Terinfeksi Covid-19, Jari Perempuan Ini Menghitam dan Harus Diamputasi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:30 WIB
Terinfeksi Covid-19, Jari Perempuan Ini Menghitam dan Harus Diamputasi
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan asal Italia yang terinfeksi virus Corona (Covid-19), harus kehilangan tiga jarinya setelah penyakit itu merusak pembuluh darahnya.

Gambar yang diterbitkan dalam jurnal medis, menunjukkan bagaimana jari tangan perempuan berusia 86 tahun yang tidak diketahui namanya itu, berubah menjadi hitam.

Pada banyak pasien, Covid-19 telah menyebabkan kerusakan parah pada pembuluh darah dan penyumbatan berbahaya yang dikenal sebagai penggumpalan darah.

Meskipun para ahli tidak yakin mengapa virus menyebabkan penyumbatan, teori yang berlaku adalah bahwa itu hasil dari reaksi berlebihan kekebalan yang disebut "badai sitokin", yang membuat tubuh menyerang jaringan sehat.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Diyakini perempuan tersebut menderita pembekuan darah yang memutus suplai ke jari-jarinya.

Ketika respon imun menjadi berlebihan, itu dapat merusak jaringan yang sehat.

Jika pembuluh darah terpengaruh, itu bisa bocor dan menyebabkan tekanan darah turun serta meningkatkan kemungkinan pembentukan gumpalan.

Kasus yang telah dilaporkan dalam European Journal of Vascular and Endovascular Surgery itu menyebut bahwa perempuan itu sempat memakai obat pengencer darah pada Maret lalu, setelah dokter memperhatikan ia kekurangan darah yang mengalir ke jantungnya.

Obat tersebut mencegah trombosit, sel pembekuan darah, agar tidak menggumpal.

baca juga

Dokter di Fermo akhirnya mengetesnya untuk virus Corona dan hasilnya positif walaupun perempuan tersebut tidak memiliki gejala umum Covid-19 seperti demam, batuk, atau kehilangan indera penciuman dan perasa.

Sebulan kemudian, pasien itu kembali ke rumah sakit setelah jari telunjuk, jari manis, dan kelingking di tangan kanannya menjadi hitam.

Dokter mengatakan ia mengalami gangren yang terjadi ketika aliran darah ke bagian tubuh tertentu tersumbat.

Untuk memahami apa yang menyebabkan gangren, pasien melakukan pemindaian untuk melihat kecepatan aliran darah ke seluruh tubuhnya.

Petugas medis menemukan ia memiliki tekanan rendah di arteri digital umum, pembuluh kecil yang berjalan melalui telapak tangan sebelum membelah untuk memberikan darah ke jari.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Dokter kemudian memberinya heparin, obat anti koagulan yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah dan mengobati serangan jantung. Ahli bedah kemudian mengamputasi ketiga jarinya.

Para ahli memeriksa jaringan mati di bawah mikroskop dan melihat tanda-tanda trombosis intravaskular.

Trombosis terjadi ketika gumpalan darah berkembang di arteri dan vena, yang dapat menghalangi jantung, otak, atau paru-paru.

"Penting untuk dicatat bahwa Covid-19 adalah penyakit multi-sistem. Saya pikir salah satu ciri yang tampaknya memisahkannya dari penyakit virus parah lainnya adalah keadaan yang lebih hiperkoagulasi yang terkait dengan penyakit di kemudian hari," kata Profesor Graham Cooke dari National Institute for Health Research.

Keadaan hiperkoagulasi terjadi ketika darah membeku lebih dari yang diperlukan dan dapat menjadi bagian dari kelainan darah atau dipicu oleh obat-obatan, kanker, serangan jantung atau HIV.

Dokter mengatakan telah memperhatikan sejumlah besar pasien Covid-19 dengan masalah pembekuan darah, yang memicu kekhawatiran bahwa penyakit tersebut adalah infeksi vaskular dan juga infeksi saluran pernapasan.

Dilansir dari Dailymail, Jumat (12/2/2021), Profesor Roopen Arya dari King's College London, memperkirakan pada Mei bahwa sebanyak 30 persen pasien rumah sakit yang terinfeksi Covid-19 mengalami pembekuan darah.

Selain itu, ini bukan pertama kalinya jari-jari seorang pasien Covid-19 harus diamputasi.

Dalam kasus yang berbeda, seorang lelaki berusia 54 tahun dari California harus kehilangan dua jarinya akibat kerusakan jaringan dan otot setelah terinfeksi Covid-19, dalam perjalanan ski dengan sekelompok temannya di Italia utara pada Februari lalu.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Kasus lainnya menyoroti ayah dua anak dari Wales yang kehilangan ibu jari kirinya dan setengah jari telunjuk setelah ia terjangkit virus Corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Kebal Virus, Penyintas Covid-19 Tidak Disuntik Vaksin Sinovac

Sudah Kebal Virus, Penyintas Covid-19 Tidak Disuntik Vaksin Sinovac

Jawa Tengah | Rabu, 06 Januari 2021 | 15:54 WIB

Penyintas Covid-19 Tidak Disuntik Vaksin Sinovac

Penyintas Covid-19 Tidak Disuntik Vaksin Sinovac

News | Rabu, 06 Januari 2021 | 15:40 WIB

Positif Terinfeksi Virus Corona, Tangan Pria Ini Membengkak karena Suntikan

Positif Terinfeksi Virus Corona, Tangan Pria Ini Membengkak karena Suntikan

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 12:32 WIB

44 Staf UGD Terinfeksi Covid-19, Diduga Tertular dari Baju

44 Staf UGD Terinfeksi Covid-19, Diduga Tertular dari Baju

News | Selasa, 05 Januari 2021 | 19:28 WIB

Bukan Dikucilkan, Tetangga Lakukan Ini ke Keluarga Terinfeksi Covid-19

Bukan Dikucilkan, Tetangga Lakukan Ini ke Keluarga Terinfeksi Covid-19

Malang | Selasa, 29 Desember 2020 | 09:34 WIB

Patut Dicontoh, Tetangga Beri Makan Keluarga Terinfeksi Covid-19

Patut Dicontoh, Tetangga Beri Makan Keluarga Terinfeksi Covid-19

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

×