- Cerita detektif tak hanya menghibur, tetapi juga dapat melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis.
- Kebiasaan mencermati detail, mencari petunjuk, serta menghubungkan berbagai fakta membantu mengasah ketelitian.
- Kemampuan tersebut juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membuat keputusan dengan lebih cermat.
Suara.com - Kisah Detective Conan tak hanya menghibur para penggemarnya lewat teka-teki dan misteri. Bagi Detektif Jubun, kebiasaan mengikuti alur cerita, mencermati petunjuk, dan menghubungkan berbagai fakta juga dapat melatih kemampuan berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Detektif Conan Showcase yang digelar Conan Fans Club di Gramedia Matraman, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Kehadiran Jubun di tengah komunitas penggemar Detective Conan memberikan pengalaman tersendiri. Ia mengaku terkejut sekaligus senang melihat para penggemar manga dan anime tersebut dapat berkumpul dalam sebuah komunitas.
“Saya kaget dan senang. Kaget karena ternyata ada ya komunitas seperti ini. Menurut saya sangat unik ada para pembaca dan penggemar cerita komik bisa berkumpul hingga menjadi sebuah komunitas,” ujar Jubun.
Antusiasme para peserta selama acara berlangsung juga mendapat perhatian Jubun. Ia melihat para anggota Conan Fans Club tidak hanya kompak, tetapi juga memiliki rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir yang kritis.
“Acaranya sangat bagus. Saya melihat kekompakan yang luar biasa. Para peserta sangat cerdas dan kritis. Pertanyaan-pertanyaan sangat bagus, berbobot dan berkualitas,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Jubun turut membagikan sejumlah tips sederhana mengenai investigasi di lapangan. Salah satunya adalah pentingnya mengetahui dan memeriksa latar belakang seseorang ketika melakukan penelusuran informasi.
Menurutnya, kemampuan investigasi tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan menemukan fakta atau memecahkan misteri. Lebih dari itu, proses investigasi juga membutuhkan ketelitian, kejujuran, serta karakter yang baik.

Ia pun mengingatkan para peserta agar tidak hanya terlatih menjadi pribadi yang kritis, tetapi juga tetap menjunjung nilai kebenaran dan kejujuran.
“Kebohongan bisa menyembunyikan diri, namun tidak bisa menghapus jejak,” pesan Jubun.
Ketertarikan terhadap cerita detektif seperti Detective Conan, lanjut Jubun, juga bisa memberikan manfaat di luar dunia hiburan. Kebiasaan mengikuti rangkaian misteri membuat pembaca terbiasa memperhatikan detail, mencari petunjuk, serta memahami hubungan antara satu fakta dengan fakta lainnya.
“Manfaatnya melatih dan mempertajam cara berpikir. Membuat kita menjadi semakin cerdas,” tuturnya.
Bagi Jubun, kehadirannya di Detektif Conan Showcase bukan hanya menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai investigasi. Ia juga mendapatkan pengalaman baru dari para anggota komunitas yang memiliki rasa ingin tahu tinggi.
Interaksi dengan para penggemar tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa kegemaran terhadap cerita detektif dapat menjadi ruang untuk mengasah cara berpikir sekaligus membangun komunitas yang positif.