Bukan Smartphone, Dua Hal Ini Jadi Incaran Hacker Sekarang

Dythia Novianty

Rabu, 03 Maret 2021 | 18:23 WIB
Bukan Smartphone, Dua Hal Ini Jadi Incaran Hacker Sekarang
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

Suara.com - Secara khusus, Kaspersky mencatat pergeseran target pelaku kejahatan siber. Tadinya ponsel cerdas dan perangkat pribadi, kini sistem kontrol industri (ICS) dan Internet of Things (IoT).

Kaspersky juga berbagi perspektif sektor swasta untuk mengatasi tantangan dalam membangun transformasi digital yang memiliki kekokohan dan keamanan siber di Asia Pasifik.

"Di satu sisi, orang-orang berisiko lebih besar mengalami ancaman dunia maya karena mereka bekerja dari jarak jauh dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk online. Di sisi lain, ada lebih banyak pelaku kejahatan siber, dan mereka semakin terampil dan berpengalaman," ujar CEO di Kaspersky, Eugene Kaspersky dalam virtual press conference, Selasa (2/3/2021).

Pada 2020, Kaspersky melihat deteksi file berbahaya yang unik meningkat 20 hingga 25 persen sehari.

"Hari ini, peneliti kami juga memantau dengan cermat lebih dari 200 grup aktor ancaman dunia maya yang bertanggung jawab atas serangan yang sangat ditargetkan terhadap bank, pemerintah, atau infrastruktur penting negara,” ungkapnya.

Nguyen Huy Dung, Wakil Menteri Kementerian Informasi dan Komunikasi Vietnam (MIC), berbagi tentang bagaimana negara tersebut telah melakukan langkah-langkah aktif untuk mengamankan ruang sibernya, yang mencakup penetapan undang-undang, standar, dan cetak biru keamanan siber nasional di seluruh organisasi pemerintah dan swasta.

Kaspersky Asia Pacific Online Policy Forum, Selasa (2/3/2021). [Screenshot/Dythia Novianty]
Kaspersky Asia Pacific Online Policy Forum, Selasa (2/3/2021). [Screenshot/Dythia Novianty]

“Tidak ada yang bisa mengatasi ancaman dunia maya sendirian. Tidak ada yang bisa aman sendirian, ” tegas Dung.

Dia menyoroti model perlindungan empat lapis di Vietnam yang melibatkan tim internal (lapis pertama), layanan keamanan siber 24/7 oleh penyedia profesional (lapis kedua), audit keamanan independen (lapis ketiga), dan pemantauan independen oleh Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) Otoritas Keamanan Informasi, Kementerian Informasi dan Komunikasi (lapisan ke-4).

Sementara itu, Greg Austin, Profesor Keamanan Siber, Strategi, dan Diplomasi di Universitas New South Wales, menggarisbawahi hubungan penting antara pembangunan kapasitas keamanan siber dan investasi dalam pendidikan.

baca juga

“Secara global kita belum menghasilkan cukup profesional keamanan siber,” kata Dr. Austin.

Dia menambahkan bahwa, sebagian besar negara tidak siap untuk melakukan investasi pada pendidikan demi ambisi keamanan siber yang mereka bicarakan.

"Transformasi digital dan pembangunan kapasitas pertahanan harus mencakup transformasi pendidikan," terangnya.

Dia juga mencatat bahwa Strategi Keamanan Siber Australia 2020 akan menginvestasikan 26 juta untuk pendidikan dari total anggaran 1,67 miliar dolar AS yang dialokasikan, selama lebih dari 10 tahun untuk mencapai visi menciptakan dunia online yang lebih aman bagi warga Australia, bisnis mereka, dan layanan penting lain diatasnya.

Sebagai saran, Dr. Austin mencatat bahwa lulusan dari perguruan tinggi dan universitas harus dihadapkan pada simulasi kehidupan nyata, latihan, dan urgensi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka tentang keamanan siber.

Azleyna Ariffin Principal Assistant Director, National Cyber Security Agency (NACSA) Malaysia, menggemakan kebutuhan akan para ahli dan itu harus menjadi bagian dari strategi suatu negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Ada Ancaman Peretas di Balik Aplikasi Clubhouse Android

Waspada, Ada Ancaman Peretas di Balik Aplikasi Clubhouse Android

Tekno | Sabtu, 20 Februari 2021 | 07:05 WIB

Waduh! 3 dari 10 Pengguna Internet Indonesia Terinfeksi Malware

Waduh! 3 dari 10 Pengguna Internet Indonesia Terinfeksi Malware

Tekno | Rabu, 17 Februari 2021 | 17:37 WIB

Hacker Serang Cyberpunk 2077, Data Curian Dilelang Rp 97,9 miliar

Hacker Serang Cyberpunk 2077, Data Curian Dilelang Rp 97,9 miliar

Tekno | Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:00 WIB

Waduh! Hacker Mencoba Racuni Pasokan Air Bersih di Kota Ini

Waduh! Hacker Mencoba Racuni Pasokan Air Bersih di Kota Ini

Tekno | Jum'at, 12 Februari 2021 | 10:00 WIB

Game Cyberpunk 2077 Jadi Korban Hacker

Game Cyberpunk 2077 Jadi Korban Hacker

Tekno | Rabu, 10 Februari 2021 | 22:01 WIB

Server Pengembang Game Cyberpunk 2077 Diretas, Hacker Beri Ancaman Ini

Server Pengembang Game Cyberpunk 2077 Diretas, Hacker Beri Ancaman Ini

Tekno | Rabu, 10 Februari 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

Untung Rugi PT 5 Persen, Bikin Parlemen Efektif atau Hanguskan Suara Rakyat?

Untung Rugi PT 5 Persen, Bikin Parlemen Efektif atau Hanguskan Suara Rakyat?

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:15 WIB

×