, Upgrade Pengalaman Nonton

5 Rekomendasi Smart TV dengan Fitur AI, Upgrade Pengalaman Nonton

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 11:59 WIB

Bocoran Anyar Aluminium OS: UI Premium, Sistem Diklaim Lebih Kencang dari ChromeOS

Bocoran Anyar Aluminium OS: UI Premium, Sistem Diklaim Lebih Kencang dari ChromeOS

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 11:52 WIB

Klarifikasi Resmi Steam Terkait Sistem Rating IGRS: Ada Bug Teknis

Klarifikasi Resmi Steam Terkait Sistem Rating IGRS: Ada Bug Teknis

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 11:00 WIB