Akun Twitter Resmi Pejabat Pemerintah Indonesia Punya Label Khusus

Minggu, 14 Februari 2021 | 22:02 WIB
Akun Twitter Resmi Pejabat Pemerintah Indonesia Punya Label Khusus
Contoh akun resmi pemerintah yang diberi label khusus Twitter [blog.twitter.com].

Suara.com - Twitter akan memberi label khusus untuk akun resmi milik pemerintah Indonesia. Kebijakan ini bakal diberlakukan pada 17 Februari 2021.

Twitter memberlakukan kebijakan ini pertama kali pada Agustus 2020. Saat itu, negara-negara yang pertama kali mendapatkan akun dengan label khusus adalah lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yakni China, Prancis, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Setelah mendapat banyak masukan dari berbagai pihak, Twitter akhirnya memperluas akun pemerintah dengan label khusus ini ke berbagai negara dengan ekonomi paling maju di dunia atau biasa disebut Group of Seven (G7) di fase kedua.

Tak hanya G7, Twitter juga memasukkan beberapa negara yang kerap menyebarkan informasi terkait kondisi negara melalui akun resmi pemerintahan.

Logo Twitter. [Shutterstock]
Logo Twitter. [Shutterstock]

Fase kedua yang dijalankan pada 17 Februari 2021 mencakup beberapa negara seperti Kanada, Kuba, Ekuador, Mesir, Jerman, Honduras, Indonesia, Iran, Italia, Jepang, Saudi Arabia, Serbia, Spanyol, Thailand, Turki, dan Uni Emirat Arab.

Akun pejabat pemerintah yang akan mendapat label khusus dari Twitter ini mencakup pemimpin negara, menteri luar negeri, entitas kelembagaan, duta besar, juru bicara resmi, dan pemimpin diplomatik. Semua akun harus terlebih dulu memiliki centang biru.

Twitter juga akan memperbarui teks label agar lebih spesifik dalam membedakan cuitan dari akun individu atau institusi.

Lebih lanjut, Twitter juga akan memberi label tambahan pada akun perusahaan media yang berafiliasi dengan negara. Selama beberapa bulan ke depan, mereka bakal mengevaluasi untuk memastikan semua akun layak diberikan label khusus.

Sebelumnya, pemberian label khusus untuk akun resmi milik pemerintah ditujukan agar pengguna bisa lebih mudah mendapatkan informasi yang dicuitkan akun tersebut.

Baca Juga: Karyawan Spotify Kini Bisa Bekerja di Manapun Tanpa Harus ke Kantor

"Misi kami adalah untuk melayani percakapan publik. Bagian terpenting dari pekerjaan itu adalah menyediakan konteks sehingga mereka bisa membuat keputusan yang tepat tentang apa yang dilihat, dan bagaimana terlibat di Twitter," tulis Twitter dalam blog resminya, Minggu (14/2/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI