alexametrics

Penjelajah Perseverance Kirim Gambar Panorama dan Suara Pertama Mars

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Penjelajah Perseverance Kirim Gambar Panorama dan Suara Pertama Mars
Planet Mars. [Bruno Albino/Pixabay]

NASA juga telah merilis video pertama dari Perseverance.

Suara.com - Penjelajah Perseverance milik NASA berhasil mendarat di Planet Merah pada 18 Februari dan mengirimkan gambar panorama pertama dari permukaan Planet Merah.

Kendaraan penjelajah seukuran mobil itu mengambil gambar panorama pada 20 Februari 2021, hanya dua hari setelah mendarat di Kawah Jezero, menggunakan Kamera Navigasi (atau Navcams) di dalam pesawat.

NASA juga telah merilis video pertama dari Perseverance, diambil baik oleh kamera pada penjelajah itu sendiri maupun oleh kamera di Skycrane dan sistem parasut yang membantu membawa pesawat itu dengan aman ke permukaan planet.

Selain video yang menakjubkan, NASA juga membagikan "firehose of data". Menurut Justin Maki, ilmuwan pencitraan Perseverance dan kepala tim operasi instrumen, di antara data yang dirilis mencakup banyak gambar dari hari-hari pertama penjelajah di Mars, termasuk gambar panorama.

Baca Juga: Deretan Hal Aneh Dibawa Perseverance NASA ke Mars

Penampakan Mars. [NASA]
Penampakan Mars. [NASA]

Dilansir dari Space.com, Rabu (24/2/2021), Perseverance akan terus mengambil foto dan video di Mars serta untuk pertama kalinya, merekam audio menggunakan mikrofon di permukaan Mars.

Meskipun sistem mikrofon tidak berhasil menangkap audio dalam video saat pendaratan, tapi salah satu mikrofon Perseverance telah mengirimkan kembali suara dari permukaan Planet Merah.

Audio singkat tersebut merekam suara mendesing dari operasi penjelajah dan diselingi oleh hembusan angin singkat.

Itu adalah video yang samar dan pendek, tetapi tetap sesuatu yang baru bagi para ahli untuk mendapatkan jenis data sensorik dari Mars pertama kalinya dalam sejarah manusia.

Menurut CNET, anggota tim misi berharap dapat menggunakan mikrofon Perseverance untuk mendengar lebih banyak angin, badai, mungkin bebatuan yang jatuh, dan suara roda penjelajah yang berderak di atas batu atau bornya yang memecahkan permukaan Mars.

Baca Juga: NASA Ungkap Kehidupan dari Bumi Bisa Bertahan di Mars

Selain itu, audio bisa menjadi alat baru untuk mendengarkan suara penjelajah itu sendiri sehingga tim ahli dapat menganalisis, seberapa baik komponennya bekerja dan berpotensi mendiagnosis masalah apa pun.