Orang Tua, Ini Cara Melindungi Anak dari Jejak Digital Negatif

Liberty Jemadu

Selasa, 09 Februari 2021 | 20:38 WIB
Orang Tua, Ini Cara Melindungi Anak dari Jejak Digital Negatif
Google Indonesia sebagai ilustrasi [Suara.com/Tivan Rahmat].

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang mengharuskan anak belajar dari rumah melalui internet menjadi kekhawatiran baru bagi para orang tua. Riset Google menunjukkan, 42 persen orang tua di Indonesia merasa khawatir dengan aktivitas anaknya di internet.

Diena Haryana selaku Pendiri Yayasan Sejiwa mengatakan, kekhawatiran para orang tua ini bisa dicegah dengan memberikan edukasi terhadap anak dalam melakukan aktivitas di internet.

"Salah satunya bisa dari jejak digital. Para orang tua harus mengajarkan anak-anak mereka agar selalu berhati-hati dalam menampilkan jejak digital," ujar Diena dalam diskusi virtual Google Indonesia, Selasa (9/2/2021).

Menurutnya, para orang tua bisa memberikan contoh terlebih dulu agar anak-anak bisa menirunya. Misalnya, ketika mau mengunggah konten di media sosial, orang tua disarankan untuk memberikan hal-hal yang positif.

"Kita harus jadi suri tauladan dulu. Kalau kita mau posting, harus yang bagus. Pilih foto yang baik, santun, kata-kata juga harus respek dengan orang lain, dan tidak menyinggung," papar Diena.

Selain itu, tambah Diena, para orang tua juga mesti memerhatikan informasi yang beredar. Apabila mereka mau menyebarkan sesuatu, alangkah baiknya dicek terlebih dulu kebenarannya. Dengan begitu, tindakan orang tua ini akan ditiru anaknya.

"Jaga citra diri kita juga supaya tidak dilihat orang sebagai pihak yang suka kirim hoaks, suka bully. Kita harus sebagai orang yang bermanfaat, menyenangkan, dan santun," ujarnya.

Senada dengan Diena, Aldrich Christopher selaku Trust and Safety untuk Google Asia Pacific mengatakan, para orang tua ini juga mesti menjaga perilaku di media sosial. Mereka diharuskan untuk berhati-hati dalam membagikan apapun, seperti foto atau video yang dinilai sensitif.

"Jangan posting aneh-aneh di media sosial, karena itu sifatnya publik. Orang bisa mengakses informasi itu. Walaupun kita menghapus unggahan, tapi kalau teman bisa melihat, tidak kemungkinan itu akan di-screenshot dan dibagikan kembali di sana," ujar Aldrich.

baca juga

Ketua Umum Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) atau Siberkreasi Indonesia, Hermann Josis Mokalu juga menyarankan agar para orang tua tak luput dalam menjaga komentar di media sosial.

Pria yang akrab disapa Yosi Mokalu ini menerangkan, selama ini masih banyak masyarakat yang tidak sadar dengan komentar yang dilontarkan di media sosial.

"Banyak yang tidak sadar dengan komentar yang telah diunggah di media sosial. Kalau komentarnya positif ya tidak masalah. Cyber Bullying atau intimidasi dunia maya bisa terjadi karena mereka tidak memahami komentar yang dibuatnya bikin orang tersinggung atau tidak," papar Yosi.

Menurutnya, Indonesia memang menganut sistem demokrasi, di mana warga diberikan kebebasan berpendapat. Namun bukan berarti hak tersebut menjadi salah kaprah dan menimbulkan komentar berlebihan.

Ia menyarankan, apabila seseorang mau mengunggah komentar, maka mereka mesti berkaca pada diri sendiri terlebih dulu.

"Jika kita enggak suka dengan candaan itu, maka jangan diterapkan ke orang lain. Tolak ukurnya kan dari diri sendiri, baru ke keluarga, kemudian ke masyarakat," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Digital Tidak Pernah Hilang: Sudahkah Kita Bijak Bermedia Sosial?

Jejak Digital Tidak Pernah Hilang: Sudahkah Kita Bijak Bermedia Sosial?

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:25 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera

Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 17:49 WIB

Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM

Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:21 WIB

Surat Google Dicuekin Muhadjir Tapi Dibalas Nadiem, Kini Berujung Sidang Korupsi Chromebook

Surat Google Dicuekin Muhadjir Tapi Dibalas Nadiem, Kini Berujung Sidang Korupsi Chromebook

News | Senin, 05 Januari 2026 | 13:33 WIB

Ketika Meme Menjadi Senjata Bullying Digital: Batas Antara Lucu dan Melukai

Ketika Meme Menjadi Senjata Bullying Digital: Batas Antara Lucu dan Melukai

Your Say | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:32 WIB

10 Film Paling Banyak Dicari di Google Indonesia 2025

10 Film Paling Banyak Dicari di Google Indonesia 2025

Entertainment | Jum'at, 05 Desember 2025 | 20:45 WIB

Google Year in Search 2025: Dari Budaya Timur hingga AI, Purbaya dan Ahmad Sahroni Ikut Jadi Sorotan

Google Year in Search 2025: Dari Budaya Timur hingga AI, Purbaya dan Ahmad Sahroni Ikut Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 04 Desember 2025 | 22:42 WIB

Senjata Makan Tuan, Jejak Digital Inara Rusli soal Poligami Jadi Sorotan

Senjata Makan Tuan, Jejak Digital Inara Rusli soal Poligami Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 01 Desember 2025 | 11:20 WIB

Jejak Digital Gus Elham Yahya Ngomong 'Cabul' saat Dakwah Juga Viral

Jejak Digital Gus Elham Yahya Ngomong 'Cabul' saat Dakwah Juga Viral

Lifestyle | Jum'at, 14 November 2025 | 10:58 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×