Ini Fakta dan Penyebab Terjadinya Siklon Tropis

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Rabu, 24 Februari 2021 | 14:30 WIB
Ini Fakta dan Penyebab Terjadinya Siklon Tropis
Siklon Tropis. [BMKG]

Suara.com - Siklon tropis atau disebut juga topan atau badai merupakan badai melingkar yang intens, berasal dari lautan tropis yang hangat dan ditandai dengan tekanan atmosfer rendah, angin kencang, dan hujan lebat.

Siklon tropis menghasilkan angin yang melebihi 119 km per jam. Dalam kasus yang ekstrim, angin dapat melebihi 240 km per jam dan hembusan angin dapat melampaui 320 km per jam.

Angin kencang ini menyertai hujan lebat dan fenomena yang dikenal sebagai gelombang badai, di mana ketinggian permukaan laut dapat mencapai 6 meter di atas permukaan normal.

Kombinasi angin kencang dan air seperti itu membuat siklon menjadi bahaya serius bagi wilayah pesisir di area tropis dan subtropis di dunia.

Angin puting beliaung di Bekasi. (Instagram/@bekasi.terkini)
Ilustrasi angin kencang. (Instagram/@bekasi.terkini)

Bidang angin siklon tropis dapat dibagi menjadi tiga wilayah. Pertama adalah wilayah luar berbentuk cincin, biasanya memiliki radius luar sekitar 160 km dan radius dalam sekitar 30 hingga 50 km.

Di wilayah ini kecepatan angin secara seragam menuju ke tengah. Kecepatan angin mencapai nilai maksimumnya di wilayah kedua yang disebut dinding mata, yang biasanya berjarak 15 hingga 30 km dari pusat badai.

Dinding mata mengelilingi wilayah interior, yang disebut mata, di mana kecepatan angin berkurang dengan cepat dan udaranya lebih tenang.

Ciri khas siklon tropis adalah mata, wilayah bagian tengah di mana suhu hangat dan tekanan atmosfer rendah.

Selain tekanan rendah di bagian tengah, ada juga variasi tekanan yang cepat di seluruh badai, dengan sebagian besar variasi terjadi di dekat pusat.

Variasi yang cepat ini menghasilkan gaya gradien tekanan yang besar, yang bertanggung jawab atas angin kencang yang ada di dinding mata.

Dinding mata adalah bagian paling berbahaya dan merusak dari siklon tropis. Di wilayah ini, angin bertiup paling kuat, curah hujan paling tinggi, dan awan konvektif dalam naik dari dekat permukaan bumi hingga ketinggian 15.000 meter.

Dilansir laman Britannica, Rabu (24/2/2021), sistem sirkulasi melewati serangkaian tahapan saat meningkat menjadi siklon tropis.

Badai dimulai sebagai gangguan tropis, yang biasanya terjadi ketika awan kumulonimbus yang terorganisir alam gelombang timur mulai menunjukkan tanda-tanda sirkulasi yang lemah.

Setelah kecepatan angin meningkat menjadi 36 km per jam, badai diklasifikasikan sebagai depresi tropis. Jika kecepatan angin melebihi 63 km per jam, maka sistem tersebut disebut badai tropis.

Siklus Badai Tropis. [Spaceplace.NASA]
Siklus Badai Tropis. [Spaceplace.NASA]

Setelah kecepatan angin maksimum melebihi 119 km per jam, badai tersebut diklasifikasikan sebagai siklon tropis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Angin Kencang hingga 21 Februari, Ini Penjelasan BMKG Malang

Waspada Angin Kencang hingga 21 Februari, Ini Penjelasan BMKG Malang

Malang | Kamis, 18 Februari 2021 | 19:33 WIB

Kandang Berkapasitas 3.500 Ayam Roboh, Pemilik Rugi Ratusan Juta

Kandang Berkapasitas 3.500 Ayam Roboh, Pemilik Rugi Ratusan Juta

Jogja | Kamis, 18 Februari 2021 | 08:32 WIB

Jember Dilanda Angin Kencang, Kendaraan dan Warga Dilaporkan Terdampak

Jember Dilanda Angin Kencang, Kendaraan dan Warga Dilaporkan Terdampak

Malang | Rabu, 17 Februari 2021 | 19:51 WIB

Hujan dan Angin Kencang di Gunungkidul, Tower 48 Meter Patah Timpa Sekolah

Hujan dan Angin Kencang di Gunungkidul, Tower 48 Meter Patah Timpa Sekolah

Jogja | Rabu, 17 Februari 2021 | 19:05 WIB

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang di Hari Ini

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang di Hari Ini

Bekaci | Senin, 08 Februari 2021 | 10:28 WIB

Pohon Tumbang di Tol Cilegon Barat, Sebagian Jalan Tertutup

Pohon Tumbang di Tol Cilegon Barat, Sebagian Jalan Tertutup

Banten | Minggu, 07 Februari 2021 | 11:32 WIB

Terkini

4 HP dengan Chipset Snapdragon dan Kamera OIS Keren 2026: Performa Kencang, Foto Stabil

4 HP dengan Chipset Snapdragon dan Kamera OIS Keren 2026: Performa Kencang, Foto Stabil

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 10:31 WIB

Memilih QR Code Generator yang Aman dan Andal untuk Kebutuhan Digital

Memilih QR Code Generator yang Aman dan Andal untuk Kebutuhan Digital

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 10:20 WIB

Samsung Galaxy S27 Ultra Disebut Pakai Baterai Si-C, Kapasitas Lebih Besar dan Lebih Awet?

Samsung Galaxy S27 Ultra Disebut Pakai Baterai Si-C, Kapasitas Lebih Besar dan Lebih Awet?

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 10:02 WIB

31 Kode Redeem FF 21 April 2026: Kolaborasi Terbesar Tiba, Amankan Evo Gun dan Bundle Eksklusif

31 Kode Redeem FF 21 April 2026: Kolaborasi Terbesar Tiba, Amankan Evo Gun dan Bundle Eksklusif

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 09:05 WIB

Paket RoaMAX Haji 2026 Telkomsel, Kuota 42GB, Bisa Dipakai di 13 Negara

Paket RoaMAX Haji 2026 Telkomsel, Kuota 42GB, Bisa Dipakai di 13 Negara

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 08:57 WIB

realme 16 Series 5G, HP AI dengan Edit Foto Instan dan Transkrip Otomatis

realme 16 Series 5G, HP AI dengan Edit Foto Instan dan Transkrip Otomatis

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 08:38 WIB

Kelangkaan Chip Bikin Harga Smartphone Naik, Motorola Ungkap Faktanya

Kelangkaan Chip Bikin Harga Smartphone Naik, Motorola Ungkap Faktanya

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 08:21 WIB

6 HP Terbaru Segera Meluncur di Indonesia, Spek Gahar Terbaik di 2026

6 HP Terbaru Segera Meluncur di Indonesia, Spek Gahar Terbaik di 2026

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 08:12 WIB

22 Kode Redeem FC Mobile 21 April 2026: Pemain F2P Full Senyum, Sikat OVR 117 Tanpa Top Up

22 Kode Redeem FC Mobile 21 April 2026: Pemain F2P Full Senyum, Sikat OVR 117 Tanpa Top Up

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 08:08 WIB

Tim Cook Bongkar Sosok John Ternus, CEO Apple Baru!

Tim Cook Bongkar Sosok John Ternus, CEO Apple Baru!

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 07:40 WIB