alexametrics

Duh! Instagram dan Facebook Jadi Aplikasi Paling Banyak Intip Data Pengguna

Dythia Novianty | Dicky Prastya
Duh! Instagram dan Facebook Jadi Aplikasi Paling Banyak Intip Data Pengguna
Logo Instagram. [Shutterstock]

Instagram, Facebook, dan LinkedIn menjadi tiga teratas aplikasi populer paling banyak mengintip data pengguna.

Suara.com - Perusahaan penyedia layanan penyimpanan cloud, pCloud, baru saja menerbitkan riset mengenai aplikasi yang paling banyak menggunakan dan membagikan data pengguna.

Hasilnya, Instagram, Facebook, dan LinkedIn menjadi tiga teratas aplikasi populer paling banyak mengintip data pengguna dan menggunakannya untuk layanan iklan.

Studi ini dilakukan menggunakan fitur label privasi baru Apple yang ditampilkan di App Store.

Label ini mengkategorikan semua informasi yang dapat dikumpulkan oleh aplikasi ke dalam 14 kategori.

Baca Juga: Pengunjung Diduga Buang Sampah ke Mulut Kuda Nil, Warganet: Ngga Ada Akhlak

Instagram masuk peringkat teratas dengan persentase pengambilan data 79 persen.

Instagram diketahui merekam beberapa data seperti riwayat pembelian, lokasi, kontak pengguna di perangkat, riwayat pencarian dalam aplikasi, riwayat browsing, identitas, pemakaian data seluler, hingga informasi keuangan.

Ilustrasi Facebook. [Austin Distel/Unsplash]
Ilustrasi Facebook. [Austin Distel/Unsplash]

"Pantas saja ada begitu banyak konten yang dipromosikan di feed anda," tulis pCloud dalam blog resminya, Selasa (9/3/2021).

"Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan, dikhawatirkan Instagram menjadi aplikasi untuk berbagi data pengguna yang tidak diketahui dalam jumlah besar," tambahnya.

Sementara Facebook diketahui mengambil data pengguna dengan persentase 57 persen yang mencakup riwayat pembelian, lokasi, kontak pengguna di perangkat, informasi keuangan, hingga data lainnya.

Baca Juga: Instagram Uji Coba Fitur Sembunyikan Jumlah Likes di Postingan

Kemudian media sosial LinkedIn masuk peringkat ketiga dengan persentase 50 persen yang meliputi riwayat pembelian, lokasi, kontak pengguna di perangkat, riwayat pencarian dalam aplikasi, identitas, hingga pemakaian data seluler.

Komentar