Suara.com - Nintendo berencana berhenti menjual sejumlah game terkait dengan ulang tahun ke-35 Mario, termasuk salinan game fisik dan digital seperti Super Mario 3D All-Stars untuk Nintendo Switch.
Perusahaan mengingatkan melalui akun Twitter bahwa para pemain memiliki waktu hingga 31 Maret untuk membeli 3D All-Stars, bundel yang berisi Super Mario 64, Super Mario Sunshine, atau Super Mario Galaxy.
Pemain yang membeli game tersebut akan terus memiliki akses, tetapi Nintendo berencana berhenti memproduksi game tersebut dan akan menariknya dari Switch eShop.
Ada kemungkinan beberapa salinan fisik masih ada di toko setelah Maret, tetapi bundel secara resmi akan dihentikan pada akhir bulan.
Dalam sebuah wawancara dengan Polygon, Doug Bowser selaku presiden Nintendo of America, menjelaskan mengapa perusahaan tersebut memutuskan untuk menghentikan game itu.
Menurut Bowser, Nintendo menambahkan game-game ini sebagai bagian dari perayaan.
![Cuitan Nintendo soal penghentian game ulang tahun ke-35 Mario. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/03/03/93594-cuitan-nintendo-soal-penghentian-game-ulang-tahun-ke-35-mario.jpg)
Oleh karena itu, game tersebut dimaksudkan untuk menjadi bagian dari momen spesial peringatan 35 tahun Super Mario Bros.
"Pada titik ini, keputusan benar-benar dibuat seputar fitur dan aspek perayaan itu. Saya tidak dapat berbicara mengenai rencana setelah akhir Maret," kata Bowser saat ditanya tentang pemain yang membeli Nintendo Switch setelah Maret, seperti dikutip dari Polygon, Rabu (3/3/2021).
Selain itu, game Mario battle royale Super Mario 35 juga akan dihentikan serta produksi perangkat genggam retro mungilnya, Game & Watch: Super Mario Bros.