Disebut Keajaiban, Anak Anjing Ini Lahir dengan 6 Kaki dan 2 Ekor

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 25 Februari 2021 | 15:30 WIB
Disebut Keajaiban, Anak Anjing Ini Lahir dengan 6 Kaki dan 2 Ekor
Anak anjing. [Elena Mozhvilo/Unsplash]

Suara.com - Seekor anak anjing yang baru lahir dilaporkan memiliki enam kaki dan dua ekor. Keadaannya yang unik itu disebut oleh para petugas rumah sakit sebagai keajaiban.

Diberi nama Skipper, dokter hewan yang membantu anak anjing tersebut mengatakan bahwa Skipper mungkin anjing pertama yang lahir dan hidup dengan kondisi bawaan tertentu.

"Ini adalah keajaiban bernama Skipper. Dia telah bertahan hidup lebih lama dari yang kami duga pada anjing lain mana pun dengan kombinasi kondisi bawaannya," tulis petugas medis di Rumah Sakit Hewan Neel, Oklahoma, pada unggahan di Facebook.

Skipper adalah campuran antara border collie dan anjing gembala Australia. Menurut laporan, Skipper adalah salah satu dari sembilan anak anjing yang lahir pada 16 Februari.

Dokter hewan mendiagnosis Skipper dengan dua kelainan bawaan yang disebut monocephalus dipygus dan monocephalus rachipagus dibrachius tetrapus.

Secara singkat, Skipper memiliki satu rongga kepala dan dada tetapi dua daerah panggul, dua saluran kemih bagian bawah, dua sistem reproduksi, dua ekor, dan enam kaki.

Anak anjing lahir dengan kaki enam. [Facebook]
Anak anjing lahir dengan kaki enam. [Facebook]

"Kemungkinan Skipper adalah bagian dari kembaran di dalam rahim dan ketika telur yang telah dibuahi mencoba untuk membelah, telur itu tidak sepenuhnya terpisah," kata Dr. Tina Neel, pemilik Rumah Sakit Hewan Neel, seperti dikutip dari Live Science, Kamis (25/2/2021).

Tak hanya itu, Skipper juga memiliki tanda-tanda spina bifida, yaitu cacat lahir di mana tulang belakang tidak menutup dengan baik selama perkembangannya.

Meski lahir dengan kondisi langka, Skipper tampak sehat. Dokter mengatakan bahwa organnya dalam kondisi sangat baik, semua kakinya bergerak, dan merespons rangsangan seperti anak anjing normal.

baca juga

Walau begitu, Skipper mungkin memerlukan terapi fisik dan bantuan mobilitas seiring bertambahnya usia.

Para ahli di rumah sakit akan terus meneliti kondisinya, memantau perkembangannya selama pemeriksaan ulang, dan membantu menjaga Skipper bebas dari rasa sakit dan nyaman selama sisa hidupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Anjing Ini Dikira Mati Berlumuran Darah, Ternyata ...

Anak Anjing Ini Dikira Mati Berlumuran Darah, Ternyata ...

Tekno | Minggu, 22 Maret 2020 | 07:30 WIB

Terlahir Tanpa Kaki Depan, Anjing Ini Dibuatkan Kursi Roda dari Lego

Terlahir Tanpa Kaki Depan, Anjing Ini Dibuatkan Kursi Roda dari Lego

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2020 | 12:50 WIB

Nenek-Nenek Kena Infeksi Kulit Serius setelah Dijilat oleh Hewan Peliharaan

Nenek-Nenek Kena Infeksi Kulit Serius setelah Dijilat oleh Hewan Peliharaan

Health | Rabu, 11 Desember 2019 | 09:19 WIB

Bunuh Anak Anjing Pakai Soda Api, Kakak Ipar Pemilik Hewan Tak Dibui Polisi

Bunuh Anak Anjing Pakai Soda Api, Kakak Ipar Pemilik Hewan Tak Dibui Polisi

News | Jum'at, 15 November 2019 | 15:02 WIB

Diduga Ulah Kakak Ipar, Empat Ekor Anak Anjing Tewas Disiram Air Panas

Diduga Ulah Kakak Ipar, Empat Ekor Anak Anjing Tewas Disiram Air Panas

News | Selasa, 05 November 2019 | 15:33 WIB

Hostel di Ubud Ini Populer Karena Boleh Bermain dengan Anak Anjing, Gemes

Hostel di Ubud Ini Populer Karena Boleh Bermain dengan Anak Anjing, Gemes

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:44 WIB

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 09:43 WIB

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:41 WIB

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 09:37 WIB

×